Aktivitas Manusia Pengaruhi Penyebaran Virus

Menurut Marm Kilpatrick, peneliti spesialis di bidang ekologi penyakit menular dari University of California, Santa Cruz, nyamuk dan burung-burung yang membawa virus West Nile di Amerika Serikat, ternyata jumlahnya sangat banyak di kawasan yang telah berubah akibat aktivitas manusia.

Dari penelitian, diketahui bahwa habitat pertanian dan kawasan urban memiliki tingkat penyebaran virus West Nile yang paling tinggi. “Virus itu punya dampak yang sangat penting bagi kesehatan manusia di Amerika Serikat, sebagian besar karena ia memanfaatkan spesies yang sangat dekat dengan manusia,” kata Kilpatrick.

Burung robin Amerika (Turdus migratorius), burung yang populasinya cukup besar di negeri itu memegang peranan penting bagi penyebaran virus West Nile di seluruh kawasan utara Amerika. Saking parahnya, peneliti menyebut burung robin sebagai ‘super spreader’ bagi virus tersebut. Sampai saat ini, jutaan burung robin, dan juga burung gagak telah mati akibat terinfeksi virus West Nile.

“Sebelumnya, populasi burung robin meningkat stabil, tampaknya ini berhubungan dengan bagaimana manusia menggunakan daratan. Burung ini sangat menyukai padang rumput dan lahan pertanian. Populasi gagak juga tumbuh lebih cepat,” kata Kilpatrick. “Kini populasi gagak anjlok dan robin juga mulai menurun. Kami perkirakan ini ada hubungannya dengan virus West Nile,” ungkapnya. (Sumber: United Press International)

Akibat Pemanasan Global, Sungai di China Terancam Kering

Sejumlah peneliti menyebutkan bahwa gletser di dataran Qinghai, China dan kawasan Tibet mencair dengan kecepatan yang lebih tinggi, akibat pemanasan global. Menurut pakar, sebuah bagian dari gletser, yang menjadi sumber air utama sungai terbesar di negeri itu yakni Sungai Kuning dan Lancang, telah mencair di kawasan seluas 2.400 kilometer persegi.

Menurut pemaparan Li Xiaonan, pakar dari Three-River Headwaters Office, Qinghai, salah satu bagian dari 80 gletser yang ada di sekitar kawasan Ameye Ma-Chhen, yang menjadi sumber air utama Sungai Kuning, sungai terpanjang kedua di China, menyusut sangat cepat.

“Saat ini kita masih bisa melihat Ameye Ma-chhen dari pesawat. Tetapi kami khawatir bahwa kit tidak akan melihat gletser ini di sana dalam 10 tahun ke depan,” kata Xiaonan.

Cheng Haining, senior engineer dari biro pemetaan dan survey di provinsi tersebut menunjukkan bahwa sekitar 5,3 persen atau sekitar 70 kilometer persegi dari gletser yang ada di hulu Sungai Yangtze, sungai terpanjang di China yang mencapai 6.300 kilometer, juga telah mencair selama 3 dekade terakhir. Ia pun mengatakan, pencairan gletser yang terjadi saat ini ada kaitannya dengan perubahan iklim.

Xin Yuanhong, senior engineer dari Qinghai Hydrography and Geology Study Center menyebutkan bahwa mencairnya gletser ini akan berpotensi menimbulkan kekurangan air dan bahkan keringnya sungai tersebut. Selain itu, akan ada bencana ekologi lain seperti pergeseran kawasan dataran basah dan terbentuknya gurun. (Sumber: Xinhua, Med India)

Elang Ini Hidup dengan Paku di Kepala

Elang Ini Hidup dengan Paku di Kepala

Kelompok penyelamat kehidupan liar menyebutkan bahwa mereka berhasil menangkap elang ekor merah (Buteo jamaicensis) yang tinggal di sebuah taman di San Francisco, Amerika Serikat. Tampaknya eleng itu telah ditembak di bagian kepalanya dengan sebuah pistol paku.

Rebecca Dmytryk, Executive Director of Wild Rescue, kelompok pecinta lingkungan yang berbasis di Monterey, California menyebutkan, burung yang masih remaja ini berhasil ditangkap menjelang terbenam matahari di San Francisco Botanical Gardens.

Belum ada informasi lebih lanjut seputar kondisi terakhir burung tersebut. Namun dari foto-foto penangkapan, burung tersebut kini sedang ditangani oleh para penyelamat. Dmytryk menyebutkan, burung yang malang itu juga segera dikirim ke Wildlife Centre di San Jose, California.

WildRescue sendiri sudah dikabari seputar adanya burung yang terluka itu sejak sekitar sepekan sebelumnya. Namun sejumlah upaya untuk menangkap burung tersebut belum berhasil.

Kini, para penyelamat yakin bahwa seseorang telah secara sengaja menembak burung itu dengan pistol paku pada awal bulan ini. Sebuah ganjaran sebesar sekitar Rp88,5 juta diberikan pada siapapun yang mampu memberikan informasi terkait siapa pelaku yang menyakiti hewan tersebut.

Program Proklim dan Pengelolaan Bangunan Ramah Lingkungan

Agenda perdana menjadi Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya meluncurkan program Proklim dan Pengelolaan Bangunan Ramah Lingkungan, di National Summit Perubahan Iklim 2011 di Sanur, Denpasar, Senin (24/10). Proklim adalah program yang memberikan pengakuan terhadap partisipi aktif masyarakat yang telah melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Program ini bisa mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca hingga 26 persen.

Dalam sambutan pembukaan acara tersebut, Balthasar mengatakan program ini merupakan langkah nyata sebagai upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dimulai dari tingkat masyarakat hingga meluas. “Kami berharap banyak terhadap keterlibatan seluruh provinsi hingga kabupaten/kota untuk memotivasi masyarakatnya.”

Ia menambahkan proklim ini sebenarnya sudah banyak dilakukan sebagian masyarakat peduli lingkungannya. Banyak masyarakat sadar dengan banyak menanam tanaman hingga menjadikan kampungnya sebagai kampung dengan warga sadar lingkungan yang hijau itu sehat.

Meski masih terbata-bata dalam menjelaskan persoalan proklim tersebut, Balthasar menjanjikan adanya intensif atau penghargaan terhadap masyarakat yang benar-benar menerapkan proklim ini. “Ya, kami pikirkan dulu karena anggarannya belum ada,” katanya cepat ketika ditodong berbagai pertanyaan oleh wartawan.

Ia menyadari banyak masyarkat mulai sadar lingkungan dan memperbaiki rumah tinggalnya dengan memperbanyak tanaman sehingga sejuk. Namun, ini perlu dorongan dan motivasi agar terus meluas ke seluruh lapisan masyarakat. “Ya, memang butuh waktu sedikitnya 10 tahun untuk bisa meluas,” ujarnya.

Dalam brosur Proklim dari Kementrian Lingkungan Hidup, dicontohkan beberapa foto mengenai kegiatan adaptasi mitigasi proklim tersebut. Yakni, antara lain, tampungan air, kontruksi antisipasi abrasi air laut, desain rumah panggung, penanaman mangrove, lubang resapan biopori, serta mikrohidro. (Ayu Sulistyowati, Robert Adhi)
Sumber: Kompas.com

Es Krim dari Herbal Temulawak Dapat Tingkatkan Kesehatan Hati

Es Krim dari Herbal Temulawak Dapat Tingkatkan Kesehatan Hati
Mahasiswa Farmasi UGM berhasil menciptakan es krim dari tanaman temulawak. Es krim yang diberi nama ‘Abilawa’ ini mampu menjaga kesehatan hati, memiliki kandungan antioksidan tinggi, dan menambah nafsu makan.

Topan Sawitra, Ina Rahmawati, Arum Setianingrum, Widi, Khairul Ikhsan inilah para mahasiswa inovator produk es krim berbahan herbal. Ide pembuatan es krim ini lahir untuk membuat produk alternatif berbahan temulawak yang selama ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat tradisional.

Pada 14 Juli 2005, pemerintah mencanangkan gerakan nasional minum temulawak untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Lantas gerakan tersebut menginspirasi mereka untuk membuat produk es krim yang lebih mudah dilirik oleh masyarakat. Tak hanya itu, produk es krim dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam dunia industri.

Pembuatan es krim ini cukup sederhana. Kurang lebih 0,5 kilogram serbuk temulawak diolah dengan mencampurkan air panas. Kemudian disaring dan air saringannya ditambah dengan jeruk nipis. Setelah itu didinginkan dan diolah bersama dengan bahan es krim lain yaitu susu sapi, gula, garam, pengemulsi, serta stabilizer.

“Dalam 1 kali produksi kita mampu menghasilkan 60 cup es krim ukuran 100 ml. Kami jual di pasaran seharga Rp2.500,” tambahnya. Hingga saat ini, pemasaran es krim masih sebatas kota Yogyakarta. Mereka pun berencana menggandeng apotek untuk lebih membantu pemasarannya.

Mengapa bunglon merubah warna kulitnya?

Bunglon reptil yang populer karena kemampuannya mengubah warna kulit. Lalu apa yang menyebabkan bunglon dapat berubah warna?

Bunglon adalah salah satu jenis Chameleon. Terdapat lebih dari 100 jenis Chameleon. Ada yang hanya dapat berubah warna dari coklat ke hijau dan sebaliknya, namun banyak juga yang memiliki banyak koleksi warna menakjubkan di tubuhnya.

Pigment unik pada lapisan kulit chameleon memberi kemampuan bunglon untuk mengubah warna. Selama ini kita mengira chameleon mengubah warna karena menyesuaikan dengan lingkungan, atau menyelamatkan diri dari musuh. Mengutip penjelasan National Geographic, ternyata penyebab chameleon berubah warna adalah:

1. Sinar Matahari

Ketika chameleon coklat ingin berjemur di bawah sinar matahari, maka si chameleon akan mengubah warna kulitnya menjadi hijau untuk memaksimalkan refleksi sinar matahari yang didapat.

2. Suhu

Ketika suhu dingin, kulit chameleon akan berubah berwarna lebih gelap untuk memaksimalkan penyerapan panas.

3. Mood

Chameleon jantan yang ‘ditantang’ chameleon lain bisa berubah warna menjadi merah kekuningan. Atau ketika si chameleon ‘fall in love’, bisa juga warnanya berubah untuk menarik perhatian, misalnya ungu, biru dan kemerahan.

Bunglon merupakan sejenis reptil yang termasuk ke dalam suku (familia) Agamidae. Banyak orang yang mengartikan bahwa bunglon mengubah warna kulitnya sebagai kamuflase atau respon terhadap musuh dan bahaya. Padahal, sesungguhnya tidaklah demikian.

Bunglon memang memiliki kemampuan untuk mengubah warna kulitnya. Tetapi, bunglon tidak bisa berubah kulit ke semua warna, melainkan hanya ke warna-warna tertentu saja.

Lalu, mengapa bunglon dapat mengubah warna kulitnya? Tentu saja hal ini didukung oleh adanya fungsi dalam tubuh bunglon yang mendukung fungsi tersebut.

Bunglon Memiliki Sel-Sel Warna

Bunglon memiliki sel-sel warna di bawah permukaan kulitnya yang transparan. Di bawah lapisan ini terdapat dua lapisan sel yang mengandung pigmen berwarna merah dan kuning (juga disebut chromatophores).

Di bawahnya lagi ada lapisan sel yang merefleksikan warna biru dan putih. Lalu di bawahnya lagi ada lapisan melanin untuk warna coklat (seperti yang dimiliki manusia).

Tanaman anti polusi

Walau tanaman hijau diklaim dapat memperbaiki lingkungan, namun ada beberapa tanaman yang memiliki nilai lebih. Misalnya dapat menghambat polusi, mendatangkan burung-burung, atau menunjukkan tingkat polusi udara. Berikut ini beberapa tanaman anti polusi :

1.Pohon Dadap Merah

http://jepretanhape.files.wordpress.com/2009/09/bunga-dadap-merah-15.jpg?w=545

Pohon ini baik ditanam di halaman terbuka, karena bisa mengundang datangnya para burung. Soalnya berbagai jenis burung suka sekali menyantap buah si dadap merah ini.

2.Pohon Kelengkeng

Siapapun tahu betapa enaknya rasa buah kelengkeng. Namun tahukah Anda kalau pohon kelengkeng mampu meredam polusi suara. Itu sebabnya pada pabrik-pabrik yang menggunakan genset, ada baiknya menanam pohon ini di dekat genset tersebut.

3.Pohon Bungur dan Mahoni


Bungur dan Mahoni
Dikenal mampu menyerap polutan udara seperti timbal. Maka kedua pohon ini sebaiknya ditanam untuk penghijauan di kota-kota besar, dekat jalan protokol yang padat lalu lintasnya. Bukan rahasia lagi kalau kendaraan bermotor menjadi penyumbang timbal terbesar di udara.

Sebaliknya, pohon seperti akasia sebaiknya jangan dijadikan pohon jalur hijau. Mengapa? karena akasia menjadi salah satu pencetus asma. Begitu juga pohon palem yang indah bentuknya, tak begitu besar manfaatnya.

4.Bunga Warna-Warni

Tanaman yang menyegarkan mata seperti bunga berwarna-warni mampu menjernihkan pikiran kita, sehingga baik ditanam di rumah sakit agar bisa mempecepat kesembuhan pasien. Tanaman ini jelas melawan polusi jiwa.

5.Lumut

http://id.inter-pix.com/db/nature/trees_leaves/forest_and_trees/m-482012.jpg

Lumut yang menempel di batang pohon mampu mendeteksi tingkat polusi udara suatu daerah. Semakin banyak lumut menempel di sebuah pohon berarti semakin baik kualitas udara di tempat itu.

6.Tanaman Sirih Belanda (Devil’s Ivy)

http://www.caudata.org/people/JM/pics/plant1.jpg

Tanaman perdu yang bisa tumbuh dimana saja, termasuk di dalam pot di halaman rumah ini mampu menyerap formaldehida dan benzena. Hasilnya rumah pun lebih segar dan lega untuk bernafas.

7.Kembang Sepatu

Mampu menyerap nitrogen sehingga membuat paru-paru kita jadi lega. Namun jangan sekali-sekali menanam bunga kembang sepatu di dekat ruang Radiografi. Tanaman ini berfungsi meneruskan radiasi sehingga berbahaya bagi orang di sekitar tempat radiografi tersebut.

8.Sansevieria

http://sansevieria.eu/wp-content/uploads/2007/08/sansevieria-cultivars.jpg

Kalau kembang sepatu berfungsi melanjutkan radiasi, tidak demikian dengan tanaman sansevieria ini. Sansevieria mampu menyerap 107 jenis racun, termasuk polusi udara, asap rokok (nikotin), hingga radisi nuklir, sehingga cocok dijadikan penyegar. Oya, kaktus juga bisa menghambat radiasi.

9.Pohon Trembesi

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/jv/2/29/Wit_trembesi.jpg

Mampu menyerap karbondioksida dalam jumlah yang besar, sehingga sangat disarankan untuk ditanam sebagai pohon penghijauan. Namun trambesi membutuhkan lahan yang cukup luas.

Fakta dan manfaat buah Strawberry

Strawberry adalah buah dari tanaman herba memiliki rata-rata 200 biji kecil per satu buah. 700 dari berbagai jenis stroberi. Salah satu jenis spesies bernama Fragaria chiloensis L. Jenis ini menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. spesies lainnya adalah F. vesca L. Yang satu ini lebih menyebar luas dibandingkan spesies lainnya. Jenis strawberry juga orang pertama yang masuk ke Indonesia. warna Merah di strawberry matang sangat wajar. Warna merah itu disebabkan karena buah ini kaya pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi. Mendengar kata antioksidan, anda tentu sudah tahu bahwa itu berarti khasiatnya sangat banyak. Dan Anda benar! Stroberi menyimpan nutrisi yang luar biasa. Selain antioksidan tersebut, ia juga kaya serat, rendah kalori, dan mengandung vitamin C, folat, kalium, dan asam ellagic.

Mau tahu sifat stroberi?
1. Strawberry mampu menyusutkan kadar kolesterol.
2. Strawberry dapat membantu melumpuhkan kerja aktif kanker karena mengandung asam ellagic ini.
3. Strawberry mampu mengurangi gejala stroke.
4. Strawberry mengandung anti-alergi dan anti-inflamasi.
5. Konsentrasi tujuh antioksidan dalam strawberry lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lain, sehingga strawberry merupakan buah yang efektif mencegah proses oksidasi pada tubuh (Oksidasi adalah hancurnya jaringan tubuh oleh radikal bebas. Oksidasi juga bertanggung jawab atas proses penuaan .
6. Strawberry yang kaya vitamin C sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak.
7. Strawberry yang hanya sedikit terlalu manis untuk orang dengan diet yang cocok bagi penderita diabetes.
8. Strawberry yang dimakan teratur dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit terlihat lebih cerah dan bersih. Kegunaan lain yang terkenal anti-wrinkle!
9. Strawberry dapat memutihkan atau membersihkan permukaan gigi.
10. Strawberry ampuh melawan encok dan radang sendi.
11. Strawberry daun juga berkhasiat karena memiliki zat astringent.
Tiga sampai empat cangkir air rebusan daun strawberry per hari, dapat efektif menghentikan serangan diare.
12. Dewasa kebutuhan vitamin C per hari dapat dipenuhi oleh delapan strawberry (98 mg). Juga sekaligus bias terpenuhi kebutuhan serat.

Kegunaan-sisi properti juga masih banyak tersedia di buah ini. Untuk kesehatan, strawberry yang terbaik dimakan segar, baik utuh atau dibuat juice. Ini berfungsi jika anda telah membuat selai atau bagian dari makanan olahan, akan sangat berkurang. Oleh karena itu, cobalah untuk mengkonsumsi strawberry segar.

Hati-hati dalam menyimpan buah ini, karena strawberry yang sudah mulai busuk dapat menular dengan sangat cepat ke strawberry lain yang disimpan bersamaan. Strawberry dapat tahan empat hari di kulkas.
Tetapi di freezer, buah ini bisa bertahan selama sebulan dengan penyimpanan yang benar.
Atur strawberry secara satu satu-satu terpisah, lalu bekukan. Setelah beku, siram dengan air dan dimasukkan ke dalam plastik, lalu bekukan lagi. Cara menyimpan seperti ini cocok untuk membuat juice.

Dengan banyaknya kegunaan strawberry, yakinlah bahwa buah ini disebut buah korek api cinta. Buah dapat menjadi kado penuh cinta dari Anda untuk kesehatan tubuh Anda sendiri.

Emmm .. sehingga mendapatkan doyan membuat jus strawberry, strawberry sayangnya di Banjarmasin memiliki berkembang biak langka di karena daerah basah dan panas, mudah-mudahan dalam stroberi Banjarmasin murah, jadi jika membeli makanan ringan strawberry lebih baik daripada murah dari lagi.
Semoga bermanfaat.

(Unik boss)

Macam macam buah Berry dan Manfaatnya

1. Bearberry
Ekstrak tanaman dimaksudkan untuk digunakan sebagai antioksidan dalam makanan juga dapat memiliki efek biologis pada bakteri. Aktivitas antimikroba dari ekstrak etanol antioksidan bearberry (Arctostaphylos UVA-Ursi) daun, sendirian dan dalam kombinasi dengan nisin, bertekad melawan 25 bakteri makanan yang berhubungan dengan rumput-spot on-dan metode mikro-dilusi. kinetika pertumbuhan dari empat bakteri yang dipilih dari 25 ditentukan di hadapan nisin dan bearberry ekstrak oleh absorbansi pemantauan di 550 nm, sedangkan tingkat sub-luka mematikan bakteri ini ditentukan dengan bearberry ekstrak saja dengan pelapisan pada agar dengan dan tanpa 4% NaCl. bearberry Ekstrak saja menunjukkan tidak ada aktivitas antimikroba sendiri tetapi meningkatkan aktivitas nisin, sebagaimana ditentukan oleh konsentrasi hambat minimum, terhadap banyak-Gram positif, namun tidak ada, bakteri Gram-negatif. Kombinasi nisin dan bearberry ekstrak memperlambat pertumbuhan beberapa bakteri, terutama Brochothrix thermosphacta, dibandingkan dengan nisin sendirian. Sub-mematikan cedera diinduksi dalam dua (Bacillus cereus dan Broch. thermosphacta) dari empat bakteri dipilih oleh bearberry ekstrak. Ekstrak mungkin memiliki potensi sebagai agen untuk meningkatkan aktivitas antibakteri nisin, tapi pekerjaan lebih lanjut diperlukan.
2. Barberry
Berberin, komponen yang paling ekstensif dipelajari barberry, mungkin memiliki obat cacing, antikonvulsan, dan sifat sedative dan diberikannya efek bius lokal ketika disuntikkan subkutan. Hal ini juga menunjukkan aktivitas in vitro antibakteri terhadap beberapa spesies yang melebihi kloramfenikol.

Sebuah ekstrak etanol vulgaris B. telah menunjukkan aktivitas anti-inflamasi di dalam studi in vitro dan hewan. alkaloid lain isolat tanaman kurang kuat dalam efek anti-inflamasi dari ekstrak etanol total.

Beberapa alkaloid isoquinoline mengerahkan rahim-merangsang efek pada hewan. Penelitian lain menunjukkan efek antiarrhythmic dan hipotensi dengan berbamine dan aktivitas antiarrhythmic dengan berberin.

3. Barberry
Di daerah subarctic, crowberry telah menjadi tambahan penting untuk makanan para Inuit dan Sami. Setelah memudarnya popularitas, crowberry sekali lagi mendapatkan kembali reputasinya sebagai berry dimakan. Ini memberikan stabil dan mengumpulkan tanaman relatif mudah. Konsentrasi tinggi pigmen antosianin dapat digunakan sebagai pewarna makanan alami. The Dena’ina (Tanaina) panen untuk makanan, kadang-kadang menyimpan dalam jumlah untuk musim dingin, dan seperti itu dicampur dengan lemak atau minyak. Mereka baik-baik di tempat yang dingin tanpa persiapan khusus.
Berry biasanya dikumpulkan pada musim gugur tahun ini tetapi jika tidak diambil mereka dapat bertahan pada tanaman dan dapat dipetik pada musim semi. Inuit dan penduduk asli Amerika campuran dengan berry lainnya, khususnya blueberry. Memasak meningkatkan rasa. Mereka membuat kue yang baik dan jeli.
Daun dan batang yang digunakan dalam pengobatan Dena’ina untuk masalah diare dan perut, mereka adalah direbus atau direndam dalam air panas, dan diminum cair tegang. Beberapa menyatakan jus berry yang baik untuk masalah ginjal

Kultivar berdaun kuning-Empetrum nigrum ‘Lucia’
Dalam plantlore Dena’ina di luar dan daerah Upper Inlet Danau Clark, akar juga digunakan sebagai obat, yang digunakan untuk menghapus pertumbuhan pada mata dan menyembuhkan sakit mata. Akar direbus dan mata dicuci dengan teh, disaring didinginkan, yang sedikit gula dapat ditambahkan. Beberapa orang mengatakan blackberry batang dapat digunakan dalam cara yang sama untuk penyakit ini.
Crowberries mengandung sebagian besar air. kadar vitamin mereka rendah, seperti juga konsentrasi cairan volatile, kekurangan yang membuat mereka hampir tidak berbau. keasaman tersebut lebih rendah dari yang biasanya dihadapi dalam berry hutan, dan asam benzena hampir tidak ada.

4. Crowberry
Bunga-bunga Sambucus nigra digunakan untuk menghasilkan elderflower ramah. Perancis, Austria dan Eropa Tengah memproduksi sirup elderflower, biasanya terbuat dari ekstrak bunga elderflower, yang ditambahkan ke pancake (Palatschinken) campuran bukan blueberry. Banyak orang di seluruh Tengah, Timur, dan Tenggara Eropa menggunakan metode yang sama untuk membuat sirup yang diencerkan dengan air dan digunakan sebagai minuman. Berdasarkan sirup ini, Fanta dipasarkan berbagai minuman ringan yang disebut “Shokata” yang dijual di 15 negara di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, ini sirup elderflower Perancis digunakan untuk membuat marshmallow elderflower.
Wines, Cordial dan selai jeruk telah dihasilkan dari buah. Di Italia (terutama di Piedmont) dan Jerman pula pembungaan dari elderberry adalah dilapisi adonan, goreng dan kemudian menjabat sebagai makanan penutup atau makan siang manis dengan taburan gula dan kayu manis.
ranting elderberry cekung secara tradisional telah digunakan sebagai spiles untuk menyadap pohon maple untuk sirup.
5. Elderberry
cara alami. Amla (Indian gooseberry) digunakan oleh wanita di zaman kuno untuk merawat surai mereka. Ini bisa membantu Anda juga. Ayurvedic teks yang penuh dengan referensi tentang kegunaan KLSLM sebagai tonik rambut. Prematur beruban, rambut-rugi, kusam, rambut lemas dan berminyak – Anda nama itu dan ‘KLSLM’ tampaknya memiliki solusi untuk masalah Anda.
1. Oleskan campuran minyak almond dan jus gooseberry dengan ujung jari pada kulit kepala.
2. Rebus satu cangkir gooseberry kering dengan 4 cangkir air. Tambahkan sejumput gula di dalamnya. Jauhkan mendidih sampai jumlah cairan mengurangi untuk satu cangkir. Campur 2 cangkir mehendi, telur, air lemon dan solusi gooseberry dan menerapkan pada rambut. Cuci rambut setelah dua jam.
3.Amla untuk mencegah mulai beruban prematur
Ambil beberapa KLSLM dan potong-potong. Kering mereka di tempat yang teduh. Rebus potongan-potongan dalam minyak kelapa sampai padatan menjadi seperti debu hangus. Ini minyak darkish adalah minyak yang sangat baik untuk mencegah rambut beruban. Memijat kulit kepala dengan minyak KLSLM menginduksi tidur suara juga.
4.Amla sebagai conditioner
Air di mana potongan kering yang direndam semalam KLSLM memelihara rambut dan air ini dapat digunakan sebagai bilasan terakhir saat mencuci rambut Anda
5.Amla untuk mencegah rambut-rugi
Jika Anda kehilangan rambut berlebihan pada kulit kepala Anda, asupan rutin KLSLM tidak hanya mencegah penipisan rambut lebih lanjut tetapi juga baik untuk pertumbuhan rambut. Juga mencuci rambut Anda dengan jus segar KLSLM.

Obat manfaat dan pengobatan rumah dengan Amla (gooseberry):
* Sebuah sendok makan masing-masing jus gooseberry segar dan madu dicampur bentuk obat yang sangat efektif untuk beberapa penyakit. menggunakan reguler Its akan mempromosikan semangat dalam tubuh dalam waktu beberapa hari. Ketika buah segar tidak tersedia, bubuk kering dapat dicampur dengan madu.
* Sebuah sendok makan jus gooseberry, dicampur dengan secangkir jus segar labu pahit, diminum setiap hari selama 2 bulan akan mengurangi gula darah pada diabetes. pembatasan Diet harus diperhatikan saat mengambil obat ini.
* Sebuah kuantitas yang sama KLSLM bubuk, bubuk jamun dan labu pahit juga membuat obat yang sangat berguna bagi penderita diabetes. Sebuah sendok makan campuran ini sekali atau dua kali sehari akan efektif dalam memeriksa kemajuan penyakit.
* Hal ini dianggap yang efektif untuk penyakit jantung. Ini nada atas fungsi semua organ tubuh dan membangun kesehatan dengan merusak unsur-unsur heterogen dan memperbaharui energi tubuh.
* Jus dari gooseberry India, dicampur dengan madu berguna dalam melestarikan pandangan mata. Hal ini juga membantu dalam pengobatan konjungtivitis dan glaukoma. Ini mengurangi ketegangan intraokular. Sebuah semangkok jus ini harus diambil dicampur dengan madu dua kali sehari dalam kasus tersebut.
* The gooseberry India berguna dalam pengobatan rematik. Satu sendok teh bubuk dari buah kering dicampur dengan dua sendok teh jaggery harus diambil dua kali sehari selama satu bulan dalam penyakit ini.
* Buah kering adalah baik untuk diare dan disentri. Sebuah minuman yang terbuat dari KLSLM dicampur dengan air jeruk nipis dan Misri dianggap menguntungkan dalam mengendalikan disentri basiler akut.
* Gooseberry memiliki efek revitalisasi. Hal ini efektif dalam mempertahankan kekuatan di usia tua. Hal ini meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi terhadap infeksi. Ini memperkuat jantung, rambut dan kelenjar yang berbeda dalam tubuh.
* Sebuah konpeksi dibuat dari buah diawetkan berguna dalam sembelit kronis dan bertindak sebagai peningkat imunitas.
* Suatu ramuan daun dan kulit berguna dalam bisul mulut dan lidah sebagai sebuah kumur.
* Sebuah minyak yang diperoleh dari buah, memperkuat rambut dan meningkatkan pertumbuhan rambut.
ini indian gooseberry

6. Grape
Ini adalah musim anggur. Baik varietas hijau dan ungu yang tersedia di seluruh India. Anggur bisa dimiliki dalam salad buah, jus buah segar, atau sebagai kismis (kishmish) yang dapat dimasukkan ke dalam kheer atau payasam.

Asal buah anggur merupakan bahan perdebatan. Beberapa percaya hal itu pertama kali ditemukan di Uni Soviet. Dari sini, dikatakan telah menyebar ke Asia Barat, Afrika Utara, India, Australia dan negara-negara lain. Lain percaya bahwa Asia Tengah adalah tempat perkebunan anggur berasal. Setiap negara mengembangkan metode sendiri tanam di kebun anggur, sebagai hasil yang rasa bervariasi dari satu negara ke negara. Ada lebih dari 400 jenis anggur di dunia.

Di India, beberapa jenis anggur yang tumbuh, termasuk berbagai Eropa dan Australia. Anggur yang tumbuh di Kashmir dan utara Uttar Pradesh pada skala besar. Pune, Coorg, Aurangabad dan Hyderabad yang terkenal untuk kebun anggur mereka. Berbagai Hyderabad adalah manis dengan biji besar, sedangkan varietas India utara sebagian besar tanpa biji.

Ini adalah satu-satunya buah yang memiliki fruktosa alami dan glukosa (sekitar 15 persen). Selain menjadi mudah dicerna anggur memberikan banyak energi. Mereka juga mengandung asam resinic, tartrat dan mellic yang membantu untuk menjaga ginjal dan usus dalam kondisi sehat. Pengaruh alkali dari buah anggur yang baik untuk tubuh.

Anggur juga mengandung vitamin, 1,3 mg besi, 0,8 persen per protein, kalsium 0,02 per persen, 10,2 persen per karbohidrat, lemak 0,1 per persen, 0,02 per dll Fosfor persen Dikatakan 45 sampai 50 kalori dapat diperoleh dengan mengkonsumsi 100 gram anggur. Nutrisi hadir dalam buah ini menjadikannya bagian dari diet seimbang. Dokter menyarankan pulp anggur dan jus untuk kesehatan yang baik. Tingkat gizi juga tergantung pada ukuran dan jenis anggur.

Namun, harus anggur matang untuk mendapatkan semua nutrisi. Anggur juga baik untuk penglihatan dan membantu dalam kliring dahak.

Anggur, selain dikonsumsi segar, juga dikeringkan dan digunakan. Kismis atau kishmish memiliki semua nutrisi yang anggur miliki. Di daerah gurun, di mana susu langka, anggur suplemen asupan gizi.

nenek moyang kami menggunakan anggur untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Bahkan, di Samhita Sushruta, buah ini telah menganjurkan untuk peremajaan energi. Hal ini juga diyakini bisa membantu dalam fungsi efisien perut dengan meningkatkan sirkulasi darah dan pencernaan. Jika seseorang mengkonsumsi 8 sampai 10 kismis, rasa lelah usia tua dapat diatasi dengan mudah.

Di desa-desa, anggur kering yang digunakan orang untuk menghilangkan dahak. Jahe, susu dan anggur kering yang dibuat menjadi pasta dan dikonsumsi. Kismis direndam dalam air hangat yang ideal untuk flu biasa. Anggur untuk memerangi anemia, napas busuk, sembelit dan meningkatkan penglihatan tersebut. Kecantikan menggunakan jus buah ini untuk nada kulit. Kegunaan terpisah, yang dapat menolak buah lezat?

7. Lingonberry
Lingonberry adalah merayap, evergreen, sub-semak asli Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Didistribusikan secara luas di kutub, alpine, dan utara beriklim kawasan hutan. Buah merah terang ke gelap, beraroma kuat, dan asam. Bermanfaat Lingonberries mengandung zat gizi seperti vitamin dan senyawa antioksidan polifenol.
8. Oregon-grape
Beberapa Plateau India suku digunakan Oregon-anggur untuk mengobati dispepsia.
Tanaman ini digunakan medicinally oleh dukun. Studi terbaru menunjukkan bahwa aquifolium M. berisi perlawanan pompa inhibitor spesifik multidrug (MDR Inhibitor) bernama 5′methoxyhydnocarpin (5′MHC) yang bekerja untuk mengurangi resistensi bakteri terhadap antibiotik dan agen antibakteri.
root Oregon-anggur umumnya digunakan medicinally sebagai alternatif yang efektif terhadap goldenseal terancam. Kedua tanaman sama mengandung alkaloid berberin, yang dikenal sebagai anti-inflamasi dan anti-bakteri yang digunakan dalam pengobatan infeksi. Mahonia aquifolium juga dikenal mampu pengobatan terhadap penyakit kulit inflamasi seperti Eksim dan Psoriasis. tindakan lain mungkin termasuk pergantian, diuretik, pencahar dan tonik.
9. Strawberry
Strawberry adalah buah dari tanaman herba memiliki rata-rata 200 biji kecil per satu buah. 700 dari berbagai jenis stroberi. Salah satu jenis spesies bernama Fragaria chiloensis L. Jenis ini menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. spesies lainnya adalah F. vesca L. Yang satu ini lebih menyebar luas dibandingkan spesies lainnya. Jenis strawberry juga orang pertama yang masuk ke Indonesia. warna Merah di strawberry matang sangat wajar. Warna merah itu disebabkan karena buah ini kaya pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi. Mendengar kata antioksidan, anda tentu sudah tahu bahwa itu berarti khasiatnya sangat banyak. Dan Anda benar! Stroberi menyimpan nutrisi yang luar biasa. Selain antioksidan tersebut, ia juga kaya serat, rendah kalori, dan mengandung vitamin C, folat, kalium, dan asam ellagic.

Mau tahu sifat stroberi?
1. Strawberry mampu menyusutkan kadar kolesterol.
2. Strawberry dapat membantu melumpuhkan kerja aktif kanker karena mengandung asam ellagic ini.
3. Strawberry mampu mengurangi gejala stroke.
4. Strawberry mengandung anti-alergi dan anti-inflamasi.
5. Konsentrasi tujuh antioksidan dalam strawberry lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lain, sehingga strawberry merupakan buah yang efektif mencegah proses oksidasi pada tubuh (Oksidasi adalah hancurnya jaringan tubuh oleh radikal bebas. Oksidasi juga bertanggung jawab atas proses penuaan .
6. Strawberry yang kaya vitamin C sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak.
7. Strawberry yang hanya sedikit terlalu manis untuk orang dengan diet yang cocok bagi penderita diabetes.
8. Strawberry yang dimakan teratur dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit terlihat lebih cerah dan bersih. Kegunaan lain yang terkenal anti-wrinkle!
9. Strawberry dapat memutihkan atau membersihkan permukaan gigi.
10. Strawberry ampuh melawan encok dan radang sendi.
11. Strawberry daun juga berkhasiat karena memiliki zat astringent.
Tiga sampai empat cangkir air rebusan daun strawberry per hari, dapat efektif menghentikan serangan diare.
12. Dewasa kebutuhan vitamin C per hari dapat dipenuhi oleh delapan strawberry (98 mg). Juga sekaligus bias terpenuhi kebutuhan serat.

Kegunaan-sisi properti juga masih banyak tersedia di buah ini. Untuk kesehatan, strawberry yang terbaik dimakan segar, baik utuh atau dibuat juice. Ini berfungsi jika anda telah membuat selai atau bagian dari makanan olahan, akan sangat berkurang. Oleh karena itu, cobalah untuk mengkonsumsi strawberry segar.

Hati-hati dalam menyimpan buah ini, karena strawberry yang sudah mulai busuk dapat menular dengan sangat cepat ke strawberry lain yang disimpan bersamaan. Strawberry dapat tahan empat hari di kulkas.
Tetapi di freezer, buah ini bisa bertahan selama sebulan dengan penyimpanan yang benar.
Atur strawberry secara satu satu-satu terpisah, lalu bekukan. Setelah beku, siram dengan air dan dimasukkan ke dalam plastik, lalu bekukan lagi. Cara menyimpan seperti ini cocok untuk membuat juice.

Dengan banyaknya kegunaan strawberry, yakinlah bahwa buah ini disebut buah korek api cinta. Buah dapat menjadi kado penuh cinta dari Anda untuk kesehatan tubuh Anda sendiri.

Emmm .. sehingga mendapatkan doyan membuat jus strawberry, strawberry sayangnya di Banjarmasin memiliki berkembang biak langka di karena daerah basah dan panas, mudah-mudahan dalam stroberi Banjarmasin murah, jadi jika membeli makanan ringan strawberry lebih baik daripada murah dari lagi.
Semoga bermanfaat.

10. Blackberry
Blackberry dimakan dan obat. Digunakan secara luas oleh suku-suku asli Amerika, telah banyak menggunakan mengejutkan lainnya. Daun lebih sering digunakan sebagai ramuan obat, melainkan akar juga memiliki nilai obat. tunas muda dimakan dipanen pada musim semi, dikupas dan digunakan dalam salad. Delicious Blackberry bisa dimakan mentah atau dibuat menjadi jelly atau selai. The-kulit akar dan daun zat, depurative, diuretik, tonik dan pengobat luka. Mereka membuat obat alternatif yang sangat baik untuk disentri, diare, wasir, dan cystitis.

Bagian yang paling zat adalah akar. Secara lisan, mereka digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan, sariawan dan radang gusi. Sebuah ramuan daun berguna sebagai obat kumur dalam mengobati sariawan dan juga membuat obat kumur umum yang baik. Adanya tanin dalam jumlah besar yang memberikan akar dan daun blackberry efek zat bermanfaat untuk mengobati diare juga berguna untuk menenangkan sakit tenggorokan. Sebuah sirup obat juga dibuat dari Blackberry, menggunakan buah dan kulit akar dalam madu untuk obat batuk.

11. Ribes
Blackfoot India digunakan root blackcurrant (Ribes hudsonianum) untuk pengobatan penyakit ginjal dan masalah haid dan menopause. Cree Indian menggunakan buah glandulosum Ribes sebagai penambah kesuburan untuk membantu perempuan menjadi hamil.
Kismis akar dan biji tinggi asam gamma-linolenat, juga disebut GLA. GLA klinis telah diverifikasi sebagai pengobatan yang efektif untuk sindrom pre-menstruasi.
12. Hackberry
Beberapa spesies ditanam sebagai pohon hias, bernilai untuk toleransi kekeringan mereka. Mereka memiliki toleransi yang paling lentur dari semua jenis kayu. Mereka adalah fitur biasa dari arboretums dan kebun raya, khususnya di Amerika Utara. Cina Hackberry (C. sinensis) adalah cocok untuk budaya bonsai, sementara spesimen megah di Daegu-myeon adalah salah satu monumen alam Korea Selatan. Beberapa, termasuk Common Hackberry (C. occidentalis) dan brasiliensis C., adalah madu tanaman dan sumber serbuk sari untuk lebah madu kurang penting.
Berry sering dimakan secara lokal. Teh gamro Korea cha (감로차, 甘露 茶) berisi daun C. sinensis.
13. Mayapple
Buah matang dapat dimakan dalam jumlah sedang, meskipun ketika dikonsumsi dalam jumlah besar buah ini beracun. Rimpang, daun dan akar juga beracun, Mayapple berisi podophyllotoxin, yang digunakan sebagai sitostatik dan topikal dalam pengobatan kutil virus dan kelamin.
14. Nannyberry
Seperti yang diusulkan dengan nama Sweet alternatif Viburnum, buah ini (tidak seperti bahwa banyak Viburnums) dimakan. Daun dan kulit kayu juga digunakan oleh penduduk asli Amerika dalam penyusunan obat-obatan herbal.
15. Cranberry
Sekitar 95% dari cranberry diproses menjadi produk seperti minuman jus, saus, dan manis kering cranberry. 5% dijual segar kepada konsumen.
Cranberry biasanya dianggap terlalu tajam untuk dimakan polos dan mentah, karena mereka tidak hanya asam tetapi pahit juga.
Jus Cranberry adalah pengguna utama cranberry, biasanya baik manis untuk membuat “koktail jus cranberry” atau dicampur dengan jus buah lain untuk mengurangi kegetiran alam yang berat. Banyak koktail, termasuk Cosmopolitan, yang dibuat dengan jus cranberry.
Biasanya cranberry sebagai buah yang dimasak ke dalam kolak atau jelly, yang dikenal sebagai saus cranberry. Olahan tersebut biasanya disajikan dengan kalkun panggang, sebagai bahan pokok dari makan malam Natal Inggris, dan Kanada dan US libur Thanksgiving. berry ini juga digunakan dalam baking (muffin, kue-kue dan kue). Kurang umumnya, memasak inovatif menggunakan cranberry untuk menambah kegetiran untuk hidangan gurih seperti sup dan rebusan.
cranberry segar dapat dibekukan di rumah, dan akan terus sampai sembilan bulan, mereka dapat digunakan secara langsung dalam resep tanpa thawing.
Cranberry anggur dibuat di beberapa daerah yang tumbuh cranberry Amerika Serikat baik dari seluruh cranberry, jus cranberry atau jus cranberry berkonsentrasi.
16. honeysuckle

Honeysuckle digunakan dalam obat batuk herbal.

sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/17-jenis-buah-berry-berikut-khasiatnya.html

Tumbuhan tumbuhan menakjubkan

Tumbuhan memang makhluk yang beragam dan unik. Ada yang sereem, unik, ganas lagi! Berikut tanaman yang mungkin aneh dan unik di dunia:

1. Tumbuhan Paling Tangguh di Dunia
Welwitschia Mirabilis

Memang tumbuhan yang satu ini nggak keliatan asik, tapi tumbuhan asli Namibia ini memang luar biasa, cuma satu-satunya! Tumbuhan ini hanya punya dua daun, dan satu batang dan sistem akar, cuman itu aja! Tapi dua daun ini terus tumbuh sampai akhirnya mirip Alien. Batang tanaman ini makin lama akan makin tebal, tapi tidak meninggi, tinggi maksimum tanaman ini hanya 2 meter saja tapi lebarnya dapat mencapai 8 meter. Umur tanaman ini bisa mencapai 400 sampai 15 abad!. Bisa hidup terus tanpa hujan selama 5 tahun lamanya! Selain itu, tanaman yang dalam bahasa Namibia disebut Onyanga ini ternyata enak untuk dimakan baik dimakan mentah maupun dimasak dalam bara. O ya, arti nama Onyanga adalah Bawang Padang Pasir!

2. Tanaman Karnivora
Dionaea Muscipula

Tanaman satu ini adalah tanaman karnivora paling terkenal, karena aktivitas dan efisiensinya dalam memerangkap mangsa. Pasangan “Daun” yang menjadi ciri khas tanaman ini adalah perangkap yang memiliki rambut yang ultra sensitif, yang dapat merasakan adanya hewan atau serangga kecil yang datang. Begitu rambut di daun ini tersentuh, maka daun akan menutup dan memerangkap hewan apapun yang mendekatinya.

3. Bunga Terbesar di Dunia
Rafflesia Arnoldii

Bunga besar yang langka ini mendapat perhatian luar biasa di dunia. Bayangkan ukuran bunganya yang dapat mencapai 1 meter dan beratnya sendiri bisa mencapai 8 kg sampai 12 kg. Tapi masalahnya baunya ndak wangi, malah lebih mendekati daging busuk. Makanya bunga ini disebut bunga bangkai di negara kita, yang adalah habitat asli bunga ini. Bunga ini akan mekar seminggu atau tiga hari, dan menarik serangga untuk membuahi dengan bau busuk yang dipancarkan oleh bunga ini. Sayangnya, dari hasil pembuahan, hanya 10-20 persen saja yang berhasil tumbuh.

4. Tanaman Menari
Desmodium Gyrans


Darwin menamai tumbuhan ini sebagai Hedysarum, atau para ahli botani menyebutnya Desmodium Gyrans, atau lebih modern lagi Codariocalyx Motorius. Nama yang biasa dikenal adalah Rumput Menari (Dancing Grass) atau Tanaman Semaphore (Semaphore Plant), karena gerakan daunnya, yang mirip dengan gerakan tangan pengirim sinyal semaphore. Tanaman ini gampang skeali tumbuh, hanya butuh matahari dan air saja tanpa perlu pupuk yang rumit.

5. Tanaman Bola Baseball
Euphorbia Obesa

Tanaman ini adalah tanaman endemik di daerah Great Karoo, Afrika Selatan. Karena bentuknya yang lucu, banyak penggemar tanaman akhirnya mengambil tanaman ini dan mengkoleksinya, sehingga populasinya rusak berat. Akhirnya tanaman ini dilindungi oleh pemerintah Afika Selatan.

6. Bunga Bangkai
Amorphophallus Titanum

Bunga yang satu ini tinggi besar, bahkan lebih tinggi dari manusia. Nah.. bunga yang ini yang ternyata mendapat julukan bunga bangkai, karena selain baunya yang memang mirip bangkai, juga warnanya meniru daging yang membusuk. Bunga ini ternyata juga dikenal luas di masyarakat dunia sebagai salah satu tumbuhan asli Indonesia.

7. Pohon Botol
Baobab


Pohon ini merupakan tumbuhan asli daerah Madagaskar, Afrika dan Australia. Pohon ini disebut pohon botol, karena selain bentuknya yang memang mirip botol, pohon ini ternyata memang dapat meyimpan sampai dengan 300 liter air! Makanya bisa tumbuh sampai 500 tahun!

8. Pohon Darah Naga
Dracaena Cinnabari

Tanaman ini asli kepulauan Socotra. Pohon ini dikenal dengan nama Pohon Darah Naga atau Pohon Naga Socotra. Bentuknya yang unik, seperti payung, ternyata hanya satu dari uniknya pohon ini. Nama darah naga dari pohon ini ternyata diambil dari getah pohon ini yang berwarna merah. Persis seperti darah naga di Harry Potter, ternyata ‘darah naga’ dari pohon ini berguna untuk pengobatan. Selain itu, ternyata warna merah ‘darah naga’ pohon ini juga sering digunakan sebagai pewarna merah alami.

9. Tanaman Kebangkitan
Selaginella Lepidophylla


Nama lain bunga ini adalah Bunga Jericho, tumbuhan gurun pasir ini dikenal atas kemampuannya bertahan bahkan di saat kekeringan. Pada saat musin kering, batangnya akan mengkerut dan menggulung menjadi bola. Dan begitu ada air, batang tadi akan melepaskan diri dari gulungannya. Tanaman ini banyak ditemui di gurun Chihuahua

10. Pohon Dinamit
Hura Brasiliensis

Tanaman ini ternyata merupakan salah satu tanaman yang berasal dari hutan tropis Amazon. Julukan lainnya? Pohon Neraka, atau ada juga yang menjuluki Pohon Kotak Pasir (sandbox tree). Bayangkan saja, batangnya ditutupi duri tajam, dan sudah seperti itu, getah pohon ini ternyata beracun dan banyak digunakan oleh penduduk setempat untuk meracuni mata panah mereka. Selain itu, mereka juga punya buah. Dan buah pohon ini nggak main-main, begitu matang, buah pohon ini akan meledak! Bahkan kekuatan ledakan pohon ini sanggup melukai manusia dan hewan yang tidak sengaja lewat di dekat pohon ini! makanya namanya seperti itu!

sumber :http://www.taukahkamu.com/2010/10/10-tanaman-unik-di-dunia-yang-hidup-di.html

Ritual perkawinan hewan yang unik

Kuda nil

Kuda nil jantan menarik betina dengan menggunakan ekornya untuk menyemprot dirinya dengan kotoran-nya.

Cacing pipih

Karena mereka hermafrodit, cacing pipih bertarung dengan penis mereka untuk memutuskan mana yang akan menjadi wanita.

Midge

Midge jenis tertentu, melakukan hubungan seksual dengan cara memasukkan dan mencium pejantannya, tetapi sebenarnya perempuan menghisap keluar cairan tubuh sang jantan.

Angler Fish

Pejantannya menempel ke tubuh perempuan seperti parasit, hidup dari makanannya dan melakukannya saat dia sudah siap untuk bertelur.

Ikan Cichlid

Telur ikan Cichlid akan dibuahi oleh laki-laki, sementara mereka dibawa dalam mulut betina.

Slug

Penis siput jantan begitu besar, ia harus menemukan pasangan dengan ukuran yang sebanding, atau risikonya penisnya bakal digigit sampe putus.

Red-Side Garter Snake

Selama musim kawin, ular ini akan berkumpul dalam jumlah yang besar, dan satu perempuan akan mengambil ratusan pejantan.

Kepinding

Penis Kepinding jantan akan dimasukan melalui perut kepinding betinanya.

Landak

Pejantannya akan mengencingi betinanya dulu sebelum akhirnya mereka berhubungan.

Gurita

Penis gurita jantan akan putus saat kawin, tapi akan tumbuh kembali pada musim berikutnya.

Sumber : kaskus.us

Hewan hewan termahal di dunia

1. Anak Singa Putih (White Lion Cubs)
Harga : $138,000


Ini yang paling mahal. Singa putih –seperti dongeng– yang sangat2 langka karena gen-nya yang resesif tapi ternyata tidak termasuk albino. Warna matanya hampir sama dengan singa umumnya, lapisan pigmen dan kulitnya yang tidak. Karena harganya yang mahal, permintaan yg tinggi, perawatan, dan kelangkaannya, singa putih termasuk salah satu hewan di dunia yang paling sulit didapatkan.

2. Chimpanzee
Harga : $60,000-$65,000


Simpanse adalah primata yang sangat pintar dan paling dekat kekerabatannya dengan manusia. Beratnya sekitar 52 kg, jenis jantan lebih besar dibanding betina. Habitat aslinya di Afrika Tengah dan Afrika Barat. Meski terancam punah, binatang ini masih dilegalkan di beberapa negara bagian.

3. Lavender Albino Python (Betina)
Harga : $20,000


Ular bermata merah ini berwarna lavender dibalik pola2 kuningnya yang menggetarkan. Disediakan pula oleh Bob Clark. Kelangkaannya membuat permintaan ular ini sangat tinggi.

4. Reticulated Albino Type II Tiger Python
Harga : $15,000


Bob Clark lagi2 mengembangkan spesies yang langka. Ular ini dijual $15,000 per ekor. Sangat langka. Dominasi pola harimaunya yang membuat python ini sangat populer di dunia ular.

5. Hyacinth Macaw
Harga : $6,500-12,000


Semua Macaws sangat mahal. Hyacinth Macaw menampilkan warna indah yang begitu menggetarkan. Biasanya dibandrol $20,000 sepasang. Secara fisik, burung2 ini panjangnya sekitar 1 meter dan memiliki warna biru terang. Sayapnya mengembang sampai 1,2 meter

6. Striped Ball Python
Harga : $10,000


Master Python Breeder, Bob Clark (nama ini akan sering saya sebut berikutnya) menyatakan bahwa dia mempunyai phyton bola-bergaris yang sangat eksklusif ini. Garis utamanya yang membuat binatang ini sangat unik. Lebih jelas lagi, bola-bergaris ini menampilkan garis punggug warna kuning dengan tepi warna hitam. Sungguh, membedakannya dari ular2 lain.

7. Monyet Debrazzas
Harga : $10,000


Monyet ini mudah dikenal melalui janggut putihnya yang khas dan bulu abu2nya yg kekuning2an. Umurnya sampai 22 tahun. Harganya yang mahal bagi sebagian orang tidak sebanding. Banyak orang kecewa ketika bayi primata yang jinak dan lembut itu berubah menjadi ganas dan tak tertebak ketika dewasa.

8. Mona Guenon
Harga : $6,000


Habitat aslinya di dalam hutan tropis Afrika Barat, meskipun binatang ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi hutan apapun. Oleh karena itu, disamping ijin dan lisensi khusus untuk memilikinya, binatang ini tidak termasuk yang terancam bahaya.

9. Kucing Sabana
Harga : $4,000-$10,000


Dibiakkan dengan proses yang hampir sama dengan kucing Bengali, kucing Sabana adalah hasil kimpoi-silang antara kucing liar (serval) Afrika dengan kucing rumah. Kucing Sabana lebih sulit dibiakkan, mengingat serval Afrika beratnya 18 kg, liar, dan mengawinkannya dengan kucing rumah yang lebih kecil adalah problem tersendiri. Masa hamil 2 hewan ini pun berbeda. Karenanya, kucing Sabana lebih langka dan mahal.

10. Chinese Crested Hairless Puppies
Harga : $4,000-$5,000


Anjing ini beratnya 2 sampai 5.5 kg. Sangat bersemangat, siaga, dan bersahabat. Termasuk yang paling langka, anjing ini mudah tersengat sinar matahari. Asalnya dari Afrika. Hidupnya berkisar antara 10 sampai 12 tahun. Dan kabarnya, selama itu, anjing ini bisa diandalkan sebagai sahabat yang sangat menyenangkan.

sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/hewan-hewan-termahal-di-dunia.htm

Berkat Enzim, Panda Raksasa Tinggalkan Daging dan Makan Bambu

Berkat Enzim, Panda Raksasa Tinggalkan Daging dan Makan Bambu
Panda raksasa, hewan yang menjadi ciri khas negeri China ternyata tidak begitu saja mengonsumsi bambu. Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Proceedings of National Academy of Sciences, ada mikroorganisme di usus mereka yang membantu mencerna tumbuhan itu meski usus mereka sebenarnya lebih cocok untuk makan daging.

Di dunia satwa, panda (Ailuropoda melanoleuca) merupakan hewan yang paling pilih-pilih dalam urusan makanan. Di alam bebas, mereka makan lebih dari 12 kilogram bambu setiap hari dan hanya sedikit mengonsumsi makanan lain. Mereka perlu makan sebanyak itu karena meski bambu mengandung protein, gula, lemak, dan nutrisi lain, sebagian besar kalorinya terkunci di serat selulosa yang sulit dicerna.

Dari sebuah penelitian terhadap dua ekor panda, diketahui bahwa 92 persen selulosa dan 73 persen hemiselulosa pada bambu yang dimakan panda hanya ‘numpang lewat’ dan berakhir di feses.

Sebagian besar herbivora mengembangkan cara untuk memecah selulosa menjadi gula. Sebagai contoh, sapi dan hewan lain memiliki sistem pencernaan rumit yang memiliki beberapa perut yang penuh dengan mikroba. Mereka mencerna berkali-kali untuk mengekstrak nutrisi dalam jumlah maksimal.

Namun panda merupakan beruang, hewan yang umumnya mengonsumsi daging dan tidak memproduksi enzim yang dibutuhkan untuk mencerna selulosa atau memiliki mikroba seperti hewan herbivora. Dari survey terhadap usus panda, ternyata hewan itu punya mikroorganisme yang sama seperti beruang hitam, beruang kutub, dan pemakan daging lainnya.

Fuwen Wei, ekolog dari Institute of Zoology, Chinese Academy of Sciences di Beijing kemudian memperhatikan lebih lanjut mikroba yang hidup di dalam usus panda. Mereka mengumpulkan sampel dari 7 ekor panda liar di pegunungan Qinling dan Xiangling di China tengah dan barat, serta 8 ekor panda yang ada di penangkaran untuk diteliti DNA, bakteria dan juga gen mikrobial yang ada di usus mereka.

Meski panda liar dan panda yang ada di penangkaran mengonsumsi makanan serta punya gaya hidup yang berbeda (panda di penangkaran memakan lebih beragam makanan termasuk buah dan susu), mereka cenderung memiliki spesies mikroba yang sama di ususnya. Kedua kelompok beruang itu punya enzim yang memecah selulosa menjadi gula yang lebih sederhana.

Enzim mikrobial itu membantu panda mengekstrak energi lebih banyak dari sedikitnya jumlah bambu yang berhasil mereka proses. Mikroba ini merupakan bagian dari adaptasi evolusioner, selain rahang dan gigi yang kuat, jari dan tulang yang memungkinkan mereka mencengkram tangkai, yang membantu panda hidup hanya dari bambu meski mereka punya sistem pencernaan hewan karnivora.

Meski demikian, Ruth Ley, mikrobiolog dari Cornell University, New York menyebutkan, panda juga punya enzim pencerna selulosa yang lebih sedikit dibandingkan spesies herbivora non eksklusif seperti manusia.

“Kami melihat panda sebagai hewan yang beradaptasi dengan buruk. Cara utama bagaimana panda beradaptasi terhadap makanan berkualitas rendah bukanlah lewat mikrobiota seperti sebagian besar hewan lain, tetapi dengan cara makan terus menerus selama 15 jam per hari,” ucapnya. (Sumber: Scientific American, Nature)

Bagaimana jika bumi ini tidak memiliki es?

Posted by maulyadi salasanto on Friday, October 21, 2011

 

56 juta tahun silam, lonjakan jumlah karbon secara misterius ke atmosfer telah membuat Bumi demam tinggi. Kehidupan pun berubah untuk selamanya.
Bumi pernah mengalami hal ini sebelumnya.

Memang bukan demam yang sama persis, karena dunia memiliki wujud berbeda sekitar 56 juta tahun silam. Samudra Atlantik belum se-penuhnya terbuka, dan fauna, barangkali termasuk primata nenek moyang kita, bisa berjalan dari Asia ke Eropa dan melintasi Greenland menuju Amerika Utara. Mereka tidak akan menemukan sebongkah es pun; bah-kan sebelum peristiwa yang sedang kita ba-has ini terjadi. Bumi telah jauh lebih panas daripada saat ini. Namun, begitu zaman Eosen menggantikan Paleosen, Bumi menjadi semakin panas—secara pesat dan radikal.

Penyebabnya adalah pelepasan karbon secara besar-besaran dan termasuk mendadak jika di-lihat dalam kurun waktu geologis. Seberapa banyak karbon yang disuntikkan ke dalam at-mosfer selama Paleocene-Eocene Thermal Maximum, atau PETM, istilah ilmuwan masa kini untuk periode demam, tidaklah bisa di-pastikan. Namun jumlahnya diperkirakan setara dengan hasil pembakaran seluruh batu bara, minyak, dan gas alam yang tersimpan di Bumi saat ini. PETM berlangsung selama lebih dari 150.000 tahun, hingga kelebihan karbon terserap kembali. Dampaknya adalah kekeringan, banjir, wabah serangga, dan beberapa kepunahan. Ke–hidupan di Bumi bertahan tetapi berubah drastis. Saat ini, konsekuensi evolusioner dari suntikan karbon pada masa silam tersebut ada di sekeliling kita; bahkan, kita termasuk di dalamnya. Kini, kita mengulangi eksperimen yang sama.

PETM “adalah model untuk pemanasan global yang tengah terjadi saat ini—model untuk perbuatan kita bermain-main dengan atmosfer,” ujar Philip Gingerich, ahli paleontologi.

Gingerich dan para ahli paleontologi lainnya menemukan fakta bahwa evolusi besar-besar-an terjadi pada akhir zaman Paleosen, lama se-belum karbon ditengarai sebagai penyebabnya. Selama 40 tahun terakhir, Gingerich memburu fosil dari periode itu di Basin Bighorn, dataran tinggi tandus sepanjang 160 kilometer di bagian timur Taman Nasional Yellow–stone, wilayah utara Wyoming. Dia me-musatkan kegiatan penggaliannya di sepanjang Gigir Polecat, di lereng bukit memanjang yang membelah tepi utara daerah aliran sungai. Polecat menjadi rumah keduanya. Dia bahkan memiliki sebuah rumah pertanian kecil yang terlihat dari bukit.

Pada suatu sore di musim panas, saya dan Gingerich berkendara melintasi jalan tanah menuju puncak dan berhenti di ujung selatannya. Selama zaman es, jelasnya, Gigir Pole-cat merupakan dasar bebatuan Sungai Shoshone. Pada suatu titik, sungai itu bergeser ke timur dan mulai merambah sedimen yang lebih lunak dan tua di sepanjang Daerah Aliran Sungai Bighorn. Selama beribu-ribu tahun, lereng-nya dipahat oleh angin musim dingin dan hujan musim panas menjadi lahan tererosi (badlands), yang menunjukkan lapisan sedimen. Sedimen dari PETM terdapat tepat di ujung selatan gigir.

Di sinilah Gingerich mendokumentasikan ledakan besar mamalia. Di kaki bukit terdapat lapisan sedimen merah setebal tiga puluhan meter, memanjang meng-ikuti kontur lipatan dan ngarai. Di lereng itulah Gingerich menemukan sejumlah fosil mamalia berkuku ganjil, mamalia berkuku rata, dan primata sejati tertua: dengan kata lain, para anggota pertama ordo yang kini mencakup, secara berurutan, kuda, sapi, dan manusia. Fosil-fosil serupa juga ditemukan di Asia dan Eropa, muncul di mana-mana, seolah-olah menjelma begitu saja. Sembilan juta tahun setelah asteroid menghantam Semenanjung Yucatán dan menimbulkan bencana besar yang diyakini oleh sebagian besar ilmuwan sebagai penyebab kepunahan dinosaurus, sistem kerja Bumi tampaknya kembali menerima guncangan dahsyat.

Sebagian besar ilmuwan memandang dua dekade pertama kerja keras Gingerich dalam mendokumentasikan transisi Paloesen-Eosen sebagai masa ketika penemuan satu set fosil mem-buka jalan bagi penemuan set lainnya. Per-sepsi tersebut mulai berubah pada 1991, ke-tika dua orang ahli oseanografi, James Kennett dan Lowell Stott, melakukan analisis terhadap isotop karbon—bentuk lain dari atom karbon—di dalam inti sedimen yang diekstrak dari dasar Samudra Atlantik di dekat Antartika.Tepat di perbatasan Paleosen-Eosen, pergeseran dramatis rasio isotop dalam fosil-fosil organisme kecil bernama foraminifera (disingkat foram), mengindikasikan bahwa sejumlah besar karbon “segar” telah membanjiri samudra setidaknya selama beberapa abad. Materi tersebut juga menyebar ke atmosfer, dan di sana, dalam ben-tuk karbon dioksida, menjerat panas matahari dan memanaskan Bumi. Isotop oksigen di dalam foram mengindikasikan bahwa seluruh samudra telah memanas, dari permukaan hingga lumpur di dasarnya, tempat sebagian besar foram hidup.

Pada awal 1990-an, tanda-tanda guncangan planet yang sama mulai terlihat di Gigir Polecat. Dua ilmuwan muda, Paul Koch dan James Zachos, mengumpulkan serpihan-serpihan dari tanah kaya karbonat di setiap lapisan sedimen. Mereka juga mengumpulkan gigi mamalia primitif bernama Phenacodus. Saat menganalisis rasio isotop karbon dalam tanah dan enamel gigi, Koch dan Zachos menemukan secuil karbon yang terdapat dalam foram. Jelas bahwa PETM merupakan episode pemanasan global yang tidak hanya memengaruhi organisme-organisme kecil di laut, tetapi juga fauna darat yang besar dan berkharisma. Para ilmuwan pun menyadari bahwa mereka bisa menggunakan serpihan karbon—bukti nyata pelepasan gas ru-mah kaca global—untuk mengidentifikasi PETM dalam batu-batuan di seluruh dunia.
Dari manakah seluruh karbon itu berasal? Kita mengetahui sumber limpahan karbon ke atmosfer saat ini: kita. Namun, 56 juta tahun silam belum ada manusia, apalagi mobil dan pembangkit listrik. Serpihan karbon PETM bisa berasal dari banyak sumber, dan mengingat jumlahnya, kemungkinan besar berasal lebih dari satu sumber. Pada akhir zaman Paleosen, Eropa dan Greenland terpisah dan Atlantik Utara terbuka, menghasilkan letusan besar gunung-gunung berapi yang mampu me-nyem-bur-kan karbon dioksida dari sedimen organik di dasar laut, walaupun mungkin tidak cukup cepat untuk menjelaskan keberadaan serpihan-serpihan isotop tersebut. Api diperkirakan telah menghabiskan persediaan humus Paleosen, walau-pun hingga saat ini, abunya belum ter-lihat di inti sedimen. Komet raksasa yang meng-hantam batu-batuan karbonat juga bisa melepaskan banyak karbon dengan sangat cepat, namun belum ada yang bisa membuktikan dam-pak tumbukan tersebut.

Hipotesis tertua dan masih terpopuler me-nyatakan bahwa sebagian besar karbon tersebut berasal dari deposit metan hi-drat berjumlah besar, materi unik serupa es yang terdiri dari molekul air dan membentuk sangkar di se-keliling satu molekul metan. Hidrat hanya sta-bil pada suhu rendah dan tekanan tinggi; deposit hidrat dalam jumlah besar saat ini ditemukan terkubur di bawah tundra Arktika dan dasar laut, pada lereng-lereng yang menghubungkan lempeng benua dengan palung. Pada PETM, awal mula pemanasan berasal dari suatu daerah —mungkin gunung berapi, mungkin sedikit fluk-tuasi pada orbit Bumi yang menyebabkan daerah tersebut terpapar lebih banyak sinar matahari—bisa jadi telah melumerkan hidrat dan memungkinkan molekul-molekul metan lepas dari sangkarnya dan memasuki atmosfer.

Hipotesis tersebut meresahkan. Metan di atmosfer memanaskan Bumi lebih dari 20 kali lipat per molekul daripada karbon dioksida, kemudian setelah satu atau dua dekade akan ber-oksidasi menjadi CO2 dan terus memanas hingga lama. Banyak ilmuwan menduga bahwa pemanasan yang disebabkan oleh bahan bakar fosil bisa memicu pelepasan metan dari laut dalam dan kutub utara.

Berdasarkan data mereka, Koch dan Zachos menyimpulkan bahwa PETM telah me-naikkan temperatur rata-rata tahunan di Basin Bighorn hingga sekitar lima derajat Celsius. Itu lebih tinggi daripada pemanasan yang terjadi di sana sejak zaman es terakhir. Itu juga sedikit lebih tinggi daripada yang diperkirakan oleh model-model iklim di sana untuk abad ke-21—namun tidak melebihi hasil perkiraan untuk berabad-abad mendatang jika manusia terus menggunakan bahan bakar fosil. Model-model tersebut juga memperkirakan adanya gangguan terhadap pola curah hujan dunia, bahkan pada abad ini, terutama di wilayah-wilayah subtropis. Namun bagaimanakah cara untuk mengujinya? “Anda tidak bisa menunggu hingga 100 atau 200 tahun untuk melihat apa yang terjadi,” ujar Birger Schmitz, ahli geologi Swedia yang telah menghabiskan satu dekade untuk mempelajari batu-batuan PETM di Pyrenees, Spanyol. “Itulah yang menjadikan PETM sangat menarik. Anda sudah memperoleh hasil akhirnya. Anda bisa melihat apa yang telah terjadi.”

Apa yang terjadi di Bighorn merupakan pengaturan ulang menyeluruh terhadap kehidupan. Scott Wing, ahli paleobotani dari Smithsonian National Museum of National History, telah mengumpulkan fosil dedaunan di Bighorn selama 36 musim panas.
“Saya sudah sekitar sepuluh tahun mencari fosil seperti ini,” ujar Wing. Kami duduk di lereng sebuah bukit, di sebelah barat Pe-gunungan Bighorn, memalu batu-batuan dari parit hasil galian para asisten Wing. Di kejauhan, kami bisa melihat garis-garis horizontal rapi berwarna merah, diselingi oleh abu-abu dan kuning, yang menunjukkan jejak Bumi sejak PETM. Di bawah kami, sebuah pompa angguk berjungkat-jungkit; dari puncak bukit, kami bisa melihat beberapa pompa lainnya. Di tengah jeda pembicaraan kami, satu-satunya bunyi yang terdengar adalah alunan palu—hantaman teredam, dentingan menggema seolah-olah dari garpu tala, dan gemeretak batuan yang runtuh. Ketukan terus-menerus akan memisahkan dua lapisan lumpur, dan terkadang menampilkan selembar daun yang terawetkan sempurna. Di bawah kaca pembesar Wing, tampaklah jejak-jejak gigitan serangga dari 56 juta tahun silam.
Wing langsung menyadari sejak pertama kali-nya dia menemukan deposit daun dari PETM. “Saya tidak pernah melihat sebagian besar dari tumbuhan-tumbuhan itu,” ujarnya. Fosil-fosil yang telah dikumpulkannya menunjukkan bahwa sebelum dan sesudah pemanasan, hutan lebat yang terdiri dari pepohonan birch, sycamore, dawn redwood, palem, dan tumbuhan hijau yang menyerupai magnolia berada di daerah aliran sungai. Baik pada masa Paleosen maupun Eosen, Bighorn telah menyerupai wilayah utara Florida pada masa kini.

Namun pada masa kejayaan PETM, Wing mendapati, wilayah itu lambat laun berubah menjadi sesuatu yang sepenuhnya berbeda. Iklim-nya lebih kering dan terbuka, seperti hutan tropis kering di Amerika Tengah. Bersamaan dengan memanasnya Bumi, spesies tumbuhan baru dengan cepat bermigrasi ke daerah aliran sungai dari wilayah selatan sejauh Teluk Persia, yang berjarak lebih dari 1.500 kilometer. Kebanyakan berjenis kacang-kacangan—bukan varietas kebun, namun tumbuhan dari famili yang sama, mirip dengan mimosa modern. Dan sebagian besarnya diserbu serangga.
Dari ratusan fosil daun yang diperiksa oleh Wing dan rekannya, Ellen Curano, sekitar enam dari sepuluh fosil memiliki lubang-lubang atau jalur-jalur bekas gigitan serangga. Mungkin udara yang panas memicu metabolisme se-rangga, sehingga mereka lebih banyak makan dan bereproduksi. Atau mungkin ekstra karbon dioksida berdampak langsung pada tanaman; ketika CO2 disuntikkan ke rumah-rumah kaca modern, tanaman akan tumbuh lebih subur, namun kandungan proteinnya akan menyusut dan daun-daunnya kekurangan gizi. Hal yang sama bisa terjadi di dunia rumah kaca PETM—mungkin serangga menyantap banyak dedaunan hanya untuk bertahan hidup.

Namun, daun-daun PETM yang dimakan serangga juga jauh lebih kecil daripada nenek moyang Paleosen mereka, karena, menurut Wing, curah hujan telah turun hingga sekitar 40 persen. (Ketika air sulit didapatkan, tumbuhan mengatasinya dengan menyusutkan ukuran daun mereka.) Penurunan curah hujan juga mem-berikan kesempatan bagi tanah untuk mengering setiap tahun, sehingga kandungan besinya bisa beroksidasi dan warnanya men-jadi semerah karat. Tanah kering musiman ini menjadi larik-larik lebar di lereng bukit. Ke-mudian, pada masa kejayaan PETM, tanah merah menghilang—bukan karena iklim men-jadi lebih basah, menurut Wing, melainkan karena hujan semakin terkonsentrasi, seperti monsun. Sungai-sungai terus-menerus meluap dan membanjiri wilayah di sekelilingnya, menyapu tanah sebelum sempat mengendap.

Di wilayah timur Pyrenees, Birger Schmitz menemukan bukti yang lebih dramatis dari banjir besar semasa PETM. Dia dan rekannya, Victoriano Pujalte dari University of the Basque Country di Bilbao, Spanyol, mengidentifikasi serpihan karbon khas di dasar sebuah formasi batuan, yang meskipun kini berada di atas gunung, dahulu mungkin berada di dataran pesisir. Bongkahan-bongkahan batu besar ter-kikis dari pegunungan yang baru berdiri dan terlempar menuju dataran luas yang diyakini oleh para ilmuwan membentang hingga ribuan kilometer persegi. Beberapa bongkah batu ber-gerombol dengan jarak setengah meter dan hanya mungkin dibawa oleh arus air yang dah-syat. Tersimpan selama berabad-abad akibat luapan air sungai, batu-batu itu bagaikan bentuk fosil dari energi dalam atmosfer rumah kaca.

Sementara kacang-kacangan tumbuh subur di Daerah Aliran Sungai Bighorn, Apectodinium merajai samudra. Spesies tersebut adalah bentuk yang telah punah dari dinoflagellate—sekelompok plankton bersel satu, yang sebagian di antaranya memicu kesuburan alga beracun yang dikenal sebagai “gelombang merah”. Pada musim dingin, sel-sel Apectodinium akan berlindung ke balik cangkang keras yang mengendap di dasar laut. Pada musim semi, kelopak pada masing-masing cangkang akan terbuka seperti tingkap. Sel tersebut kemudian akan merayap ke luar dan naik ke permukaan laut, meninggalkan cangkang kosongnya, yang 56 juta tahun kemudian diidentifikasi oleh Brinkhuis dan rekannya Appy Sluijs dalam contoh sedimen.

Sebelum PETM, Brinkhuis dan Sluijs hanya menemukan Apectodinium di wilayah beriklim subtropis. Namun dalam sedimen PETM, me-reka menemukannya di seluruh dunia—yang menegaskan bahwa pemasanan samudra terjadi di mana-mana. Pada zaman Paleosen, suhu air saat musim panas di Samudra Arktika telah mencapai sekitar 18 derajat Celsius; selama PETM, suhunya melonjak hingga sekitar 23 derajat. Berenang di sana akan terasa seperti berenang di pantai mid-Atlantik saat ini. Jika diukur dari inti sedimen New Jersey yang juga diteliti oleh Brinkhuis dan Sluijs, suhunya se-perti di Karibia. Saat ini, air di dasar laut dalam bersuhu hanya sedikit di atas titik beku; pada masa PETM suhunya belasan derajat Celsius.

Selama laut menyerap karbon dioksida yang memanaskan Bumi, kandungan asam di dalamnya juga meningkat, seperti halnya yang akan terjadi pada abad mendatang, jika level CO2 kembali naik. Ini bisa dilihat pada sebagian sedimen laut dalam, tempat PETM tampak senyata larik-larik di Basin Bighorn.

Selama PETM, tingkat keasaman yang tinggi menghancurkan kalsium karbonat. Pada titik ini, kita bisa mengambil hikmah dari sebuah kisah moralitas sederhana: Laut yang asam menyapu bersih sejumlah besar bentuk kehidupan, melumerkan cangkang koral, kerang, dan foram—skenario yang dibayangkan oleh banyak ilmuwan untuk abad ke-21. Namun PETM lebih rumit daripada itu. Walaupun terumbu karang di Samudra Tethys, asal muasal Laut Mediterania yang membelah Timur Tengah, tampak rusak parah, satu-satunya kepunahan massal yang terdokumentasi dari masa PETM justru tidak terduga: setengah dari seluruh spesies foram yang menghuni dasar lumpur. Foram adalah spesies yang mudah ber-adaptasi, dan mereka semestinya bisa mengatasi apa pun dampak PETM.

Dengan memperhitungkan derajat peningkatan keasaman laut, Zachos dan rekan-rekan-nya memperkirakan bahwa pada tahap awal sekitar tiga triliun metrik ton karbon mula-mula membanjiri atmosfer, kemudian satu setengah triliun lainnya bocor sedikit de-mi sedikit. Jumlah keseluruhannya, yakni 4,5 triliun ton, hampir setara dengan total karbon yang saat ini diperkirakan tersimpan di dalam deposit bahan bakar fosil; jumlah karbon pada tahap awal tersebut setara dengan sekitar tiga abad emisi yang dihasilkan oleh manusia saat ini. Walaupun data ini tidak bisa dibuktikan, kebanyakan ilmuwan berasumsi bahwa pe-lepasan karbon pada masa PETM berlangsung lebih lambat dan membutuhkan waktu hingga ribuan tahun.
Secepat apa pun karbon dilepaskan, proses geologis membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk menghilangkannya. Ketika karbonat di dasar laut lumer akibat pengasaman, laut bisa menyerap lebih banyak CO2, dan dalam beberapa abad atau milenia setelah pelepasan mendadak tersebut, ambang tertinggi CO2 di atmosfer telah terlampaui. Sementara itu, CO2 juga larut dalam air hujan, yang mengikis kalsium dari batu-batuan di tanah dan mengalirkannya ke laut, tempatnya menyatu dengan ion-ion karbonat untuk menghasilkan lebih banyak kal-sium karbonat. Proses ini, yang dinamakan weathering, terjadi sepanjang waktu, namun berlangsung lebih cepat selama PETM akibat iklim panas dan hujan asam. Tambahan CO2 di atmosfer lambat laun terkikis oleh hujan, dan akhirnya mengendap dalam batu kapur di dasar laut. Iklim perlahan-lahan kembali ke keadaannya semula. “Sama halnya dengan bahan bakar fosil saat ini,” ujar Zachos. “Kita mengambil sesuatu yang telah menumpuk se-lama jutaan tahun dan menghabiskannya da-lam sekejap mata. Pada akhirnya, sistem akan mengembalikannya ke batu, tapi itu mem-butuh-kan ratusan ribu tahun.”
Matt Huber, pembuat model iklim, yang telah menghabiskan sebagian besar kariernya untuk mempelajari PETM, juga mencoba meramalkan apa yang akan terjadi jika manusia memilih untuk membakar seluruh deposit bahan bakar fosil. Huber menggunakan salah satu model iklim, yang dikembangkan oleh National Center for Atmospheric Research di Colorado, yang memiliki tingkat sensitivitas paling rendah terhadap karbon dioksida. Hasil yang diperolehnya benar-benar mengerikan. Dalam “dugaan masuk akal terbaik untuk sebuah skenario buruk”, wilayah-wilayah yang dihuni oleh setengah dari populasi manusia nyaris tidak akan tertanggungkan. Di sebagian besar wilayah China, India, bagian selatan Eropa, dan Amerika Serikat, suhu rata-rata selama musim panas akan melampaui 37 derajat Celsius, siang dan malam, selama bertahun-tahun.

Para peneliti iklim jarang membahas pre-diksi jangka panjang yang suram itu, ujar Huber, sebagian karena orang-orang skeptis, dengan membesar-besarkan ketidakpastian ilmiah, selalu menuduh mereka menyebarkan keresahan. “Pada dasarnya, kami selalu ber-usaha membatasi diri,” ujar Huber. “Setiap kali melihat sesuatu yang benar-benar buruk, kami cenderung menahan diri. Sesungguhnya keadaan di bagian tengah Bumi jauh lebih parah daripada yang kita sangka.

Dalam PETM, suhu yang panas mendorong spesies tropis ke Kutub, dan spesies flora dan fauna dari semua benua bisa melintasi jembatan-jembatan darat dan ber-baur. Binatang-binatang berkuku tebal, nenek moyang kuda dan rusa, muncul di Bighorn.Sedikit demi sedikit, barangkali setelah iklim kembali basah dan kanopi hutan mulai menutupi lahan terbuka yang sesuai untuk binatang pelari, primata sejati pertama hadir.

Manusia, bersama semua primata lainnya saat ini, adalah keturunan dari primata PETM—seperti halnya perissodactyl semacam kuda, unta, dan badak yang merupakan keturunan dari nenek moyang PETM lainnya, dan binatang pemamah biak artiodactyl semacam rusa, sapi, dan domba dari nenek moyang yang lain lagi. Spesies yang mendadak muncul di Bighorn bisa jadi bermigrasi dari Asia, tempat sejumlah spesimen fosil yang berumur sedikit lebih tua daripada spesimen-spesimen yang ditemukan di Bighorn. Spesies-spesies tersebut tentunya me-miliki nenek moyang dari zaman Paleosen.Namun, sejauh ini tidak ada fosil Paleosen yang bisa diteliti dan disebut sebagai primata atau kuda oleh para ahli paleontologi—dan, ujar Gingerich, penyebabnya bukan karena kurangnya penelitian.

Selama PETM pula, keanehan terjadi pada beberapa mamalia: Mereka mengerdil. Kuda-kuda di Bighorn menyusut hingga seukuran kucing Siam; begitu kandungan karbon di at-mosfer berkurang, hewan-hewan itu kembali mem-besar.Tidak jelas apakah suhu yang panas atau kandungan CO2 yang menyusutkan mereka. Namun, pelajaran yang bisa diambil, ujar Gingerich, adalah fauna bisa berevolusi dengan cepat dalam lingkungan yang sedang berubah. Alasan utamanya meneliti Bighorn empat dekade silam adalah untuk mengetahui asal muasal kuda dan primata. Kini dia berpikir bahwa mereka dan artiodactyl berasal dari PETM—bahwa ketiga ordo mamalia modern ter-sebut memperoleh karakteristik unik mereka pada masa itu, dalam ledakan evolusi yang di-dorong oleh ledakan karbon ke atmosfer.

Setelah 56 juta tahun, primata, yang ketika itu berukuran sebesar tikus atau kelinci, memegang kendali. Mereka berhasil menjinakkan ke-turun-an-keturunan PETM lainnya—kuda, sapi, babi, domba—dan membawa mereka ke seluruh wilayah Bumi. Mereka telah beranjak dari pola hidup berbasis pertanian ke pola hi-dup lainnya yang, meskipun beraneka ragam, hampir semuanya didukung oleh bahan bakar fosil. Selagi saya dan Gingerich berkendara di sepanjang puncak Gigir Polecat, kami melihat pompa-pompa angguk berjungkat-jungkit per-lahan, menyedot minyak dari periode Kapur ke permukaan tanah, seperti yang mereka lakukan di seluruh Bighorn. Di sebelah timur, di Basin Powder, sekop-sekop raksasa menggali batu bara dari masa Paleosen.

Penggunaan bahan bakar fosil telah me-lepas-kan lebih dari 300 miliar ton karbon sejak abad ke-18—jumlah itu mungkin kurang dari sepersepuluh dari persediaan yang tersimpan di dalam tanah atau jumlah yang dilepaskan saat PETM. Episode tersebut tidak memberi tahu kita tentang apa yang akan terjadi jika kita memilih untuk mem-bakar sisa bahan bakar yang ada. Puluhan juta tahun dari sekarang, apa pun yang terjadi pada umat manusia, seluruh pola kehidupan di Bumi mungkin akan berubah total—hanya karena cara hidup kita selama beberapa abad. (National Geographic)

Konsumsi ikan kurangi potensi stroke

Banyak Konsumsi Ikan Menurunkan Risiko Stroke
Penelitian-penelitian terbaru menemukan, orang yang makan ikan beberapa kali dalam seminggu lebih berkurang berisiko terkena serangan stroke.

Kesimpulan ini berdasarkan lima belas studi yang telah dilakukan di beberapa negara; Amerika Serikat, Eropa, Jepang, dan China. Penelitian yang mengukur frekuensi penduduk di negara-negara tersebut dalam hal konsumsi ikan sebagai makanan sehari-hari ini memperoleh hasil berupa data dari sekitar 400.000 orang dalam rentang umur 30 hingga 103 tahun.

Berdasarkan tiap-tiap studi itu diketahui pula, bahwa kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan kemungkinan besar dapat mengurangi risiko stroke, karena dampak positifnya terhadap tekanan darah dan kolesterol.

Susanna Larsson dan Nicola Orsini dari Sweden Karolinska Institute, dua di antara peneliti dalam studi, menyatakan orang yang banyak makan ikan memiliki tingkat risiko 12 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang sedikit.

Ikan salmon dan haring adalah contoh ikan yang tinggi akan kandungan omega-3. “Ada bukti kalau penyajian atau konsumsi ikan 2-3 kali seminggu sudah cukup untuk mendapatkan manfaat nutrisi itu,” ujar peneliti lain, Dariush Mozaffarian dari Harvard School of Public Health.

Selain omega-3, vitamin D, unsur selenium (Se), serta protein tertentu di dalam ikan juga punya efek positif bagi pencegahan stroke. Meski menurut Mozaffarian, belum ada jaminan kalau seseorang pasti terhindar dari serangan stroke dengan mengonsumsi ikan.

Sumber: Reuters Health

Terapi ikan memicu penularan HIV

Terapi ikan yang selama ini dinilai mampu melancarkan peredaran darah dan juga menyembuhkan berbagai penyakit ternyata malah punya potensi menyebarkan virus hepatitis dan HIV.

Inilah pendapat beberapa ilmuan Inggris atau The Health Protection Agency (HPA) seperti yang dikutip dari The Straits Times, Rabu (19/10).  Dalam penelitiannya, ditemukan bahwa terapi ikan justru memperlemah sistem kekebalan tubuh dari rentan risiko penularan infeksi virus.

Penemuan ini diperoleh dari tangki air yang berisi air untuk menaruh ikan – ikan memiliki banyak mikroorganisme. Selain itu, HPA juga menemukan bahwa infeksi biasanya disalurkan dalam berbagai cara, di antaranya kontaminasi dari air yang kotor atau dari manusia ke manusia yang berbagi sama kolam.

Crop Circle?

Apa yang membuat crop circle?
Awal ditemukannya crop circle di dunia masih menjadi misteri. Tapi, para ahli crop circle menyebut selembar pamflet pada tahun 1678 merupakan bukti awal kasus pertama crop circle yang barhasil terekam.
Pamflet berjudul The Mowing Devil ini menceritakan seorang petani yang menolak membayar upah para buruhnya. Si petani malahan mengatakan lebih suka jika iblis yang menyiangi pertaniannya. Malam itu, lahan pertanian si petani terbakar. Pada pagi harinya, sawah si petani telah tersiangi secara tidak alamiah, membentuk suatu pola.
Beberapa pendapat berkembang tentang penyebab munculnya pola ini, mulai dari faktor cuaca berupa hujan, hewan, hingga UFO. Penyebab munculnya crop circle di Sleman, Yogyakarta, masih belum diketahui pasti. (National Geographic)
Beberapa perusahaan sengaja membuat crop circle untuk mempromosikan produknya. Ada juga suatu daerah yang sengaja dibuatkan Crop circle untuk mendorong pariwisata.
Crop circle juga seringkali dikaitkan dengan pendaratan makhluk asing atau UFO (Unidentified Flying Object). Kerumitan pola geometris menjadi salah satu pendorong spekulasi ini. Di banyak kasus yang dianggap berkaitan dengan UFO, saksi mata mengaku melihat penampakan asing berupa sinar atau mendengar suara gemuruh.
Fenomena di Sleman misalnya, warga setempat mengaku mendengar suara gemuruh pada dini hari, saat pola tersebut diduga terbentuk. Meskipun ada pula warga yang mengaku tidak mendengar apa-apa.

Ilmuan temukan pendeteksi jeruk busuk

Ilmuwan Buat Mesin Pendeteksi Jeruk Busuk
Mesin berteknologi visi buatan (artificial vision) dan sinar ultraviolet (UV) telah dikembangkan untuk membantu mendeteksi buah jeruk yang busuk. Pemeriksaan kualitas jeruk hasil panen ternyata lumayan rumit. Buah jeruk busuk terkadang tidak bisa dilihat langsung dengan mata telanjang.

Proses dilakukan melalui penyinaran buah dengan sinar UV. Minyak esensial yang keluar dari kulit jeruk  yang busuk akan bereaksi dengan sinar UV, dan menyebabkan area yang busuk mengalami fluoresensi atau berpendar. Namun biarpun besar kemungkinan bahwa jeruk yang berpendar berarti busuk, ada kalanya tidak demikian. Oleh sebab itulah  pemeriksaan manual di ruang gelap terkadang diperlukan.

Masalahnya adalah, sinar UV dapat merusak mata dan kulit, sehingga para pekerja diharuskan menggunakan pakaian dan  kaca mata khusus. Mereka juga sebaiknya tidak terlalu lama berada di ruang gelap.

Risiko tersebut kemudian coba ditekan dengan mempercayakan pemeriksaan kualitas jeruk kepada mesin, yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Valencian Institute of Agrarian Research di Spanyol.

“Sistem kami menangkap citra buah dari dalam bilik pemeriksaan yang diiluminasi hanya dengan cahaya hitam,” kata Jose Blasco, salah seorang peneliti. Ia menambahkan, jika buah terinfeksi, akan tampak titik pendar berupa lingkaran kecil di tengah kegelapan. Mesin kemudian menggunakan teknik penganalisa citra yang dipadukan dengan UV untuk memastikan hasil pemeriksaan.

Kebusukan pada buah hasil panen, ujar Jose, merupakan penyebab utama turunnya laba dalam industri buah segar. Itu sebabnya deteksi buah busuk harus dilakukan sedini mungkin dan memisahkannya dari buah-buah lain dengan segera.

Tim juga mengembangkan mesin lain yang serupa untuk mengklasifikasikan buah jeruk berdasarkan kualitas, warna dan tipe kerusakan yang tampak pada kulit. Semua bisa dilakukan dalam kecepatan 15 sampai 20 buah per detik. (Sumber: BBC)

Ditemukan hiu bermata satu

Hiu ‘cyclops’ atau hiu yang memiliki satu mata ditemukan pada musim panas yang lalu di California oleh seorang nelayan. Banyak pihak yang menganggap kehadiran hiu itu hanyalah kebohongan, namun pakar biologi dari Mexican Marine, Felipe Galvan Magnana, menyatakan bahwa penemuan hiu mata satu adalah benar.

Hiu albino bermata satu itu ditemukan di dalam perut dusky sharkbetina yang tertangkap oleh nelayan. Di dalam perut tersebut ada sepuluh anak hiu, sembilan lahir dengan normal, hanya satu yang mempunyai kejanggalan. “Ini merupakan hal yang sangat jarang terjadi. Sejauh yang saya tahu, kurang dari 50 kejadian di mana keabnormalan terjadi,” jelas Felipe.

Peneliti telah mengawetkan hiu tersebut dan menelitinya lebih jauh. Mereka menemukan bahwa mata tunggal terbuat dari jaringan optik fungsional dan ini tidak memungkinkan mereka untuk hidup di luar rahim.

Hiu bermata satu ini bukan satu-satunya janin hiu unik yang pernah diteliti oleh Felipe. Dia dan koleganya pernah menemukan embrio hiu berkepala dua di dalam dua hiu betina yang berbeda. Ada kemungkinan di mana embrio mulai terbagi menjadi kembar tapi gagal karena penuhnya rahim.

Selain hiu bermata satu, peneliti di berbagai belahan dunia diperkirakan juga menemukan hewan-hewan misterius, seperti hewan legendaris kraken dan Bigfoot versi asia, yeti. Akan tetapi penemuan-penemuan ini belum mencapai konklusi dan masih dalam tahap analisis. (Sumber: Live Science)