Green Invaders (Tanaman Penjajah)

13867_2_470x300

Green Invaders (Penjajah Hijau) sekarang mengambil alih kehidupan di Amerika. Tidak, tidak sperti penjajah dari luar angkasa. Mereka adalah penjajah Tanaman. Mungkin mereka tidak berbahaya bagi manusia, namun sangat merusak jaring atau siklus makanan.

Mereka sendiri adalah tanaman yang dibawa dari daerah lain untuk penghias perkarangan rumah. Sejak orang orang mulai berdatangan di pantai Amerika, mereka membawa pohon, bunga, dan sayuran dari tempat lain.

Sekarang ada begitu banyak tanaman tersebut, mereka menyingkirkan tanaman asli yang telah tinggal di sini sebelum datangnya manusia.

Dan itu masalahnya, kata Dr Doug Tallamy. Dia adalah seorang entomolog (ahli serangga) di University of Delaware. Ia menjelaskan bahawa banyak larva serangga yang hidup dengan makanan tertentu.

Ulat kupu-kupu Monarch (gambar), misalnya, hanya menyantapo daun milkweed. Jika orang menebang milkweed dan menggantinya dengan tanaman lain, kupu-kupu tidak akan memiliki sumber makanan yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup.

Tapi masalahnya tidak berhenti di situ, ulat ulat ini akan pergi tepat di seberang jaring makanan. Ketika serangga tidak bisa mendapatkan tanaman yang tepat untuk makan dan mereka mati, maka burung tidak memiliki cukup serangga untuk makanan mereka. Tallamy menunjukkan bahwa hampir semua burung yang bermigrasi tergantung pada serangga untuk memberi makan anak-anak mereka.

“Kita tidak bisa membiarkan tanaman dan hewan di sekitar kita hilang,” kata Tallamy. “Cara untuk menjaga mereka adalah dengan memberi mereka makanan untuk dimakan. Tetapi ketika kita menanam tanaman non-pribumi, kita secara tidak langsung merusak jaring makanan, karena dengan begitu kita tidak memiliki serangga bagi burung butuhkan untuk hidup.”

Tanaman sedikit, artinya serangga juga berkurang, dan populasi burnung akan terancam. Dan itu buruk bagi bumi, karena kita membutuhkan berbagai makhluk hidup untuk menjaga planet agar tetap sehat dan indah.

Kabar baiknya adalah, tukang kebun di mana-mana bekerja keras untuk melindungi tanaman asli dan menyingkirkan penjajah itu. Banyak pusat-pusat taman lokal menjual tanaman asli. “Cek di Google tanaman asli dan lokasi Anda, dan Anda dapat mengetahui tanaman benar-benar milik di mana Anda tinggal,” kata Tallamy.

Penanaman yang benar membuat perbedaan nyata, dan cepat. Dia menjelaskan penanaman milkweed di halaman kota kecil tentang ukuran ruang tamu satu musim semi. Di musim panas satu pohon milkweed berhasil membiakkan 50 kupu kupu baru.

Tallamy mendorong anak-anak untuk menanam tanaman asli. “Membuat burung datang itu sulit, dan lihatlah anda dapat melakukannya dengan memperbanyak keberadaan serangga” ia menyarankan. “Ini akan terjadi-serangga bergerak banyak, dan mereka akan menemukan tanaman yang Anda tanam di luar sana untuk mereka!”

Tip Hari Bumi:
Menanam tanaman asli atau pohon tahun ini!

Polusi Botol Plastik : Mengapa memilih air kemasan botol?

Setiap  enam botol minuman botol, hanya satu botol yang sampai ke tempat daur ulang

Foto oleh Justin Sullivan

Jika keluargamu seperti banyak keluarga di Amerika Serikat, membeli banyak belanjaan yang diantaranya banyak air minuman berbotol, atau selesai main bola lalu membeli minuman botol di lemari es.

Tapi tahukah kamu bahwa semua botol plastik menggunakan banyak bahan bakar fosil dan mencemari lingkungan kita?. Bahkan, Amerika membeli lebih banyak air kemasan botol daripada bangsa lain di dunia, sehingga membuat tambahan 29 miliar botol air per tahun. Dalam rangka untuk membuat semua botol-botol itu produsen menggunakan 17 juta barel minyak mentah. Itu cukup minyak untuk menjaga satu juta mobil selama dua belas bulan.

Bayangkan semua produksi minyak, seperempatnya untuk meproduksi botol?, berapa banyak minyak yang sudah kita habiskan?.

Jadi, mengapa harus membeli air kemasan botol daripada langsung minum dari dispenser dirumah? atau menyimpan botol tersebut untuk dipakai kemudian hari? Beberapa orang minum air kemasan karena mereka pikir itu lebih baik bagi mereka daripada air dari keran, tapi itu tidak benar. Di Amerika Serikat, pemerintah daerah pastikan air dari keran aman. Tapi tahukah anda bahwa Ada juga kekhawatiran bahwa bahan kimia dalam botol sendiri mungkin larut ke dalam air.

Orang yang suka kenyamanan air kemasan. Tapi mungkin jika mereka menyadari masalah itu menyebabkan, mereka akan mencoba minum dari gelas di rumah atau membawa air dalam wadah isi ulang, bukan plastik.

Botol plastik daur ulang dapat membantu bukan untuk menambah stok sampah, botol plastik bisa diubah menjadi barang-barang seperti karpet atau pakaian bulu yang nyaman.

Sayangnya, untuk setiap enam botol air yang kita gunakan, hanya satu yang sampai ke tempat daur ulang. Sisanya dikirim ke tempat pembuangan sampah. Atau, bahkan lebih buruk, botol botol itu dibuang sembarangan ke sungai, laut, tanah, atau di mana saja, padahal butuh jutaan tahun bagi botol tersebut untuk hancur.

Air itu sangat baik untuk kesehatan, dan tentunya dianjurkan. Tapi apakah kita bisa membuat perubahan dengan mengurangi penggunaan dan pembelian kemasan botol?

Dan ya, kita harus bisa. Ingat ini: Daur ulang satu botol plastik dapat menghemat energi yang cukup untuk menyalakan sebuah bola lampu 60 watt selama enam jam.

Sumber : http://kids.nationalgeographic.com/kids/stories/spacescience/water-bottle-pollution/
Tulisan Asli Oleh Catherine Clarke Fox
Judul Asli : Drinking Water: Bottled or From the Tap?
Diterjemahkan dengan sedikit perubahan

10 Kota Mati Yang Ditemukan

Di bawah ini beberapa kota yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan.

1.Kolmanskop


Kolmanskop adalah sebuah kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah. Dalam dua tahun terciptalah sebuah kota yang megah lengkap dengan segala prasarananya seperti kasino, sekolah, rumah sakit, juga dengan bangunan tempat tinggal yang eksklusif yang berdiri di lahan yang dulunya tandus dan merupakan padang pasir. Tetapi setelah perang dunia pertama, jual beli berlian menjadi terhenti, ini merupakan permulaan berakhirnya semuanya. Sepanjang tahun 1950 kota mulai ditinggalkan, pasir mulai meminta kembali apa yang menjadi miliknya. Papan metal yang kokoh roboh, kebun yang cantik dan jalanan yang rapi dikubur dibawah pasir, jendela dan pintu bergeretak pada setiap engselnya, kaca-kaca jendela terpecah membelalak seperti menunjukan kehancuran pada hamparan pasir yang menjulang. Quote: Sebuah kota mati baru telah dilahirkan, sampai saat ini masih nampak sepasang banguna yang berdiri, juga terdapat bangunan seperti sebuah teater masih dalam kondisi yang sangat baik, dan sisanya, rumah-rumah tersebut hancur digerus pasir dan menjadi deretan rumah-rumah hantu yang menakutkan.

2.Prypiat

Prypiat adalah sebuah kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang berharga, pakaian dan lain-lain semua seperti kebanyakan milik keluarga-keluarga pada umumnya.

Penduduk hanya boleh mengambil dokumen penting, buku dan pakaian yang tidak terkontaminasi oleh nuklir. Namun sejak abad 21, tidak lagi ada barang berharga yang tertinggal, bahkan tempat duduk dikamar kecilpun dibawa oleh para penjarah, banyak dari bangunan yang isinya dirampok dari tahun ke tahun. Bangunan yang tidak lagi terawat, dengan atap yang bocor, dan bagian dalam bangunan yang tergenang air di musim hujan, semakin membuat kota tersebut benar-benar menjadi kota mati. Kita bisa melihat pohon yang tumbuh di atap rumah, pohon yang tumbuh di dalam rumah. Para CoD 4 players pasti mengenali kota yg satu ini.

3.Sanz Hill


Disebelah Utara Taiwan, terdapat sebuah kampung yang futuristic, pada awalnya dibangun sebagai sebuah tempat peristirahatan yang mewah bagi kaum kaya. Bagaimanapun, setelah terjadi banyak kecelakaan yang fatal pada masa pembangunannya akhirnya proyek tersebut dihentikan. Setelah mengalami kesulitan dana dan kesulitan para pekerja yang mau mengerjakan proyek tersebut akhirnya pembangunan resort tersebut benar-benar dihentikan ditengah jalan. Desas-desus kemudian bermunculan, banyak yang bilang kawasan kampung tersebut menjadi tempat tinggal para hantu, dari mereka yang sudah meninggal.

4.Craco

Craco terletak didaerah Basilicata dan provinsi Matera sekitar 25 mil dari teluk Taranto. Kota pertengahan ini mempunyai area yang khas dengan dipenuhi bukit yang berombak-ombak dan hamparan pertanian gandum serta tanaman pertanian lainnya. Ditahun 1060 ketika kepemilikan lahan Craco dimiliki oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Hubungan yang berjalan lama dengan gereja membawa pengaruh yang banyak kepada seluruh penduduk. Di tahun 1891 populasi penduduk Craco lebih dari 2000 orang, waktu itu mereka banyak dilanda permasalahan social dan kemiskinan yang banyak membuat mereka putus asa, antara tahun 1892 dan 1922 sekitar 1300 orang pindah ke Amerika Utara. Kondisi pertanian yang buruk ditambah dengan bencana alam gempa bumi, tanah longsor serta peperangan inilah yang menyebabkan mereka bermigrasi massal.

Antara tahun 1959 dan 1972 Craco kembali diguncang gempa dan tanah longsor. Di tahun 1963 sisa penduduk sekitar 1300 orang akhirnya dipindahkan ke suatu lembah dekat Craco Peschiera, dan sampai sekarang Craco yang asli masih tertinggal dalam keadaan hancur dan menyisakan kebusukan sisa-sisa peninggalan penduduknya.

5.Oradour Sul Glane


Perkampungan kecil Oradour Sul Glane di Perancis menunjukan sebuah kondisi keadaan yang sangat mengerikan. Selama perang dunia ke II, 642 penduduk dibantai oleh tentara Jerman sebagai bentuk pembalasan atas terhadap perlakuan Perancis waktu itu. Jerman yang waktu itu sebenarnya berniat menyerang daerah di dekat Oradour Sul Glane tapi akhirnya mereka menyerang perkampungan kecil tersebut pada tanggal 10 Juni 1944. menurut kesaksian orang-orang yang selamat, penduduk laki-laki dimasukan kedalam sebuah gudang dan tentara jerman menembaki kaki mereka sehingga akhirnya mereka mati secara pelan-pelan. Wanita dan anak-anak yang dimasukan ke dalam gereja, akhirnya semua mati tertembak ketika mereka berusaha keluar dari dalam gereja. Kampung tersebut benar-benar dihancurkan tentara Jerman waktu itu. Dan sampai saat ini reruntuhan kampung tersebut masih berdiri dan menjadi saksi betapa kejamnya peristiwa yang terjadi saat itu.

6. GunkanJima

Pulau ini adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Nagasaki Daerah Administratsi Jepang, sekitar 15 kilometer dari Nagasaki. Pulau ini juga dikenal sebagai “Gunkan Jima” atau pulau kapal perang. Pada tahun 1890 ketika suatu perusahaan (Mitsubishi) membeli pulau tersebut dan memulai proyek untuk mendapatkan batubara dari dasar laut di sekitar pulau tersebut. Di tahun 1916 mereka membangun beton besar yang pertama di pulau tersebut, sebuah blok apartemen dibangun untuk para pekerja dan juga berfungsi untuk melindungi mereka dari angin topan.

Pada tahun 1959, populasi penduduk pulau tersebut membengkak, kepadatan penduduk waktu itu mencapai 835 orang per hektar untuk keseluruhan pulau (1.391 per hektar untuk daerah pusat pemukiman), sebuah populasi penduduk terpadat yang pernah terjadi di seluruh dunia. Ketika minyak tanah menggantikan batubara tahun 1960, tambang batu bara mulai ditutup, tidak terkecuali di Gunkan Jima, di tahun 1974 Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang tersebut, dan akhirnya mengosongkan pulau tersebut. Pada tahun 2003 pulau ini dimbil sebagai setting film “Battle Royal II” dan mengilhami sebuah game popular “Killer7″.

7. Kadykchan

Kadykchan merupakan salah satu kota kecil di Rusia yang hancur saat runtuhnya Uni Soviet. Penduduk terpaksa berjuang untuk mendapatkan akses untuk memperoleh air, pelayanan kesehatan dan juga sekolah. Mereka harus keluar dari kota itu dalam jangka waktu 2 minggu, untuk menempati kota lain dan menempati rumah baru. Kota dengan penduduk sekitar 12.000 orang yang rata-rata sebagai penambang timah ini dikosongkan. Mereka meninggalkan rumah mereka dengan segala perabotannya. Jadi anda dapat menemukan mainan, buku, pakaian dan berbagai barang didalam kota yang kosong.

8. Kowloon


Kota besar Kowloon yang terletak di luar Hongkong, China. Dulunya diduduki oleh Jepang selama perang dunia II, yang kemudian diambil alih oleh penduduk liar setelah Jepang menyerah. Pemerintahan Inggris ingin China bertanggung jawab terhadap kota ini, karena kota tersebut menjadi kota yang tidak beraturan dan tidak taat pada hukum pemerintah. Populasi tidak terkendali, penduduk membangun koridor lybirint yang setinggi jalan yang penuh tersumbat oleh sampah, bangunan yang sangat tinggi sehingga membuat cahaya matahari tidak bisa menyinari. Seluruh kota disinari dengan neon. Kota tersebut penuh dengan rumah pelacuran, kasino, rumah madat dan obat bius dan kokain, banyak terdapat makanan-makanan dari daging anjing dan juga terdapat pabrik-pabrik rahasia yang tidak terganggu oleh otoritas.Keadaan ini akhirnya berakhir ketika di tahun 1993, diambil keputusan oleh pemerintah Inggris dan otoritas China untuk menghentikan semua itu.

9. Varosha

Varosha adalah sebuah daerah yang tidak diakui oleh republic Cyprus Utara. Sebelum tahun 1974 Turki menginvasi Cyprus, daerah ini merupakan daerah wisata modern di kota Famagusta. Pada tiga dekade terakhir, kota ini ditinggalkan dan menjadi kota mati. Di tahun 1970-an, kota ini menjadi kota tujuan wisata utama di Cyprus. Untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para wisatawan, kota ini membangun berbagai bangunan mewah dan hotel. Ketika tentara Turki menguasai daerah tersebut, mereka menjaga dan memagari daerah tersebut, tidak boleh ada yang keluar masuk kota tersebut tanpa seijin dari tentara Turki dan tentara PBB. Rencana untuk kembali mengembalikan Varosha ke tangan kendali Yunani, namun rencana tersebut tidak pernah terwujud. Hampir selama 34 tahun kota tersebut dibiarkan dan tidak ada perbaikan. Perlahan bangunan-bangunan tersebut hancur, metal mulai berkarat, jedela pecah, dan akar-akar tumbuhan menembus dinding dan trotoar. Kura-kura bersarang di pantai yang ditinggalkan. Di tahun 2010 Pemerintahan Turki bermaksud untuk membuka kembali Varosha untuk para turis dan kota kembali bisa didiami dan akan menjadi salah satu kota yang paling berpengaruh di uatara pulau.

10. Agdam


Kota besar Agdam di Azerbaijan adalah salah satu kota besar yang populasi penduduknya mencapai 150.000 orang. Namun kemudian hilang setelah pada tahun 1993 sepanjang perang Nagorno Karabakh. Walaupun kota ini tidak secara langsung menjadi basis peperangan, namun kota ini tetap mendapatkan efek dari perang tersebut, dengan menjadi korban dari sikap para Armenians yang merusak kota tersebut. Bangunan-bangunan dirusak dan akhirnya ditinggalkan penghuninya, hanya menyisakan masjid-masjid yang masih utuh berdiri. Penduduk Agdam sendiri sudah berpindah ke area lain, seperti ke Iran.

Fenomena alam yang luar biasa

Beberapa fenomena alam berikut ini menimbulkan bencana bagi umat manusia, namun terlihat indah dan menakjubkan. Terkecuali tentunya tiang cahaya dan migrasi kupu-kupu monarch yang memberi visual nan indah untuk disaksikan. Langsung saja kita lihat bersama, ya

1. Migrasi kupu-kupu Monarch

Migrasi massal kupu-kupu  Monarch (Danaus  plexippus) terjadi saat musim dingin meliputi sebagian besar Amerika Utara menuju daerah selatan. Warna kupu-kupu oranye dan hitam terlihat indah ketika memenuhi langit biru.

2. Tiang Cahaya

Tiang cahaya terjadi saat cuaca  sangat dingin ketika kristal es tergantung di atmosfer, maka fenomena alam ini terlihat di langit malam. Semakin tinggi kristal es, semakin tinggi pula tiang cahaya itu terlihat.

3. Maelstorm

Maelstorm adalah pusaran air yang sangat kuat di tengah laut. Pusaran air yang  terjadi di Skotlandia dan dapat terdengar hingga bermil-mil jauhnya, walaupun nyatanya maelstorm bisa saja terjadi di mana pun.

4. Badai pasir

Badai pasir terjadi ketika angin kencang  mengangkat  partikel tanah dan pasir ke atmosfer sehingga membentuk badai. Setiap empat puluh juta tahun ton debu  dibawa dari Sahara ke  cekungan Amazon.

5. Pusaran api

Yang satu ini mengerikan, namun tetap terlihat indah. Yaitu pusaran api yang terjadi saat tornado. Pusaran api terjadi ketika panas dari api mendorong udara di atasnya sedemikian rupa untuk membentuk pusaran dengan udara dingin di luar. Jika pusaran ini memperoleh pusaran vertikal  maka api akan terhisap ke atas membentuk pusaran api.

Pusaran api yang terjadi di Tokyo tahun 1923 membakar semua bangunan di sana yang kebanyakan terbuat dari kayu, sehingga memakan korban 38.000 orang hangus terbakar.

Pemanfaat SDA Kelautan di Indonesia belum Optimal

Meski Indonesia merupakan negara kepulauan, sumber daya hayati laut sampai saat ini belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal jika saja optimalisasi dilakukan, bisa terlihat jika alternatif pangan di laut Indonesia sangatlah melimpah.

Sebagai contoh, perairan kawasan barat Indonesia yang memiliki rata-rata kedalaman 75 meter, didominasi sumber daya perikanan pelagis kecil. Sedangkan di kawasan timur Indonesia yang memiliki kedalaman hingga lebih dari 4.000 meter, melimpah dengan pelagis besar macam ikan tuna dan cakalang. Kekayaan sumber daya ini memiliki peran penting dalam pemenuhan protein hewani dari sektor kelautan.

Namun, alternatif pangan ini memiliki kendala di beberapa hal. Termasuk dalam pola pikir masyarakat Indonesia yang lebih memilih karbohidrat dalam padi dan umbi-umbian. Padahal pangan dari laut sangat kaya dengan sumber protein yang juga dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Hal ini dikemukakan dalam Rapat Koordinasi Nasional The Census of Marine Life (CoML) Indonesia ‘Keanekaragaman Hayati Laut untuk Ketahanan Pangan.’ Berlangsung di Gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, Rakornas ini diisi pembicara kunci seperti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan di era Presiden Megawati, Rokhmin Dahuri.

CoML merupakan riset global pendataan kehidupan laut pertama di dunia yang melibatkan ilmuwan dari seluruh dunia. Program ini sudah berlangsung selama satu dekade, mulai dari tahun 2000 hingga 2010. Mereka berupaya membedah arsip untuk mengkaji kondisi keragaman, kelimpahan komunitas, serta populai pada masa lalu, dan memotret parameter untuk masa kini.

“Dalam Census of Marine Life, kita tidak cuma mengidentifikasi dan memetakan biota laut. Tapi juga potensi apa yang dimilikinya, ” ujar Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Iskandar Zulkarnain, Rabu (25/1).

“Persoalannya tidak berhenti dengan mengidentifikasi, tapi bagaimana bisa diperkenalkan kepada masyarakat, meyakinkan mereka bahwa ini adalah sumber pangan. Jadi, tantangannya tidak hanya secara teknis tapi juga secara budaya dan sosial.”

Ditambahkan oleh Kepala Pusat Penelitian Oceanografi LIPI Zainal Airifin jika sudah ada tiga biota laut yang dikembangkan jadi sumber pangan. Antara lain abalon (siput mata tujuh), teripang, dan rumput laut.

“Abalon sebenarnya makanan yang cukup mewah tapi kurang dimanfaatkan, tapi sudah kami kembangkan di Unit Pelayanan Teknis di Mataram (Nusa Tenggara Barat),” ujar Zainal.

Sedangkan teripang, lanjut Zainal, sudah dimanfaatkan sejak abad ke 18 tapi kurang banyak yang tahu.”Padahal negara yang tak punya banyak laut seperti Malaysia, sudah memanfaatkan teripang sebagai makanan sehat. Dan untuk rumput laut juga sudah mulai dikembangkan di Unit Pelayanan Teknis di Tual (Maluku).” kata Zainal lagi.
National Geographic

Sertifikasi kayu untuk pengolahan hutan

Indonesia diperkirakan kehilangan 1,8 juta hektar hutan pertahun dan bertanggung jawab atas sekitar 14 persen hilangnya hutan global. Hanya dua persen hutan Indonesia yang mempunyai sertifikat Forest Stewardship Council (FSC). Kurang berkembangnya sertifikasi ini kebanyakan oleh minimnya tenaga ahli, keahlian, dan jaringan pasar.

Namun, hari ini sebanyak sepuluh pemilik konsesi hutan dengan luas area lebih dari 500.000 hektar di Kalimantan bergabung dengan The Borneo Initiative (TBI) dan berkomitmen untuk memperoleh sertifikat FSC. Tujuannya adalah memperkecil terjadinya transaksi kayu hasil penebangan gelap yang beredar di pasar internasional.

Selain itu, sertifikasi juga menjamin status legalitas kayu di pasaran. Sertifikasi kayu ini menjadi prasyarat untuk produk ekspor, salah satunya karena terkait dengan isu pelestarian lingkungan.

Bergabungnya sepuluh perusahaan tersebut menambah jumlah anggota TBI menjadi 27 perusahaan sejak pendiriannya pada 2010, dan menggenapkan total konsesi hutan yang dalam proses mendapatkan sertifikasi FSC menjadi total seluas tiga juta hektar.

“Inisiatif ini merupakan langkah maju dan sangat sejalan dengan komitmen Pemerintah RI terhadap konservasi dan pengelolaan hutan yang lestari, khususnya dengan ditetapkannya 45 persen wilayah pulau Kalimantan sebagai paru-paru dunia.” ujar Iman Santosa, Dirjen Bina Usaha Kehutanan di Kementerian Kehutanan RI, dalam acara Penandatanganan Keanggotaan The Borneo Intiative, di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (25/1).

TBI sendiri adalah yayasan yang bekerja sama dengan WWF-Indonesia dan memiliki misi mencegah hilangnya hutan tropis yang disebabkan oleh penebangan hutan dan eksploitasi di Kalimantan. Lewat program Heart of Borneo, konservasi dan pembangunan berkelanjutan juga dilakukan di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan dan juga mencakup sebagian wilayah Brunei Darussalam.

Hanya setahun setelah TBI beroperasi, tiga hutan konsesi memperoleh sertifikat FSC, dengan cakupan wilayah kelola sebesar 429.460 hektar hutan alam. Tiga konsesi bersertifikat FSC ini adalah PT. Suka Jaya Makmur (171,340 Ha), PT. Narkata Rimba (41.540 Ha) dan PT Sarpatim (216.550 Ha)

Hans Widjayanto selaku President Director PT. Sarpatim mengatakan, “Sertifikasi FSC sangat logis bagi bisnis, dengan diperolehnya sertifikat FSC kami dapat membangun ikatan yang lebih kuat dengan konsumen untuk menghadapi persaingan harga.”

Menurut Hans, komitmen dari pimpinan yang bagus, kebijakan yang terkontrol—baik di pusat maupun daerah, dan perusahaan yang sehat secara finansial merupakan kunci untuk perusahaannya mendapatkan sertifikat FSC.

“Jalan yang kami lalui sampai mendapatkan sertifikat ini cukup panjang. Banyak hambatan-hambatan yang terjadi di lapangan, misalnya masalah sosial. Namun, dengan adanya sertifikat FSC kami semakin terdorong untuk mendukung pengelolaan hutan yang lebih baik”, kata Hans. (Oleh: Yunitta Leshinta)
National Geographic Indonesia

INDONESIA : Buang sampah dapat hadiah

rose
Sampah bukan lagi masalah baru yang dihadapi masyarakat Indonesia, khusunya Jakarta. Membuang sampah tidak pada tempatnya seperti sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan.

Cara pencegahan teranyar yang dilakukan Pemerintah adalah dengan pemberian hukuman penjara. Namun, itu pun tak membuat volume sampah Jakarta berkurang. Di tahun 2011, tercatat warga Jakarta mengirim 5.500 ton sampah per harinya ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Bantargebang, Bekasi.

Melihat cara ini tidak efektif, perusahaan Danone Aqua bekerjasama dengan Indonesia Business Links (IBL), mendatangkan mesin penghancur sampah yang disebut dengan Reverse Vending Machine (RVM). Mesin ini mampu mencacah sampah botol plastik dan kaleng menjadi biji-biji plastik dan kaleng.

Didatangkan langsung dari Korea Selatan, mesin ini bertujuan memberi edukasi pada masyarakat Indonesia tentang pembuangan sampah yang dikemas dalam program Gemar Membuang Sampah (Gemas). Namun, mesin ini baru ada satu di Indonesia dan hanya dibawa berkunjung ke beberapa tempat.

“Mesin ini sederhana, jika orang membuang sampah akan keluar voucher yang bisa ditukar dengan hadiah,” kata Yanti Triwadiantini, Executive Director IBL di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (26/1).

“Kita mengambil pendekatan yang terbalik, biasanya orang membuang sampah sembarangan akan dihukum, tapi sepertinya sistem itu ngga mempan. Kita coba dibalik, orang buang sampah kita kasih reward (hadiah).”

Voucher ini nantinya bisa ditukarkan dengan berbagai hal, tergantung di mana lokasi mesin RVM ini tengah berkunjung. Sebagai contoh, RVM yang kini tengah dipertunjukkan di Monas bisa mengeluarkan voucher yang bisa ditukar dengan tiket masuk ke puncak Monas.

“Monas merupakan simbolnya Jakarta, simbolnya Indonesia. Tempat orang melihat Jakarta maka akan dilihat Monas. Banyak orang yang kurang peduli sampah di Jakarta, maka kita tempatkan mesin RVM pertama di sini sebagai bentuk edukasi perilaku membuang sampah,” kata Nugroho Agung Prasetyo sebagai External Communication Manager Danone Aqua.

RVM bukan mesin asing untuk negara-negara di luar Indonesia. Di Eropa, mesin ini sudah digunakan selama hampir empat dekade dan biasanya diletakkan di pasar yang menjual minuman botol. Warga yang membuang sampah botol/kaleng ke mesin ini akan mendapat voucher yang bisa digunakan membeli barang kebutuhan di pasar swalayan.

Harga satuan mesin ini pun cukup mahal sekitar Rp100 juta-an. Maka itu jika ada perusahaan di Indonesia yang ingin mengunakan RVM ini disarankan untuk menyewa saja. “Mesin ini mungkin belum menjawab masalah sampah di Indonesia, tapi setidaknya memberi awareness soal edukasi pembuangan sampah. Bahwa sampah ini bisa dijadikan bahan daur ulang,” ujar Nugroho lagi.

Ribuan Ikan Mati dan Hilang Begitu Saja di Pantai Utara Norwegia

<href= img src=http://www.jurnas.com/fototmp/detail/37908-49560-0-3056-7cc872197aa2ffd5bd1399069e775576.jpg
MENJELANG akhir tahun 2011, tepatnya pada 30 Desember, warga yang bermukim di sekitar pantai Kvanes, bagian Tromose, Norwegia Utara, dikejutkan dengan matinya ribuan ikan dan terhampar di sepanjang pantai tersebut. Namun yang masih menjadi misteri, keesokan harinya, 31/12, semua ikan yang sudah kering itu hilang bagai ditelan bumi.

Dilaporkan, saat menemukan ribuan ikan yang mati tersebut, warga panik, lalu mulai berpikir untuk membersihkannya. Mereka khawatir, jika ikan tersebut membusuk, akan sangat mengganggu kesehatan. Namun, esok harinya, saat warga meninjau ke pantai, 20 ton ikan itu hilang.

Peneliti Institut Norwegia, Jens Kristen Hols, mengatakan, banyak kemungkinan yang menyebabkan ikan itu mati dan terhampar di pantai. Secara ilmiah, ia mengungkapkan bisa saja ikan tersebut dihempaskan badai. Kemudian hilang karena di seret arus laut yang deras.

Jens mengingatkan, malam Natal lalu, badai menghampiri laut di pesisir Lingkaran Arktik. Badai tersebut sangat mungkin memabukkan ikan dan menghempaskannya ke pantai Kvanes, bagian Tromose.

AP

Penulis: Abu Sahma Pane
Sumber : Jurnal Nasional

IBUKOTA : Waspada angin puting beliung

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), meminta masyarakat Ibu Kota Jakarta mewaspadai fenomena hujan deras diikuti angin kencang seperti yang terjadi Kamis (5/1) siang tadi. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, fenomena cuaca yang berlangsung di kawasan Ibu Kota Jakarta itu merupakan wujud dari puting beliung.

”Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 60-90 Km/jam yang berlangsung 5-30 menit akibat adanya perbedaan tekanan sangat besar dalam area skala sangat lokal yang terjadi di bawah atau di sekitar awan Cumulonimbus (Cb),” ujar Sutopo dalam keterangan yang diterima Jurnal Nasional.

Sutopo menjelaskan, proses terjadinya puting beliung terkait erat dengan fase tumbuh awan Cb. Saat ini puting beliung sangat marak di Indonesia.

Lebih jauh ia menjelaskan, bencana puting beliung juga menunjukkan trend meningkat setiap tahunya. Dalam 10 tahun terakhir yaitu dari 2002-2011 terjadi 1.564 kejadian puting beliung atau 14% dari total kejadian bencana di Indonesia.Untuk itu terang Sutopo, adaptasi terhadap ancaman puting beliung diperlukan.

”Antara tahun 2002-2011 terjadi kenaikan 28 kali lipat kejadian puting beliung. Jika tahun 2002 kejadian hanya 14 kali. Pada tahun 2006 terjadi 84 kejadian. Tahun 2010 ada 402. Tahun 2011 ada 285 kejadian dengan korban meninggal 21 orang, mengungsi 9.081 orang, 13.684 rumah rusak,” katanya.

Penulis: Aria Triyudha
Sumber : Jurnal Nasional

Bencana 2012

Tahun 2012 ini Bumi bukan saja terancam banjir besar di Jakarta. Melainkan juga ancaman suhu panas yang dilaporkan masuk dalam 10 suhu tertinggi sejak tahun 1850.

Dilaporkan Badan Nasional Cuaca Inggris, Met Office, jika suhu temperatur global akan naik setengah derajat Celcius dari rata-rata sebelumnya 14 derajat dari kurun waktu 1961-1990. Sebelumnya di tahun 2011, suhu Bumi juga naik 0,36 derajat Celcius di atas kurun waktu yang sama.

“2012 diperkirakan akan lebih hangat 0,48 derajat dibanding suhu rata-rata global 14,0 derajat di jangka waktu panjang (1961-1990). Diprediksi rentang suhunya antara 0,34 sampai 0,62 derajat,” ujar pernyataan Met Office dilansir Alert News, Rabu (4/1).

Ditambahkan Kepala Prakiraan Bulanan hingga Dekade Met Office, Adam Scaife, jika fenomena cuaca La Nina juga akan kembali terjadi di tahun 2012. “Meski (La Nina) itu tidak sekuat tahun lalu, diperkirakan masih akan mempengaruhi temperatur. Dan kami prediksi 2012 akan sedikit lebih hangat tapi tidak sepanas tahun 2010,” kata Scaife.

Met Office juga mengklaim jika angka prediksi mereka nyaris sama dengan yang dikeluarkan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO). Di mana WMO memperkirakan akan terjadi peningkatan suhu 0,41 derajat di atas normal.

WMO juga mencatat jika 2010 merupakan tahun terhangat. Perlu dilihat juga jika 12 tahun terhangat di Bumi terjadi antara tahun 1998 hingga 2011. Semua angka ini bisa disimpulkan WMO setelah mengambil data dari tiga sumber, yakni Met Office di Inggris, Data Center Iklim Nasional Amerika Serikat, dan Studi Ruang Angkasa Institut Goddard milik NASA. (Sumber: Alert Net. Met Office)

Global warming semakin mengancam

Sebenarnya, seberapa sadar kita terhadap masalah ancaman pemanasan global? Seberapa parahkah ancaman pemanasan ini sebenarnya? Masalah ini barangkali sudah dibahas dalam berbagai penelitian. Namun, sayangnya, sosialisasi tentang dampak perubahan iklim yang bisa menaikkan suhu bumi, belum mampu menyadarkan kita semua. Padahal, ancamannya jelas di depan mata. Banjir di Jakarta, salah satunya adalah karena garis batas permukaan air laut selalu naik. Tentu, bertahun-tahun mendatang, jika hal ini dibiarkan, Jakarta bisa benar-benar tenggelam.

Hal ini jugalah yang ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Ban Ki-moon. Ia menanggapi temuan laporan terbaru soal iklim yang dirilis Panel Antarpemerintah mengenai Perubahan Iklim (IPCC) di Valencia, Spanyol. Apalagi, ia mengatakan bahwa dirinya menyaksikan sendiri dampak nyata perubahan iklim saat berkunjung ke Antartika dan Amazon. “Bukti yang saya lihat benar-benar sangat menakutkan, seperti dalam fiksi ilmiah, namun nyata,” tegas Ban Ki-moon.

Karena pemandangan itulah, ia mengajak semua negara, untuk mulai menyadari bahwa dampak perubahan iklim mempengaruhi kita semua dan akibatnya menjadi sangat serius dan begitu luas. “Hanya aksi global yang segera saja yang bisa mengatasinya,” sebutnya.

IPCC beberapa waktu lalu memang telah mempublikasikan laporan hasil perpaduan dari ratusan karya para pakar yang meneliti ribuan bukti. Jadi, bisa dikatakan, bahwa apa yang diungkap IPCC itu memang sangat valid. Dan, hasilnya sungguh mengerikan. Yakni, iklim selalu bertambah panas, bahkan hingga 90 persen, dan semua itu disebabkan oleh manusia.

Maka, jika kesadaran dunia akan hal ini belum maksimal, ancaman tersebut akan semakin serius. Akan makin banyak bencana kekeringan di satu sisi, dan bencana banjir di sisi lain. Yang mengerikan, sepertiga spesies dunia diperkirakan akan punah. Perubahan ini, sayangnya – jika sudah terjadi – tidak bisa diperbaiki. Tentu, kita tidak ingin semua ini menjadi penyesalan yang datang terlambat bukan? Jadi, marilah mulai kita perbaiki kepedulian akan iklim dan alam sekitar hari ini juga. Setujukah Anda?

Menjadi admin/author Melacak Alam yuk !

MelacakAlam.wordpress.com adalah salah satu blog yang secara khusus membahas tentang Alam, yang meliputi Dunia Tumbuhan, Dunia Hewan, Lingkungan Hidup, kesehatan dan Fenomena Alam. Melacak Alam didirikan oleh Maulyadi Salasanto pada Oktober 2011. Salah satu yang menginspirasi saya memberi nama Melacak Alam ialah dari salah satu buku kesukaan saya di masa kecil, yaitu buku Melacak Alam karya Hans Jurgen Press, penerbitnya adalah Angkasa. Tujuan utama blog ini ialah untuk mengenalkan pembaca semua tentang betapa hebatnya alam kita, betapa uniknya mereka jika dijaga dengan baik. Selaku manusia, saya masih memiliki banyak kekurangan, begitu juga dengan blog ini. Oleh karena itu, untuk saya membuka ruang bagi pembaca yang berminat untuk menyebarluaskan pengetahuannya tentang alam dengan cara menjadi admin atau penulis blog saya ini, dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Bisa mengakses WordPress.com
2. Memiliki cukup waktu luang
3. Disiplin dan bertanggung jawab
Adapun syarat syarat yang harus dipenuhi adalah menulis biodata di bawah ini
Nama Lengkap :
Alamat Email Facebook (jika ada):
Tempat, Tanggal lahir :
Tinggal di :
E-mail (yang masih bisa digunakan)* :
No. Hp :
Misi :
Contoh tulisan tentang alam karya sendiri atau dengan gaya bahasa sendiri :
Ket : *Email yang akan digunakan untuk log in ke wordpress.com.
Pendaftaran dapat dikirim ke alamat Email : Yoon_jihoo@ovi.com, atau dapat mengirim inbox ke alamat facebook saya : Maulyadi Peter Salasanto | maulyadi.flowers@gmail.com | http://facebook.com/temannarnia
Ada beberapa ketentuan yang harus di penuhi ketika sudah menjadi admin, yaitu sebagai berikut :

1. Tulisan harus Orisinil, dan jika mengkopi paste tulisan dari blog lain, WAJIB disertakan sumbernya secara lengkap.
2. Tulisan harus jelas dan bisa dimengerti. Terutama untuk tulisan yang diterjemahkan dengan translator, harus diperbaiki susunan kalimatnya dahulu.
3. Wajib menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, jangan menggunakan bahasa daerah yang belum dipahami oleh masyarakat luas.
4. Dalam satu bulan wajib mengepost tulisan, minimal 5 tulisan.
5. Tulisan yang bersifat hiburan dan humor yang tidak ada hubungannya dengan tema blog, WAJIB menulis kata BONUS sebelum judul. Contoh : [BONUS] Cerita Lucu – bla bla bla
6. Author yang tidak mengepost selama lebih dari 2 bulan diharapkan memberi keterangan dan alasan, yang dapat dikirimkan ke alamat facebook saya.
7. Author yang diterima berhak meninggalkan komentar di blog, menerima dan menghapus komentar.
8. Author yang memiliki facebook akan otomatis menjadi admin di fanpage Melacak Alam (melecakalam.wordpress.com)
9. Jika ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut, dapat menghubungi saya di alamat email saya yoon_jihoo@ovi.com atau langsung inbox ke alamat facebook saya

Wisata Alam Indonesia

1. Gunung Rinjani, NTB

Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.
rose

2. Pulau Komodo, NTT
rose
Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).

3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat
rose
Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya

4. Kawah Ijen, Jawa Timur
rose
Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.

5. Carstensz Pyramid, Papua
rose
Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania

6. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda
rose
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa

7. Gunung Bromo, Jawa Timur
rose
Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.

8. Gunung Kelimutu, NTT
rose
Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.

9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara
rose
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.

10. Danau Toba, Sumatra Utara
rose
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau volkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sumber : http://ngobrolaja.com/showthread.php?t=52815

Kerusakan Lingkungan di Indonesia

Indonesia, negara kita yang kaya, subur, makmur, adil dan sejahtera.
ayoo aayoo indonesia biasaa, he he h.
ehm ehm, Kita memang punya banyak kekayaan alam. kalo masih ingat pelajaran sejarah, pasti tahu kenapa Bangsa Eropa datang ke Indonesia. Yap, negara kita kaya akan rempah rempah. bukan hanya rempah rempah, lho, lihatlah laut kita. Setap hari Nelayan memancing ikan, setiap hari pasar kita penuh dengan ikan ikan, dan setiap hari kita makan ikan ikan ikan. kesimpulannya kita punya banyak ikan ikan ikan ikan. (hah?, benarkah). yap, benar! tapi itu dulu… sekarang, kerusakan alam makin menjadi jadi, air, tanah, api, dan udara, semuanya tercemar. alngkah malangnya nasib negeri ini semenjak Avatar telah tiada (???????????????).

Hutan

mari kita menjelajah hutan sebentar. apa yang kita temukan??

Konon, dulu 70% daratan Indonesia terdiri dari hutan. Hutan Indonesia pun disebut sebagai salah satu paru-paru dunia. Artinya, kalo hutan kita rusak, dunia ga bisa “bernafas”. Namun, data tahun kemarin aja menyatakan kalo dari 140 juta hektar hutan Indonesia, saat ini 60 juta hektar udah rusak. Sedangkan data dari FAO menyatakan kalo selama tahun 2000-2005 aja hutan Indonesia berkurang 1.8 juta hektar per tahunnya! It means, 2% per tahun. Bayangin kalo aja 2% tiap tahun (sejak tahun 2000), maka 2050 udah jadi padang gurun deh negara kita. Meski data terakhir menyatakan kerusakan udah agak menurun, tapi toh masi aja di kisaran lebih dari 1 juta hektar pertahun dan menjadi salah satu penyebab banjir, tanah longsor sampe kepunahan hewan-hewan.

Air

setiap harinya, 775 ton polutan mencemari air di Indonesia. Indonesia tercatat sebagai negara urutan nomor 6 dalam hal pencemaran air ini. Khususnya pulau Jawa, pencemaran air udah bisa dibilang kritis. Yang paling parah tentu di kota-kota besar. Sementara dari 306 PDAM di Indonesia, hanya 10% yang airnya dinyatakan sehat.

Laut

sebagai negara yg 2/3 wilayahnya adalah laut dan kalo mau di manfaatin bener-bener juga bisa bikin negara dan warganya kaya raya, laut Indonesia malah kurang diperhatiin. Yang ada justru laut yang rusak. Terumbu karang yg adalah “rumahnya” ikan dan hewan laut lainnya aja diperkirakan 93.8% udah rusak karena limbah atau cara menangkap ikan yg gak bener (pake bom, misalnya). Air laut pun juga jadi korban akibat pencemaran misalnya, akibat eksplorasi minyak bumi dan gas alam sehingga kita juga denger ada laut tercemar logam merkuri, dll.

Tambang

kita mungkin udah tau kalo saking kayanya alam Indonesia, tanahnya kalo dikerukpun ada emas, batubara, minyak bumi, gas dan mineral lainnya. But, lagi-lagi karena pertambangan gak diaturdengan baik, bahkan dipasrahkan ke perusahaan swasta dan perusahaan asing, makanya kita sendiri yg jadi korban. Bencana kayak tanah longsor, banjir dan bencana lain seperti lumpur Lapindo juga adalah contoh akibat pertambangan yg gak diatur dengan baik.

Limbah

dengan adanya pabrik-pabrik yg dibangun, jelas itu manfaat banget buat lapangan kerja, memudahkan kita bisa dapet barang-barang, dll. Tapi, salah satu dampak dari pembangunan pabrik juga adalah polusi suara, udara, dan juga limbah yg bisa mencemari air dan tanah. Nah, untuk pabrik di Indonesia ini, pengelolaan limbah juga masih sering bikin masalah karena sering kali sembrono sehingga mencemari air tanah, sumur, sungai, dll. Sama halnya, limbah rumah tangga alias samapah atau bekas air cucian yg gak dibuang dengan bener juga bikin banjir, mencemari air, bikin ikan-ikan mati atau keracunan, dll.

Udara

pencemaran udara di Indonesia adalah nomor 3 terburuk di dunia dengan Jawa Barat sebagai yg terparah. Hal ini kebanyakan emang disebabkan karena emisi alias gas buang kendaraan yg makin banyak, sedang pohon dan tumbuhan ga ada. Padahal, udara tercemar tuh bahaya banget karena bisa mengganggu paru-paru, jantung, nafas, kesuburan mata, kulit, sampe ke global warming itu sendiri.

Punah

kepunahan satu spesies hewan atau tumbuhan nggak cuma bedampak pada hewan itu aja. Punahnya satu spesies juga memengaruhi keseimbangan ekosistem dan rantai makanan. Faktanya, sampe saat ini hewan khas Indonesia seperti harimau bali, harimau jawa, kuau bergaris ganda, tikus hidung panjang lores udah punah. Bahkan menurut data, 833 spesies lain terancam punah akibat hutan yg berkurang, perburuan liar, kerusakan alam, dll. Indonesia bahkan menempati peringkat 4 terburuk dunia untuk ini.

Musnah

alam sudah tercemar. makanan sudah tercemar. kita mau tinggal dimana, kita mau makan apa???
hidup sendirikah kita, dalam kesedihan, kehampaan, kesendirian, kesepian, dan kelaparan. bayi menangis, ibu meraung, ayah mengamuk, kiamat sudah
TAMAT !!!!!!!!!!!!

SELAMATKAN SEBELUM PUNAH

Kepunahan setidaknya 500 spesies hewan telah disebabkan oleh manusia, kebanyakan kepunahan hewan2 tersebut terjadi di abad ini. Sekarang masih sekitar 5.000 hewan langka dan paling tidak satu spesies mati setiap tahun. Jumlah tersebut terus berkembang pesat dimana beberapa spesies menjadi terancam tanpa kita ketahui. Nilai hewan2 sangatlah penting, karena mereka bisa digunakan untuk berbagai obat-obatan yang bermanfaat.

Berikut ini adalah beberapa spesies yang paling terancam hewan di seluruh dunia:

1. Kelelawar Tapal Kuda
rose

Ada empat belas jenis kelelawar di Britania dan semuanya dalam kondisi terancam. Kelelawar tapal kuda yang lebih besar dari yang lain adalah salah satu yang paling langka. Estimasi saat ini berkisar antara 4.000 dan 6.600 individu. Mereka juga menderita karena penggunaan insektisida (zat kimia beracun yang disemprotkan pada tanaman untuk membunuh serangga berbahaya) yang telah membunuh serangga yang merupakan sumber utama makanan mereka

2. Harimau Siberia
rose

Harimau Siberia adalah subspesies langka harimau. Jenis harimau ini juga dikenal dengan nama Harimau Amur, Harimau Korea, Harimau Manchuria, atau Harimau Cina Utara. Habitatnya berada di wilayah Amur di Timur Jauh dan berstatus dilindungi. Harimau Siberia dianggap sebagai subspesies terbesar dari enam subspesies harimau. Harimau Siberia adalah hewan yang terancam punah.Hewan ini diburu karena harga satu ekornya bisa menghidupi satu keluarga selama satu tahun (saking mahalnya)

3. Penyu Tempayan
rose
Penyu tempayan pernah diburu secara intensif untuk daging dan telur. Selain itu lemak penyu ini juga digunakan dalam industri kosmetik. Banyak dari hewan ini mati setiap tahun terperangkap dalam jaring ikan. Di Turki, sebuah hotel telah dibangun tepat pada situs peternakan penyu ini

4. Elang Ekor Ikan Putih
rose
Sebelum manusia bereksperimen dengan penggunaan feromon, burung buas spektakuler jauh lebih banyak daripada sekarang ini. Mereka juga telah diburu oleh para gembala dan pemburu yang menganggap mereka sebagai ancaman bagi domba atau burung mereka. Intens dengan tindakan konservasi, populasi Elang ini di Eropa Timur mulai pulih, rencana pemulihan bertujuan untuk menempatkan beberapa daerah peternakan tradisional di Eropa

5. Bebek Mandarin
rose

Bebek Mandarin adalah bebek berukuran sedang yang memiliki kekerabatan dengan Bebek Kayu Amerika Utara. Bebek ini memiliki ukuran panjang 41-49 cm dan bentang sayap 65-75 cm.

Kepunahan burung indah ini disebabkan terutama penebang kayu dan pemburu liar. Selain itu juga karena predator seperti cerpelai, rakun anjing, berang-berang, polecats, elang burung hantu dan ular rumput

6. Monyet Ekor Singa
rose
Hewan ini hidup di beberapa daerah di Karnataka, Kerala dan Tamil Nadu. Saat ini,hutan tropis, yang merupakan habitat alami monyet ini, telah dibersihkan dan digantikan dengan perkebunan teh dan kopi.Sebagaimana dengan begitu banyak mamalia, saat ini ancaman utama adalah penghancuran habitat mereka. Pemburu liar juga seringkali menangkapi bayi kera, dan membunuh induk mereka dalam proses perburuannya, untuk kemudian diekspor ke kolektor ilegal. Mereka dianggap sebagai monyet yang paling terancam, dengan hanya 400 ekor yang tersisa di alam liar. Mereka diburu untuk daging dan bulu

7. Jackass Penguin
rose

Merupakan satu2nya jenis burung penguin yang ada di Afrika Selatan. Karena mereka hidup begitu jauh di utara, dan di daerah yang relatif dapat diakses, penguin Afrika rentan terhadap pembunuhan oleh manusia. Polusi minyak juga mengancam mereka, seperti halnya pengambilan telur untuk makanan

8. Gorilla Gunung
rose

Virunga, suatu kawasan gunung berapi di bagian timur Zaire, Rwanda dan Uganda adalah satu-satunya rumah dari gorila gunung yang saat ini sangat terancam punah. Mereka sering dibunuh oleh perangkap dan jeratn yang dimaksudkan untuk binatang lain, mereka kehilangan habitat dan sangat rentan terhadap banyak penyakit yang sama seperti manusia. Mereka Sangat bergantung pada hutan lebat untuk bertahan hidup yang terus-menerus ditebang untuk lahan tanaman dan ternak. Manusia dan gorila 98% identik secara genetis sehingga mereka juga terkena penyakit manusia. Spesies ini adalah yang paling terancam dari subspesies gorila, hanya sekitar 700 gorila gunung tetap di alam bebas

9. Numbat
rose

Mereka mendiami hutan di sisi Barat Australia, ini adalah satu-satunya negara di mana mereka dapat ditemukan di alam liar. Mereka bertahan di alam liar hanya di dalam area kecil di sudut barat daya Australia. Ketika manusia memperkenalkan binatang pemangsa baru seperti kucing, anjing dan rubah, mereka memangsa banyak numbats. Jumlah mereka semakin menurun karena banyak daerah yang merupakan habitat mereka ditebang untuk pertanian dan pertambangan

10. Black footed Ferret
rose
Ini adalah salah satu mamalia yang paling terancam di Amerika Utara, binatang di pinggir Black Footer Ferret extinction in the wild. punah di alam liar. Hilangnya habitat merupakan alasan utama hitam-footed ferrets tetap dekat ambang kepunahan. Anjing padang rumput yang tersisa koloni kecil dan terfragmentasi, dipisahkan oleh cropland besar dan luas dari pembangunan manusia. Pada tahun 2010, ahli biologi berharap mendapatkan ferrets 1500 didirikan di alam bebas, dengan tidak kurang dari 30 pembiakan populasi orang dewasa di masing-masing

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2487634

Mengoleksi temuan unik di pantai

Dah lama nggak nulis nih. Maklum, lagi sibuk mempersiapkan diri untuk ujian semester (menyiapkan taktik menyontek maksudnya, he he he kidding). Kemarin, gua sempat baca bukunya Hans Jurgen Press yang judulnya Melacak Alam tentang Koleksi Temuan Dari Pantai, pengamatannya unik banget. Banyak hal yang dapat kita ketahui tentang alam laut melalui strandline di pantai. Di pantai kita dapat menemukan untaian panjang sampah sampah organic maupun non organic, itulah yang dinamakan strandline. Dari strandline itu, cobalah kumpulkan kulit kerang dan siput dari jenis yang berbeda beda, ganggang laut yang telah layu, rangka landak laut, rangka luar udang, tulang punggung sotong, rangka kepiting, spons laut dan lain sebagainya.

rose

Agar rapi, ada baiknya kita atur temuan temuan kita menurut jenis, warna, dan ukuran dalam kotak kecil atau dalam kotak kayu yang bisa kita buat sendiri dari papan yang lebarnya 5 cm. didalam kotak kita dapat membuat sekat sekat sesuai jumlah temuan dan selera kita. Backroundnya agar cerah di cat putih ya. Kita bisa membuat tiga kotak, dimana kotak pertama adalah tempat rangka siput, kotak kedua adalah kulit kerang, dan tempat ketiga kita isi dengan temuan temuan lainnya. Jangan lupa setiap temuannya harus direkat dengan lem agar tidak berhamburan. Oh ya, jangan lupa juga untuk memberi nama di setiap temuan, jika ada yang tidak kita kenal, misalnya jenis siput yang bentuknya jartang kita lihat, kita dapat bertanya pada orang lain yang lebih tahu, atau dapat juga member nama sendiri. Kebanyakan dari siput dan kerang dinamakan sesuai dengan bentuknya juga tempat hidupnya. Jika tidak ingin membuatnya dalam bentuk kotak, kita dapat juga membuatnya berbentuk album, tapi harus gunakan kertas yang tebal ya.

Apa yang dapat kita amati dari temuan kita?

Banyak hal. Ya, banyak hal yang dapat kita amati dan ketahui tentang betapa hebatnya keanekaragaman lautan yang harus kita jaga.

Kerang yang berlubang
Jika kita mengamati dengan seksama kulit kulit kerang (terutama yang bewarna putih), maka kebanyakan dari mereka memiliki lubang kecil di dekat engselnya, kira kira sebesar 4 mm. apakah kerang yang mebuat ini?, oh tidak. Lubang kecil ini dibuat oleh siput pusar. Siput ini senang menyerang kerang kerang di laut. Ia mengeluarkan asam balerang dari suatu kelenjar dalam tubuhnya untuk melarutkan kapur. Dengan bantuan asam ini , ia memarut kulit kerang hingga bolong, kemudian memasukkan mulutnya yang mirip belalai melalui lubang itu dan melahap daging kerang.

Sejarah cumi cumi, sotong, dan kepiting
rose
.
rose
Tahukah kamu apa makanan yang paling disukai sotong?, bagi yang tinggal di dekat pantai, pasti tahu. Yap, jawabannya adalah kepiting. Cumi cumi juga suka kepiting, tapi mereka lebih sering terlihat memangsa udang dan ikan teri kecil. Dari temuan kita di pantai, kita dapat menemukan tulang punggung sotong yang keras (lebih tepat disebut sebagai kulit kapur), tulang punggung cumi cumi yang lembut, dan kulit atau zirah kepiting. Kisah mereka bertiga cukup unik tentang memangsa dan dimangsa. Cumi cumi dan sotong hidup dengan memangsa kepiting, sementara ketika mereka selesai bertelur, maka mereka menjadi tidak berdaya lalu dikeroyok oleh kepiting (balas dendam yang mengerikan). Kepiting memiliki indera penciuman yang cukup kuat untuk merasakan daging sejauh beberapa meter darinya. Jika ia telah mendapatkan daging, maka sangat sulit untuk kita lepaskan. Oleh karena itu, dengan seutas tali pancing dan kail, kita dapat memancing kepiting dengan menggunakan daging sotong ataupun daging lainnya (walaupun kedengarannya gampang, tapi sulit lho, saat kepiting sudah beberapa puluh senti di atas permukaan laut, biasanya ia akan melepaskan makanannya, jadi sedia ember dengan tali ya, untuk menampung kepiting yang baru saja berhasil di tangkap).

Landak laut tanpa duri
rose
.
rose
Rangka landak laut merupakan salah satu temuan hebat kita di pantai. Tapi, apakah kamu tahu, siapakah yang membuat durinya rontok dan akhirnya mati tinggal rangka?. Landak laut tinggal di sela sela bebatuan, ia hidup dengan memakan terumbu karang. Landak laut bersembunyi pada siang hari, dan pada malam harinya, di habitatnya, kamu da[at melihat dasar laut penuh dengan aktifitasnya, tapi sayangnya ia juga dimangsa oleh ikan kakatua dan ikan babi yang juga tinggal di terumbu karang (malangnya…). Selain jenis ikan, ada juga jenis bintang laut yang memakan landak laut (ga tau namanya, pernah nonton di film Planet Earth – BBC), bintang laut ini memiliki kaki yang banyak, bewarna merah kehitaman dan sedikit berduri (pokoknya bentuknya mengerikan).

Batu kapur yang berlubang
Mungkin salah satu temuanmu adalah batu kapur yang berlubang lubang seukuran kelingking. Pelakunya adalah kerang bor. Tapi biasanya mereka tidak dapat keluar lagi dari batu kecuali ia menembus batu atau ia mati. Hal ini disebabkan karena kerang itu membuat lorong sepanjang hidupnya, jadi lorong ia tidak akan bisa berputar ke belakang karena lorongnya sudah sempit.
Unik unik bukan, temuan kita kali ini. Bagi yang baru membaca, segera ke pantai ya. Eh, jangan lupa untuk menjaga laut kita ya, kalo nggak dijaga temuan kita bakalan disita museum ntar, he he he.

LIPI Dorong Upaya Rehabilitasi Terumbu Karang Lewat “Blogging”

Keadaan terumbu karang pada saat ini memprihatinkan, oleh karena kerusakan alam maupun akibat ulah manusia yang membahayakannya. Hal ini menggugah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mempelopori Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang atau disingkat Coremap (Coral Reef Rehabilitation and Management Program). Salah satu implementasi untuk menumbuhkan kesadaran akan terumbu karang ini dilakukan melalui kegiatan reguler dengan cara “ngeblog”.

Desain Coremap dalam tiga fase, yaitu fase inisiasi, fase penyadaran masyarakat, serta yang ketiga merupakan fase berupa kelembagaan. Menurut Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian (IPK) LIPI, Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain, Coremap saat ini telah memasuki tahap akhir Fase II yang berakhir pada tahun 2011.

“Salah satu kegiatan yang dilakukan Bidang Edukasi Coremap adalah menggalang upaya peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat akan pentingnya pelestarian terumbu karang,” paparnya.

Perwujudan upaya dilakukan kegiatan Forum Komunikasi Masyarakat Pecinta Terumbu Karang (Forkom Matabuka) yang mewadahi para pecinta terumbu karang, termasuk para remaja setingkat sekolah menengah atas untuk menyalurkan ide, aspirasi dan inovasi guna penyelamatan terumbu karang.

Kegiatan dilakukan reguler sejak tiga tahun lalu dan saat ini yang difokuskan pada pembuatan, pengemasan, dan pengisian blog. “Lewat dunia maya dapat mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk beradu pendapat, berbagi ide-ide orisinal serta kepekaan terhadap apa saja yang terjadi di sekelilingnya bagi kelestarian sumber daya alam, terutama terumbu karang. Harapannya blogger muda bisa lebih aktif, efektif membantu pelestarian terumbu karang,” pungkas Iskandar.

Laut Indonesia memiliki luas terumbu karang terbesar di dunia, yakni 15 persen dari seluruh terumbu karang seluruh laut di bumi ini. Namun data tahun 2010 menyebut luas terumbu karang Indonesia hanya tinggal 19.500 kilometer persegi.

“Jumlah itu didapatkan bukan lewat digitisasi. Memang, jumlah itu selisih jauh dengan hasil estimasi sebelumnya. Namun jumlah tersebut dikatakan belum mencakup deep coral,” tutur Kepala Puslit Osenografi LIPI, Dr. Ir. Zainal Arifin. (National Geographic Indonesia)

Pohon juga butuh perlindungan pemerintah

Dari penelitian yang dilakukan oleh 20 lembaga pengamat hutan dan kehidupan liar, diketahui bahwa pepohonan, khususnya di kawasan Inggris Raya menghadapi perubahan lingkungan dalam kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tantangan yang dihadapi oleh pepohonan di kawasan tersebut jauh lebih besar dibandingkan yang dihadapi oleh pepohonan dalam 100 tahun terakhir.

Organisasi mulai dari Forest Stewardship Council sampai ke Woodland Trust telah bekerjasama untuk pertamakalinya demi menegaskan status dan kondisi kawasan hutan di Inggris Raya dan mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan.

Ancaman terhadap pepohonan dan hutan sendiri termasuk perubahan iklim, meningkatnya hama dan penyakit, polusi, spesies invasif, penggembalaan ternak yang berlebihan, sampai ke hilangnya habitat sejumlah spesies makhluk hidup. Adapun target yang dituju adalah setidaknya menjaga dan mengembalikan serta melindungi habitat hutan.

Sayangnya, dalam sejumlah kasus, berdasarkan informasi dan pemantauan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga tersebut, target itu tidak tercapai. Masalah mendesak yang dapat diatasi dengan meningkatkan kawasan hutan adalah membantu mengatasi dan beradaptasi terhadap perubahan iklim. (Sumber: The Independent)

Hubungan Ekosistem Mangrove dengan Ekosistem Lainnya

Ekosistem utama di daerah pesisir adalah ekosistem mangrove, ekosistem lamun dan
ekosistem terumbu karang. Menurut Kaswadji (2001), tidak selalu ketiga ekosistem
tersebut dijumpai, namun demikian apabila ketiganya dijumpai maka terdapat
keterkaitan antara ketiganya. Masing-masing ekosistem mempunyai fungsi sendirisendiri.
Ekosistem mangrove merupakan penghasil detritus, sumber nutrien dan bahan
organik yang dibawa ke ekosistem padang lamun oleh arus laut. Sedangkan ekosistem
lamun berfungsi sebagai penghasil bahan organik dan nutrien yang akan dibawa ke
ekosistem terumbu karang. Selain itu, ekosistem lamun juga berfungsi sebagai
penjebak sedimen (sedimen trap) sehingga sedimen tersebut tidak mengg anggu
kehidupan terumbu karang. Selanjutnya ekosistem terumbu karang dapat berfungsi
sebagai pelindung pantai dari hempasan ombak (gelombang) dan arus laut. Ekosistem
mangrove juga berperan sebagai habitat (tempat tinggal), tempat mencari makan
(feeding ground), tempat asuhan dan pembesaran (nursery ground), tempat pemijahan
(spawning ground) bagi organisme yang hidup di padang lamun ataupun terumbu
karang.
Di samping hal-hal tersebut di atas, ketiga ekosistem tersebut juga menjadi
tempat migrasi atau sekedar berkelana organisme-organisme perairan, dari hutan
mangrove ke padang lamun kemudian ke terumbu karang atau sebaliknya (Kaswadji,
2001).

Daya Adaptasi Mangrove Terhadap Lingkungan dan Zonasi Hutan Mangrove

Tumbuhan mangrove mempunyai daya adaptasi yang khas terhadap lingkungan.
Bengen (2001), menguraikan adaptasi tersebut dalam bentuk :
1. Adaptasi terhadap kadar kadar oksigen rendah, menyebabkan mangrove memiliki
bentuk perakaran yang khas : (1) bertipe cakar ayam yang mempunyai pneumatofora
(misalnya : Avecennia spp., Xylocarpus., dan Sonneratia spp.) untuk mengambil
oksigen dari udara; dan (2) bertipe penyangga/tongkat yang mempunyai lentisel
(misalnya Rhyzophora spp.).
2. Adaptasi terhadap kadar garam yang tinggi :
• Memiliki sel-sel khusus dalam daun yang berfungsi untuk menyimpan garam.
• Berdaun kuat dan tebal yang banyak mengandung air untuk mengatur keseimbangan
garam.
• Daunnya memiliki struktur stomata khusus untuk mengurangi penguapan.
3. Adaptasi terhadap tanah yang kurang strabil dan adanya pasang surut, dengan cara
mengembangkan struktur akar yang sangat ekstensif dan membentuk jaringan
horisontal yang lebar. Di samping untuk memperkokoh pohon, akar tersebut juga
berfungsi untuk mengambil unsur hara dan menahan sedimen.

Zonasi Hutan Mangrove
Menurut Bengen (2001), penyebaran dan zonasi hutan mangrove tergantung oleh
berbagai faktor lingkungan. Berikut salah satu tipe zonasi hutan mangrore di Indonesia :
• Daerah yang paling dekat dengan laut, dengan substrat agak berpasir, sering
ditumbuhi oleh Avicennia spp. Pada zona ini biasa berasosiasi Sonneratia spp. yang
dominan tumbuh pada lumpur dalam yang kaya bahan organik.
• Lebih ke arah darat, hutan mangrove umumnya didominasi oleh Rhizophora spp. Di
zona ini juga dijumpai Bruguiera spp. dan Xylocarpus spp.
• Zona berikutnya didominasi oleh Bruguiera spp.
• Zona transisi antara hutan mangrove dengan hutan dataran rendah biasa ditumbuhi
oleh Nypa fruticans, dan beberapa spesies palem lainnya.

Melacak Alam : My inspiring book

Melacak Alam by Hans Jurgen Press
.
Banyak yang tidak kenal buku ini, terbitan terjemahan bahasa indonesianya pertama kali yaitu tahun 1980an oleh Penerbit Angkasa. Yap, betul betul jadul. Tapi jangan salah, isinya sama sekali tidak sejadul penerbitannya. Banyak hal yang tak terduga oleh kita, ada di buku itu. Sungguh benar benar buku yang menuliskan sesuatu tentang alam yang sangat dekat dengan kita. Misalnya seperti panggilan burung hantu di malam hari, fosil fosil di batuan kapur di pantai, dan masih banyak lagi.
Pokoknya, dari awal hingga akhir kita membacanya, kita akan terasa di ajak mengenal, melihat, mencoba, dan menyelidi kehidupan liar di sekitar kita. .
Aku ingin sedikit bercerita bagaimana aku bisa mengenal buku itu. Kisahnya dimulai ketika aku masih duduk di bangku kelas 5 SD tahun 2005. Ketika jam pulang sekolah, terlihat penjaga sekolah sedang membereskan buku buku di perpustakaan. Sebenarnya bukan membereskan, tetapi mengeluarkan buku buku lama (perpustakaan sudah lama tidak di gunakan, sejak aku masih kelas 1 SD). Semua buku buku dikumpulkan di belakang perpustakaan dan siap untuk di bakar. Memang layak untuk di bakar, karena semua bukunya tidak ada yang utuh, bergerigi karena di makan rayap, lipas, dan tikus. Pembakaran pun dimulai, api berkobar dari satu sisi ke sisi yang lain. Aku dan dua orang temanku minta izin kepada penjaga untuk melihat lihat bukunya yang dibakar, dan kami mendapat izin untuk itu.
Aku dan teman temanku mencari buku buku malang di daerah yang belum tersambar, karena bukunya lumayan banyak, jadi api butuh waktu untuk melahapnya.
Akhirnya selesailah sudah pencarian kami, 2 orang temanku mendapatkan masing masing 2 buku, sementara aku mendapatkan 3 buku yang menurutku memiliki judul yang bagus, dan kondisinya masih layak dibaca. Buku yang aku dapatkan yaitu Melacak Alam, Mengenal – Mencoba – Menyelidiki Flora dan Fauna, dan Kerajinan Multiplex. Buku yang paling menarik perhatianku adalah Melacak Alam, buku itu yang paling parah kondisinya. Covernya hanya tinggal setengah, isi buku di bagian pinggir sudah bergerigi. Ajaibnya tidak ada satupun halaman buku itu yang terlepas, tidak ada satu halamanpun yang tidak lengkap tulisannya, bentuk bukunya juga paling unik, hampir persegi, berbeda dengan buku buku lain yang jelas persegi panjang.
Aku sangat mencintai buku itu, dan melakukan pengamatan pengamatan yang ditulis. Setiap kali ada waktu luang, aku tidak pernah lupa membacanya walaupun aku mengulang bacaan yang sama.
Pengamatan demi pengamatan ku lakukan, dan aku juga punya catatan tersendiri untuk menyimpan pengamatanku itu. Setidaknya yang masih ku ingat yaitu, mengamati undur undur hingga menjadi capung, memelihara ulat hingga menjadi kupu kupu, menbuat kolam katak dan mengamati pertumbuhannya, hingga membawa berbagai spesies laba laba ke kamarku, sampai sampah kamarku dipenuhi jaringnya, dan aku pernah digigitnya juga. Dalam pengamatan belut, aku juga pernah digigit dimana bekas gigitannya masih ada sampai sekarang, sebenarnya aku salah mengira belut, dalam buku adalah belut sungai, tapi yang aku amati adalah belut moray yang mengerikan.
Aku masih terus bersama buku itu, ketika SMP, aku memperbaikinya dan covernya aku gambar, hingga kelas 2 SMP, ia mengilang. Aku betul betul stress kehilangannya dan sempat menangis dua kali. Entah kenapa aku begitu ceroboh, yang aku ingat hanya buku itu aku bawa ketika piknik kenaikan kelas. 3 tahun aku hidup tanpanya, hingga akhirnya ketika aku sudah duduk di bangku kelas 2 SMA, Aku mengenal cara belanja online. Kecanggihan ini langsung aku manfaatkan untuk membeli buku itu di internet. Hari pertama aku tidak berhasil, tapi keesokan harinya keberuntungan itu datang, aku mendapakannya di toko buku Palasari Online. Bukunya sampai 2 minggu kemudian. Aku senang sekali bisa bersamanya hingga saat ini. Tapi bukunya sudah punya banyak perubahan, terutama dari segi designnya. .
Aku ingin semua orang membeli dan membaca buku itu. Di blog ini, aku akan menulisnya, tapi karena alasan hak cipta, isinya agak di modif. .
_maulyadi_

Komunitas Khusus di Dasar Laut

The Black smokers atau celah air panas di bagian dasar laut dalam merupakan komunitas yang unik. Salah satu pengecualian khusus dalam komunitas ini
adalah dalam hal produsen dalam rantai makanannya. Bakteri kemoautotrof yang mendapatkan energi dari oksidasi hidrogen sulfida (H2S) merupakan produsen utama dalam ekosistem ini. Berbeda dengan produsen yang umumnya didukung oleh energi cahaya matahari, produsen dalam ekosistem ini mendapat dukungan energi  berupa energi kimia. Namun demikian, karena bakteri tersebut memerlukan oksigen untuk mengoksidasi hidrogen sulfida, maka ekosistem celah air panas secara total tidak bergantung pada energi kimia saja. Hal ini disebabkan oleh kenyatann bahwa oksigen hanya dapat diperoleh dari fotosintesis.

Pencemaran Suara

Pencemaran suara dapat ditimbulkan oleh adanya suara bising yang
disebabkan oleh suara mesin pabrik, mesin penggilingan padi, mesin las, pesawat, kendaraan bermotor yang berlalu-lalang, dan suara kereta api sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kep 48/MENLH/11/1996 tentang baku tingkat kebisingan menyebutkan
bahwa kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari suatu usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan.

1 ) Jenis-Jenis kebisingan

Jenis-jenis kebisingan ada empat macam, yaitu:
a) kebisingan yang terus-menerus dengan jangkauan frekuensi yang sempit, misalnya, mesin gergaji;
b) kebisingan yang terputus-putus, misalnya, suara arus lalu lintas atau pesawat terbang;
c) kebisingan impulsif, misalnya, tembakan, bom, atau suara ledakan;
d) kebisingan impulsif berulang, misalnya, suara mesin tempa.

2 ) Dampak Pencemaran Suara (Kebisingan)

Suara-suara bising ini dapat menyebabkan terganggunya pendengaran manusia. Selain itu, lama-kelamaan suara bising ini akan menimbulkan berbagai keluhan pada tubuh kita, misalnya, pusing, mual, jantung berdebar-debar, sulit tidur, badan kaku, dan naiknya tekanan
darah. Tingkat kebisingan atau ukuran energi bunyi dinyatakan dalam satuan desiBell (dB). Pengukurannya menggunakan alat yang bernama Sound Level Meter.

3) Solusi

1. meredam suara-suara yang bising seperti suara jenset
2. menjauhkan/melarang suara2 yang mengganggu masyarakat

Pencemaran Tanah

Tanah dan makhluk hidup yang hidup di atasnya mempunyai hubungan yang sangat erat. Tanah memberikan sumber daya yang berguna bagi kelangsungan makhluk hidup di atasnya. Tanah juga
merupakan habitat alamiah bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Sudah seharusnya manusia selalu menjaga dan memelihara kualitas tanah untuk mempertahankan kesejahteraan hidup. Dapat dikatakan bahwa hidup manusia tergantung dari tanah. Kegiatan manusia, seperti perusakan hutan dan pertanian lading berpindah memengaruhi kualitas tanah.

1.) Faktor penyebab pencemaran tanah

Pencemaran tanah disebabkan oleh beberapa jenis pencemaran berikut ini :
a. sampah-sampah plastik yang sukar hancur, botol, karet sintesis,
pecahan kaca, dan kaleng
b. detergen yang bersifat non bio degradable (secara alami sulit
diuraikan)
c. zat kimia dari buangan pertanian, misalnya insektisida.

2.) Dampak pencemran tanah

Terkontaminasinya tanah oleh zat kimia dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran air tanah. Jika
tidak segera dihentikan, hal ini akan menimbulkan kerusakan tanah, bahkan dapat menimbulkan bencana bagi kehidupan manusia. Pencemaran tanah merupakan pencemaran yang disebabkan oleh
masuknya polutan yang berupa zat cair atau zat padat ke dalam tanah. Bahan cair yang berupa limbah rumah tangga, pertanian, dan industri ini akan meresap masuk ke dalam tanah. Bahan-bahan ini akan membunuh mikroorganisme di dalam tanah. Jika makhluk hidup tersebut merupakan
bakteri pengurai, penyediaan humus akan berkurang dan sisa-sisa
tumbuhan dan hewan yang mati tidak akan terurai lagi menjadi unsure hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Keadaan ini membuat petani harus memberikan pupuk buatan yang begitu mahal untuk kesuburan tanamannya, padahal dengan memberikan pupuk tersebut, unsur hara
dalam tanah juga akan ikut terbunuh lagi.

2.) solusi

Pembuatan standar kualitas tanah di negara-negara maju didasarkan pada beberapa pendekatan, antara lain:

1) pembuatan standar sesuai dengan fungsi tanah,
2) pembuatan standar dengan referensi dari tanah yang tidak tercemar,
dan
3) pembuatan standar yang berorientasi pada dampaknya.

Bahan padat seperti sampah, logam, plastik, dan sampah dari pasar jika dibuang ke tanah, kandungan kimianya akan terserap tanah sehingga akan mencemari tanah. Apalagi bahan logam berat, seperti mercuri, kadmium, dan litium jika terserap tanah, akan mengakibatkan gangguan
susunan saraf dan cacat pada tubuh keturunan makhluk hidup. Permasalahan tersebut dapat dikurangi dengan menumbuhkan kesadaran pada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Sebelum dibuang, sampah harus dipisahkan antara sampah organik dan
sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari tumbuhan dan hewan yang cepat busuk dan dapat didaur ulang menjadi kompos. Sampah anorganik seperti plastik, baterai, dan kaleng bekas, tidak dapat diurai oleh mikroorganisme sehingga harus dipisahkan. Penumpukan sampah yang terlalu lama dapat menimbulkan bau dan penyakit. Selain itu, pembuangan sampah ke parit dan sungai dapat memicu terjadinya banjir.

Tanah yang telah terkontaminasi oleh bahan kimia dapat dipulihkan
dengan metode pengolahan sebagai berikut.
1) Penyimpanan, yaitu tanah yang terkontaminasi digali dan dibawa
ke gudang penyimpanan untuk disimpan sementara sampai
ditemukan cara mengolah yang tepat.
2) Teknik insitu, yaitu pengolahan tanah terkontaminasi di tempat
dengan konversi biologi dan kimia, pemisahan daerah terkontaminasi
agar tidak mencemari lingkungan lainnya.
3) Teknik exsitu, yaitu pengolahan tanah terkontaminasi digali dan
diolah di suatu unit pengolahan, antara lain, dapat dilakukan dengan
cara memisahkan bahan pencemar dengan tanah, penguraian kontaminan
dengan mikroba, pemanfaatan energi panas yang dapat
menguapkan kontaminan dari tanah, dan ekstraksi kontaminan dari
tanah.

Pencemaran Udara

Apakah yang kalian rasakan ketika kalian berada di tengah kemacetan jalan raya yang panas dan penuh dengan asap kendaraan bermotor? Apakah kalian merasa nyaman? Tahukah kalian bahwa di
dalam asap tersebut terkandung berbagai macam gas yang dapat mengganggu kesehatan?
Asap kendaraan bermotor mengandung bermacam gas yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Gas-gas tersebut adalah karbon monoksida (CO), nitogen oksida (NO), hidrokarbon (HO), sulfur oksida (SO), dan lain-lain. Pernahkah kalian membayangkan bahwa gas buangan dari lemari es, AC, dan parfum yang sering disebut gas Chlorofluorocarbon (CFC) merupakan gas yang sangat berbahaya karena dapat merusak lapisan ozon yang berada di lapisan atas atmosfer bumi? Keadaan di atas menunjukkan adanya pencemaran udara yang terjadi di sekitar kita.

Pencemaran udara adalah masuknya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke udara oleh kegiatan manusia atau proses alam sehingga terjadi penurunan kualitas udara sampai tingkat tertentu yang menyebabkan udara menjadi kurang atau tidak berfungsi sesuai dengan peruntukannya.

1 ) Jenis-Jenis Pencemaran Udara
Jumlah polutan yang dikeluarkan ke udara dalam satuan waktu dinamakan emisi. Emisi dapat disebabkan oleh biogenic emissions (proses alam), misalnya, CH4 hasil aktivitas penguraian bahan organik oleh mikroba, dan anthropogenic amissions (kegiatan manusia), misalnya, asap kendaraan bermotor, asap pabrik, dan sisa pembakaran. Beberapa jenis
polutan pencemar udara, antara lain, sebagai berikut.

a) Karbon Monoksida (CO)
Karbon monoksida (CO) merupakan gas pencemar udara yang
beracun dan berbahaya bagi tubuh. Gas ini dapat berikatan dengan
hemoglobin dalam tubuh sehingga pengikatan oksigen oleh darah menjadi
terganggu. Keadaan ini dapat menimbulkan sakit kepala (pusing), mualmual,
mata berkunang-kunang, dan lemas. Dalam kadar tinggi dapat
menyebabkan kematian.

b) Karbon Dioksida (CO2)
CO2 diperlukan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis, tetapi
jika jumlah CO2 di udara terlalu banyak, CO2 tersebut akan naik ke
atmosfer dan menghalangi pemancaran panas dari bumi sehingga panas
dipantulkan kembali ke bumi. Akibatnya, bumi menjadi sangat panas.
Peristiwa ini disebut efek rumah kaca (pemanasan global). Pemanasan
global ini dapat mengakibatkan bahaya kekeringan yang hebat yang
mengganggu kehidupan manusia dan mencairnya lapisan es di daerah
kutub. Gas karbon dioksida ini berasal dari asap pabrik, pembakaran
sampah, kebakaran hutan, dan asap kendaraan bermotor. Selain itu, efek rumah kaca juga dipicu oleh hasil pembakaran fosil (batu bara dan
minyak bumi) yang berupa hasil buangan bentuk CO2 dan sulfur belerang.

c) Hidrokarbon (HC) dan Nitrogen Oksida (NO)
HC dan NO yang dipengaruhi oleh sinar matahari akan membentuk
smog yang berupa gas yang sangat pedih jika mengenai mata dan juga
sebagai penyebab penyakit kanker.

d) Sulfur Oksigen (SO)
SO yang bereaksi dengan uap air di udara dapat menyebabkan
hujan asam. Asam bersama air hujan akan jatuh ke bumi sebagai hujan
asam yang dapat mengakibatkan kerusakan atau kematian hewan dan
tumbuhan serta dapat merusak bangunan, khususnya yang terbuat dari
kayu dan besi (memicu terjadinya perkaratan).
Selain itu, SO juga dapat mengakibatkan penyempitan saluran
pernapasan yang menyebabkan batuk, gangguan pernapasan, dan
bronkitis.

e) Chloroflourocarbon (CFC)
Gas CFC merupakan gas yang sukar terurai sehingga sulit
dihilangkan dari udara. Gas ini tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak
beracun. Gas ini banyak digunakan sebagai bahan pengembang busa,
pendingin (lemari es dan AC), serta bahan penyemprot (hair spray dan
parfum). Di lapisan atas atmosfer, gas ini bereaksi dengan ozon-lapisan
ozon adalah lapisan yang melindungi bumi dari sinar ultraviolet. Reaksi
antara CFC dan ozon akan membentuk lubang ozon. Dari lubang ini,
sinar ultraviolet akan menembus bumi. Sinar ultraviolet ini dapat
menyebabkan penyakit kanker kulit, berkurangnya kekebalan tubuh,
dan matinya algae yang dapat merusak ekosistem laut.

f) Partikel
Partikel merupakan polutan yang dapat bersama-sama dengan
bahan atau bentuk pencemar lainnya. Partikel yang dapat masuk dalam
saluran pernapasan adalah partikel yang berukuran 10 mikrometer
(PM10). Partikel dapat berupa:
(1) aerosol (partikel) yang terhambur dan melayang di udara;
(2) fog (kabut) yang merupakan aerosol berupa butiran air di udara;
(3) dust (debu) atau aerosol yang berupa butiran padat yang melayang
di udara karena tiupan angin;
(4) smoke (asap) yang merupakan aerosol campuran antara butiran
padat dan cair yang melayang di udara;
(5) mist, mirip kabut, berupa butiran zat cair, terhambur, dan melayang
di udara;
(6) plume, asap dari cerobong pabrik;
(7) smog, campuran smoke dan fog;
(8) fume, aerosol dari kondensasi uap logam.

2 ) Dampak dari pencemaran udara

Telah disebutkan di atas bahwa pencemaran udara dapat menimbulkan berbagai macam permasalahan, mulai dari masalah kesehatan sampai perubahan iklim global. Pencemaran udara tidak dapat dihilangkan sama sekali, tetapi hanya dapat dikurangi atau dikendalikan. Manusia dapat mengakibatkan pencemaran udara, tetapi juga dapat berperan dalam pengendalian
pencemaran udara ini.
Pencemaran udara ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan, harta benda, ekosistem, dan iklim.
Beberapa penyakit yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan adalah bronkitis dan emphysema. Adanya hujan asam yang bersifat korosif dapat menyebabkan kerugian harta benda karena berkaratnya benda-benda dari besi yang kontak dengannya. Hujan asam menyebabkan perubahan pH air dan tanah. Keadaan ini berpengaruh pada keseimbangan ekosistem. Gas-gas rumah kaca (CO2, CFCs, dan N2O) dapat menyerap radiasi inframerah dan menghangatkan udara di permukaan. Peningkatan temperatur di bumi menyebabkan gunung-gunung es mencair yang mengakibatkan perubahan iklim global. Selain itu, CFCs juga dapat menyebabkan kerusakan lapisan ozon. Kebocoran ozon sangat berbahaya bagi kehidupan manusia karena dari lubang ozon tersebut, sinar ultraviolet dapat masuk menembus ke bumi. Radiasi sinar UV ini dapat menyebabkan kerusakan materi genetik DNA dan kanker.

3 ) Solusi

Standar batas-batas pencemaran udara secara kuantitatif diatur dalam Baku Mutu Udara Ambien dan Baku Mutu Udara Emisi. Baku Mutu Udara Ambien menunjukkan batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di udara, tetapi tidak menimbulkan
gangguan pada makhluk hidup. Sementara itu, Baku Mutu Udara Emisi menunjukkan batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar untuk dikeluarkan dari sumber pencemaran ke udara sehingga tidak mengakibatkan pencemaran yang melampaui batas Baku Mutu Udara Ambien.
Dengan ketentuan tersebut, perusahaan yang mengeluarkan emisi akan berusaha untuk menjaga agar sesuai dengan ketentuan tersebut.
Secara tidak langsung, hal tersebut telah dapat mengendalikan laju pencemaran udara.
Pengendalian emisi dapat dilakukan dengan berbagai alat.
Pemilihannya dapat dilakukan dengan pertimbangan efisiensi, sifat kimiawi pencemar, dan lainnya. Beberapa alat pengendali emisi, antara lain, sebagai berikut.

a) Filter udara berguna untuk menyaring partikel yang ikut keluar dari
cerobong agar tidak ikut terlepas ke udara sehingga hanya udara
yang bersih yang keluar ke lingkungan.

b) Pengendap siklon, yaitu pengendap partikel yang ikut dalam emisi
dengan memanfaatkan gaya sentrifugal dari partikel dengan cara
partikel diembuskan ke dinding tabung siklon sehingga partikel yang
berat akan mengendap.

c) Pengendap sistem gravitasi, yaitu ruang panjang yang dilalui partikel
sehingga perlahan-lahan dimungkinkan terjadi pengendapan partikel
ke bawah akibat gaya gravitasi.

d) Pengendap elektrostatika, berguna untuk mengendapkan partikel
di bawah diameter 5 mikrometer dan paling efektif digunakan
pengendap elektrostatik. Dengan alat ini, volume udara yang
dibersihkan dapat dalam jumlah yang besar.

e) Filter basah, scrubber, atau wet collectors, berguna untuk
mengendapkan pencemar nonpartikel. Scrubber dapat memisahkan
udara bersih dari pencemar nonpartikel. Kerja alat ini adalah
dengan menggunakan larutan penyerap. Pencemar nonpartikel
dilewatkan dalam larutan penyerap sehingga larutan akan menyerap
pencemar nonpartikel tersebut.

Selain itu, ada beberapa pencemar yang dikelola secara khusus,
misalnya, sebagai berikut.

a) Pengendalian sulfur dioksida (SO2)
Pengendalian SO2 dilakukan dengan mengurangi penggunaan bahan
bakar bersulfur tinggi, seperti batu bara dengan bahan bakar yang lebih
bersih untuk lingkungan.
b) Pengendalian oksida nitrogen (NO2)
Cara yang paling tepat untuk menghindari terjadinya pencemaran
NO2 adalah dengan menghindari penggunaan bahan bakar fosil.

Secara garis besar, upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk
menghindari terjadinya pencemaran udara adalah:

a) mengurangi atau mengganti bahan bakar rumah tangga yang berasal
dari fosil dengan bahan bakar yang ramah lingkungan;
b) tidak menggunakan barang-barang rumah tangga yang mengandung
CFC;
c) tidak merokok di dalam ruangan;
d) mencegah terjadinya kebakaran hutan, perusakan hutan, dan
penggundulan hutan;
e) menanam tumbuhan hijau di sekitar rumah dan berpartisipasi dalam
penghijauan dan reboisasi;
f) adanya peraturan yang mengharuskan membuat cerobong asap bagi
industri dan pabrik.

Pencemaran Air

Air selalu diperlukan oleh setiap makhluk hidup, apalagi manusia. Air dimanfaatkan oleh manusia untuk minum, memasak, mandi, mencuci, dan lain-lain. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk memperoleh air yang sehat dan aman dikonsumsi. Coba bayangkan bagaimana jika air yang kalian gunakan untuk minum dan memasak tercemar limbah?

Seiring dengan perkembangan iptek, terjadi pula peningkatan terhadap aktivitas manusia. Namun, sering kali aktivitas manusia tersebut juga menyebabkan penurunan terhadap kualitas air. Jika penurunan ini tidak dikendalikan, akan terjadi pencemaran air.
Pencemaran air adalah masuknya polutan ke dalam air atau berubahnya tatanan air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai pada tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat
berfungsi lagi sesuai peruntukannya (PP RI No. 82 tahun 2001). Polutan dapat berupa zat cair atau padat yang berasal dari limbah rumah tangga, industri, pertanian, dan sebagainya.
Jika kalian lihat di daerah-daerah perkotaan, parit dan sungaisungainya Limbah deterjen dan penggunaan pupuk buatan yang berlebihan juga dapat mengganggu ekosistem air. Sisa pupuk buatan yang terbawa oleh air akan menyuburkan tumbuhan yang hidup di air sehingga tumbuhan
tersebut dapat menutupi permukaan air. Keadaan ini akan mengganggu kehidupan makhluk hidup di dalam air.
Mengapa?
Karena tertutupnya permukaan air oleh tumbuhan air akan menghalangi masuknya cahaya matahari ke dalam air. Hal ini berpengaruh pada kegiatan fotosintesis yang dilakukan oleh fitoplankton yang semakin berkurang.
Secara tidak langsung juga terjadi pengurangan ketersediaan oksigen di dalam air. Kalian tahu bahwa oksigen sangat diperlukan dalam respirasi makhluk hidup. Dapat kalian bayangkan bagaimana jika di dalam air itu tidak terdapat oksigen? Selain itu, adanya populasi tumbuhan air yang sangat cepat juga memicu terjadinya pendangkalan sungai. Akibat selanjutnya adalah cepat rusaknya bendungan dan mudahnya terjadi banjir.

1 ) Faktor penyebab Pencemaran Air

Secara umum, pencemaran air dapat dikategorikan sebagai berikut.

a) Infection Agent
Infection agent merupakan bahan pencemar yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan manusia (penyakit). Bahan pencemar ini berupa mikroorganisme patogen yang berasal dari excreta manusia dan hewan yang tidak dikelola dengan baik. Untuk mendeteksi keberadaan mikroorganisme patogen di dalam air, dapat digunakan bakteri Coliform sebagai bakteri penunjuk (indicator organism). Jika dalam sampel air itu ditemui indicator organism, air tersebut sudah tercemar oleh tinja (mikroorganisme patogen). Akan tetapi, jika di dalam air tidak ditemukan indicator organism, air tersebut tidak tercemar oleh tinja (mikroorganisme patogen).

b) Zat-Zat Pengikat Oksigen
Dissolved Oxygen atau jumlah oksigen terlarut adalah indicator yang baik untuk menentukan kualitas air. Kandungan oksigen dalam air di atas 6 ppm dapat mendukung kehidupan tumbuhan, ikan, dan makhluk hidup dalam air. Kandungan oksigen kurang dari 2 ppm hanya dapat mendukung kehidupan cacing, bakteri, jamur, dan mikroorganisme pengurai. Oksigen yang terlarut dalam air berasal dari difusi oksigen dan proses fotosintesis fitoplankton. Oksigen digunakan untuk proses respirasi makhluk hidup air dan proses kimia dalam air. Tahukah kalian tentang siklus oksigen (oxygen)? Jika dalam suatu perairan banyak kemasukan sisa makanan, jumlah mikroorganisme dalam perairan tersebut akan meningkat. Hal ini akan berakibat pada peningkatan jumlah oksigen dalam air yang digunakan untuk pernapasan mikroorganisme sehingga menurunkan jumlah oksigen terlarut. Jika bahan organik telah habis, jumlah mikroorganisme akan berkurang pula sehingga secara alamiah kandungan oksigen di dalam akan naik dan kembali stabil. Bagaimana jika terjadi pembuangan sisa makanan ke dalam perairan tersebut secara terus-menerus?

c) Sedimen
Sedimen terdiri atas tanah dan pasir yang masuk ke air dari erosi atau banjir dan dapat menimbulkan pendangkalan aliran sungai. Selain itu, sedimentasi dapat menimbulkan kekeruhan air yang menghalangi penetrasi cahaya matahari sehingga mengganggu proses fotosintesis fitoplankton yang berarti pula berkurangnya pasokan oksigen dalam air.

d) Nutrisi atau Unsur Hara (Nitrat dan Posfat)
Nutrisi atau unsur hara dapat mengakibatkan peningkatan produktivitas primer yang ditimbulkan oleh adanya penyaringan air dengan unsur hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan (Eutrofikasi). Keadaan ini dapat meningkatkan populasi ganggang dan bakteri dalam perairan tersebut. Akibatnya, air menjadi keruh dan bau. Selain itu, juga menghambat proses masuknya oksigen ke perairan yang secara tidak langsung dapat menurunkan kadar oksigen di dalam air.

e) Pencemar Anorganik
Bahan pencemar anorganik adalah logam, garam, asam, dan basa. Merkuri, kadmium, timbel, dan nikel adalah logam dengan kadar yang relatif kecil sudah dapat mengakibatkan pencemaran. Ingat kejadian di teluk Minamata? Asam dapat masuk ke dalam air dari produk samping proses industri dan pelapisan logam. Asam dan basa ini dapat menyebabkan perubahan pH air yang dapat mengganggu kehidupan di dalam air. Contoh lain, kasus keracunan kobalt yang terjadi di Nebraska
merupakan penyakit tidak menular yang disebabkan oleh kontaminasi kobalt di dalam air. Akibat keracunan ini timbul penyakit jantung, kerusakan kelenjar gondok, darah tinggi, dan kaki bengkak.

f) Zat Kimia Organik
Banyak zat kimia organik yang mempunyai toksisitas yang tinggi. Kontaminasi antara zat kimia organik dengan air dapat mengancam kesehatan. Zat kimia organik digunakan dalam industri kimia, misalnya, untuk pembuatan pestisida, plastik, produk farmasi, pigmen, dan produk lainnya.

g) Energi Panas
Kualitas air akan turun jika terjadi perubahan temperatur. Pembuangan air limbah yang mengandung panas mengakibatkan kenaikan temperatur yang menyebabkan turunnya kadar oksigen dalam air. Air yang panas pada permukaan air dapat menghambat masuknya oksigen ke dalam air di level bawah.

h) Zat Radioaktif
Zat radioaktif yang teraplikasi dalam teknologi nuklir yang digunakan pada berbagai bidang dapat menimbulkan sisa pembuangan. Dapat saja sisa zat radioaktif tersebut terbawa ke dalam lingkungan
air. Pengaruh radioaktif ini dapat mengakibatkan gangguan pada proses pembelahan sel, rusaknya kromosom, dan lebih jauh dalam waktu yang lama dapat terjadi kerusakan sistem reproduksi dan sel tubuh.

2 ) Dampak Pencemaran Air

Air limbah yang dibuang tanpa pengolahan terlebih dahulu merupakan salah satu sumber pencemaran air. Air limbah adalah sisa dari suatu usaha atau kegiatan manusia yang berwujud cair. Air limbah ini dapat berasal dari rumah tangga dan industri. Air limbah dari rumah tangga terdiri dari tinja (feses) yang sering kali mengandung mikroorganisme patogen, air seni (urine) yang
mengandung fosfor, nitrogen, mungkin juga mikroorganisme, serta sullage (gray water) air bekas cucian dapur, mesin cuci, dan air mandi. Excreta adalah campuran feses dan urine. Campuran excreta dan air bilasan kamar mandi disebut black water.
Air limbah industri mengandung zat yang bervariasi sesuai dengan pemakaian tiap-tiap industri. Hal ini berhubungan dengan dampak yang ditimbulkannya nanti.
Air limbah yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak yang tidak menguntungkan bagi lingkungan, antara lain, sebagai berikut.

a) Penurunan Kualitas Lingkungan
Pembuangan air limbah secara langsung ke dalam air permukaan
menyebabkan pencemaran air permukaan tersebut. Misalnya,
pembuangan limbah organik ke dalam air dapat meningkatkan populasi
mikroorganisme dan menghambat penetrasi cahaya matahari ke dalam
air. Hal ini dapat menurunkan kandungan udara dalam air sehingga dapat
mengganggu kehidupan di dalam air.

b) Gangguan Kesehatan
Air limbah yang tidak dikelola dengan baik dapat mengandung bibit
penyakit (jamur dan bakteri), vektor penyakit (sarang nyamuk, lalat,
kecoa, dan lain-lain), serta menimbulkan gangguan kesehatan.

c) Mengganggu Pemandangan
Kadang-kadang air limbah mengandung polutan yang tidak
mengganggu kesehatan dan ekosistem, tetapi mengganggu pemandangan
kota. Meskipun air yang tercemar tidak menimbulkan bau, perubahan
warna air mengganggu pandangan mata kita.

d) Mempercepat Proses Kerusakan Benda
Ada sebagian air limbah yang mengandung zat yang dapat diubah
oleh bakteri anaerob menjadi gas yang dapat merusak seperti H2S. Gas
ini dapat mempercepat proses perkaratan pada besi.
Agar terhindar dari hal-hal di atas, sebaiknya sebelum dibuang, air
limbah harus diolah terlebih dahulu dan memenuhi ketentuan Baku Mutu
Air Limbah.

3) Cara penaggulangan

Untuk mengurangi terjadinya pencemaran air, dapat dilakukan
usaha-usaha pencegahan, antara lain, sebagai berikut:

1. tidak membuang sampah di sembarang tempat, baik itu di parit
maupun di sungai;

2. tidak membuang limbah sembarangan dengan cara membuat tempat
pengolahan limbah cair; air limbah diolah terlebih dahulu sebelum
dibuang ke perairan sehingga air limbah tersebut tidak berbahaya
bagi ekosistem air;

3. tidak membuang atau menggunakan pupuk pertanian secara
berlebihan.

Pencemaran Lingkungan

Keinginan manusia yang selalu ingin meningkatkan kesejahteraannya memaksa manusia untuk mendirikan pabrik-pabrik yang dapat mengolah hasil alam menjadi bahan pangan dan sandang. Pesatnya kemajuan teknologi dan industrialisasi berpengaruh terhadap kualitas lingkungan. Munculnya pabrik-pabrik yang menghasilkan asap dan limbah buangan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan merupakan satu dari beberapa faktor yang dapat memengaruhi kualitas lingkungan. Pencemaran lingkungan (environmental pollution) adalah masuknya bahan-bahan ke dalam lingkungan yang dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Zat yang dapat mencemari lingkungan dan dapat mengganggu kelangsungan hidup makhluk hidup disebut dengan polutan. Polutan ini dapat berupa zat kimia, debu, suara, radiasi, atau panas yang masuk ke dalam lingkungan.
Menurut UU RI No.23 tahun 1997, pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Zat, energi, dan makhluk hidup yang dimasukkan ke dalam lingkungan hidup biasanya berupa sisa usaha atau kegiatan manusia yang
disebut dengan limbah. Sebagian besar pencemaran lingkungan disebabkan oleh adanya limbah yang dibuang ke lingkungan hingga daya dukungnya terlampaui.

Indikator yang digunakan untuk mengetahui apakah sudah terjadi kerusakan atau pencemaran lingkungan adalah baku mutu lingkungan hidup atau ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai sumber lingkungan hidup (UU RI No. 23 Tahun 1997).
Baku mutu yang dikenal di Indonesia adalah baku mutu air, baku mutu air limbah, baku mutu udara ambien, baku mutu udara emisi, dan baku mutu air laut.
Untuk mencegah terjadinya pencemaran, komponen-komponen limbah yang dibuang ke lingkungan tidak diizinkan melebihi ketentuan dalam baku mutu lingkungan hidup.
Banyak aspek kesehatan manusia yang dipengaruhi oleh lingkungan dan banyak pula penyakit yang dimulai dan dirangsang oleh faktorfaktor lingkungan. Contoh yang paling jelas adalah terjadinya keracunan Methyl mercury yang terjadi pada penduduk di sekitar Teluk Minamata (Jepang) akibat mengonsumsi ikan yang berasal dari pantai Minamata yang tercemar merkuri (air raksa). Akibatnya, 41 orang meninggal dan cacat tubuh pada bayi-bayi yang dilahirkan oleh ibu-ibu yang mengonsumsi ikan yang terkontaminasi merkuri tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa ada interaksi yang sangat kuat antara manusia dan lingkungannya. Beberapa gangguan kesehatan, seperti kerusakan organ
tubuh, kerusakan tulang, kelumpuhan, bahkan kematian dapat disebabkan oleh pencemaran lingkungan.
Secara nyata terlihat bahwa pemenuhan kebutuhan manusia telah
menimbulkan pencemaran dan merugikan manusia itu sendiri. Meskipun
dengan kemajuan teknologi ini kebutuhan manusia telah tercukupi,
mereka selalu mengesampingkan akibat yang merugikan manusia itu
sendiri.

Melakukan Pengamatan di Hutan yuk!!!!

Sebelum melakukan pengamatan, ada baiknya kita mempersipakan berbagai hal berikut demi menjaga keamanan, keselamatan, dan tentunya agar kita mendapatkan hasil yang memuaskan, indah, dan bermanfaat.
Pertama, mari kita cek apa saja yang harus kita siapkan sebelum menjelajah hutan :

1. Sepatu
Jangan pernah meninggalkan barang ini, usahakan jangan memakai sendal, karena di hutan banyak benda benda tajam yang dapat dengan mudah melukai kaki, seperti tungul tunggul dari pohon yang telah tumbang dan lapuk, pecahan pecahan kulit bekicot, serta batu batu tajam dan licin. Pakailah sepatu yang nyaman di kaki, jangan terlalu kebesaran, dan tentunya tidak boleh sempit di kaki.

2. Sarung tangan
Pakailah sarung tangan untuk menghindari bahaya yang mungkin terjadi, seperti tidak sengaja memegang ulat bulu. Tentu saja kita tidak ingin sepulang dari pengamatan, tangan kita seperti tangan gajah, bukan?

3. Celana panjang
Nyamuk adalah hewan pertama yang akan mendekati kita di hutan. Menggunakan celana panjang dapat mengurangi kesibukan kita mengurusi serangga ini. Jika merasa nyaman, gunakanlah juga baju berlengan panjang.

4. Topi
Bukan hal yang terlalu penting, tapi topi dapat melindungimu dari sengatan sinar matahari dan debu

5. Catatan kecil
Jangan sampai apa yang menarik hilang begitu saja dari ingatan. Catat hal hal menarik dalam pelacakan ini, jangan lupa membawa pena.

6. Kotak serangga
Banyak sekali kegunaan dari benda ini. Jika ingin membawa objek pengamatan ke rumah, maka simpanlah di kotak serangga. Kita dapat membuatnya sendiri dari kotak bekas, jangan lupa melubangi kotak sebagai tempat sirkulasi udara. Jangan sembarang menangkap apa yang ditemukan di hutan jika kita tidak tahu bahayany.

7. Jaring serangga
Sangat jelas sekali kegunaan alat ini.

8. Korek api dan obor
Sekedar untuk berjaga-jaga, buatlah obor sederhana dari kain yang dililitkan lalu diminyaki dengan minyak tanah. Alat ini berguna ketika terdesak saat dikejar tawon juga serangga lain yang mungkin saja menyerang kita. Banyak serangga yang takut dengan api dan asap, tapi jangan pernah mencoba-coba mengasapi sarang lebah, lebah mungkin akan meninggalkan sarangnya, tapi jika kita tidak melakukannya dengan benar, nyawa kita dapat menjadi korbannya.

9. Kotak P3K
Ini adalah barang penting yang wajib ada dalam ransel. Membiarkan darah mengalir ketika terluka, dapat menyebabkan infeksi. Selain obat obatan yang memang biasa ada di kotak P3K, sediakan juga minyak zaitun.

10. Ransel/tas
Ransel dapap berguna untuk menyimpan kotak P3K, obor, dan catatan kecil. Jangan lupa membawa sebotol air mineral.

11. Kamera
Jangan sampai gambar gambar alam yang indah dan menakjubkan terlewat begitu saja, cepat jepret dengan kamera agar kapan saja kita bisa melihatnya kembali. Kita dapat menggunakan ponsel berkamera. Jika punya, bawalah kamera yang punya kualitas yang lebih bagus. Jangan lupa untuk setting jenis pengambilan gambar dengan Close Up, atau Micro, agar gambar yang diambil menjadi fokus ke objek yang akan kita potret.

Nah, itulah barang barang dan alat alat wajib yang harus kita bawa sebelum melakukan pengamatan ke hutan. Jangan pernah pergi sendirian, walaupun kita sudah memiliki pengamalan, ajaklah beberapa teman. Demi keamanan dan keselamatan, mari kita cek apa apa saja makhluk hutan yang harus kita hindari :

1. Ular
Ular tidak berbisa memang lebih banyak daripada ular yang berbisa di hutan. Ular berbisa biasanya cenderung menghindar seperti ular boomslang, tapi tidak sedikit ular berbisa yang sangat agresif. Oleh karena itu kita harus lebih hati hati pada hewan yang satu ini, satu gigitan dapat menghilangkan nyawa seseorang kurang dari setengah jam. Jika tergigit, cepatlah mengindar, cepatlah berkumur dan meminum minyak zaitun, lalu menghisap tempat gigitan agar racunnya berkurang, sesegera mungkin untuk pulang dan bawa ke rumah sakit. Jika memang sempat bertemu ular yang indah dan ingin mengambil gambarnya, ambillah dari jarak yang jauh dan pastikan ular itu tidak sampai terganggu.

2. Lebah
Lebah akan mengejar sampai lawannya menyerah, ia akan menyerang secara kawanan. Oleh karena itu, jangan pernah menggangu sarang lebah. Jika tidak sengaja menginjak sarng lebah yang dibangun di tanah, makan cepat cepatlah berlari sampil menyalakan obor.

3. Semut phon
Ketika kita digigit semut ini, maka ia akan mengeluarkan zat kimia cair yang akan membuat gatal, rasa sakit dan bengkak. Jika menggigit daerah wajah terutama bibir, maka dengan cepat membuat wajah kita menjadi seperti monster. Selain semut phon, ada lagi semut lain yang tidak kalah menyakitkan, yaitu semut api yang akan membuat bekas gigitan menjadi gatal dan terasa seperti terbakar.

4. Tanaman berduri
Di hutan, akan banyak kita jumpai tanaman dengan batang penuh duri. Berhati hatilah, beberapa tanam berduri memiliki racun seperti pernis jepang.

5. Ngengat
Sebagian besar ngengat tidak berbahaya, tetapi ada beberapa jenis ngengat pohon yang beracun.

Tiga danau di Sulut terancam E.Coli

Tiga buah danau di Sulawesi Utara tercemar oleh bakteri Escherichia coli. Ketiga danau tersebut, Danau Makalehi di Kabupaten Sitaro, Danau Tondano di Kabupaten Minahasa serta Danau Moat di Kota Kotamobagu terindikasi pencemaran karena sudah melebihi baku mutu.

“Indikator E. coli di tiga danau ini sudah berada di atas baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Sungai dan Danau,” tutur Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi, Sonny Runtuwene.

Uji kualitas air di tiga danau ini menggunakan beberapa parameter uji yaitu suhu, derajat keasamaan (pH), E. coli, total coli (T. coli), minyak dan lemak, nitrat serta fosfat. Kurang lebih ada 15 paremeter uji yang digunakan di empat titik sampel yang ada di masing-masing danau.

Selain bakteri E. coli, parameter uji lainnya yang berada di atas baku mutu adalah parameter nitrat. Di atas ambang batas paramater E. coli dan nitrat menurut Runtuwene ada kaitannya dengan aktivitas pertanian dan limbah warga yang di buang ke sungai yang menuju kolam danau.

Untuk pengendalian pencemaran yang ada di danau yang diakibatkan pemanfaatan pestisida secara perlahan bisa menggunakan pupuk organik sebagai pengganti pestisida. Sedangkan untuk E. coli perlu dibangunnya instalasi pengolahan limbah di permukiman ataupun restoran dan rumah makan yang berjejer di pinggiran danau.

Selain itu, aktivitas peternakan yang ada di sekitar danau juga perlu diawasi. “Saya pernah mendengar ada Tata Ruang Danau Tondano. Tapi saya tidak tahu persis apakah tata ruang tersebut benar-benar digunakan sebagai arahan atau tidak,” ujarnya. Dia mencontohkan manfaat Danau Tondano di Kabupaten Minahasa. Danau ini selain menjadi sumber hidup nelayan tradisional, juga alirannya menjadi penggerak turbin pembangkit listrik untuk beberapa desa.

“Kalau tidak ada arahan untuk pemanfaatan danau, ke depan kita akan berpersoalan dengan listrik akibat berkurangnya debit air di danau (Tondano). Atau kehidupan nelayan tradisional semakin terjepit akibat semakin buruknya kualitas air danau sehingga populasi ikan semakin sedikit,” katanya.

Di seluruh dunia, kira-kira 20 negara yang hampir semuanya di kawasan negara berkembang, memiliki sumber air dapat diperbarui hanya di bawah 1.000 meter kubik per orang, suatu tingkat yang biasanya dianggap kendala yang sangat mengkhawatirkan bagi pembangunan, dan 18 negara lainnya memiliki di bawah 2.000 meter kubik untuk setiap orang.

(national geographic)

 

Sampah picu perubahan iklim

Timbunan sampah ternyata juga menjadi penyebab perubahan iklim dunia kedua setelah kerusakan hutan. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Dewan Nasional Perubahan Iklim Rachmat Witoelar seusai menghadiri Konferensi ke-10 Asia Pasific Roundatble for Sustainble Consumption and Production (APRSCP) di Yogyakarta, Kamis (10/11).

“Tumpukan sampah disebabkan orang belum memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Perubahan iklim salah satunya dipicu oleh timbunan sampah,” katanya.

Untuk mengatasi perubahan iklim akibat sampah, seluruh masyarakat Indonesia hendaknya mengubah perilaku dari hanya sekadar membuang menjadi memanfaatkan sampah dengan baik dan benar.

Masyarakat Indonesia punya komitmen untuk mengurangi sampah melalui proses daur ulang. Selain itu, masyarakat Indonesia diharapkan menggunakan energi secara efisien dan ramah lingkungan. Ia menambahkan bahwa komitmen mengurangi sampah juga harus diikuti negara maju untuk mengurangi emisi gas karbon dioksida dari kalangan industri untuk mengatasi perubahan iklim.

“Pengurangan emisi gas karbon juga patut menjadi perhatian serius seluruh negara selain sampah,” ujarnya lagi.