Golden Poison Dart Frog (Katak panah emas beracun) : Phyllobates terribilis

Katak panah emas beracun dianggap salah satu hewan paling beracun di Bumi. Hewan kecil yang hanya berukuran 5 cm, mampu membunuh 10 orang dewasa. Adat Embera orang Kolombia menggunakan racun ini sebagai ujung tombak atau panah untuk berburu.

Amfibi berwarna cerah ini adalah salah satu yang terbesar dari lebih dari 100 spesies katak panah beracun, rata-rata berukuran lebih dari satu inci (dua setengah cm) panjangnya. Mereka hidup dalam sebuah titik kecil di hutan hujan di pantai Pasifik Kolombia. Walaupun penduduk masih sedikit, tapi hewan ini terancam punah karena pembabatan lahan.

Warna hewan ini, bisa kuning, hijau oranye, atau pucat, tergantung pada kisaran khusus mereka, perubahan warna ini digunakan pejantan untuk dipamerkan pada betina, juga untuk menakuti predator, perubahan warna ini disebut warna aposematic. Mereka memangsa lalat, jangkrik, semut, rayap, dan kumbang.

Ilmuan tidak tahu pasti asal racun katak ini, beberapa dugaan berasal dari tanaman yang telah dimakan oleh mangsanya, karena ketika di kembangbiakkan di penagkaran yang terisolasi, katak ini sama sekali tidak beracun.

Fast Facts

Type:
Amphibian
Diet:
Carnivore
Average life span in captivity:
10 years
Size:
1 in (2.5 cm)
Weight:
Less than 1 oz
Group name:
Army
Protection status:
Endangered
Did you know?
Satu satunya hewan yang memangsa katak ini adalah Leimadophis Epinephelus, ular yang mampu membangun ketahanan terhadap racun katak.
Size relative to a paper clip:
Illustration: Golden poison dart frog compared with paper clip

5 thoughts on “Golden Poison Dart Frog (Katak panah emas beracun) : Phyllobates terribilis

  1. Hello! Someone in my Facebook group shared this website with us so
    I came to give it a look. I’m definitely enjoying the information.
    I’m bookmarking and will be tweeting this to my followers!
    Superb blog and brilliant design and style.

Bermanfaat? Komentar Yuk

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s