Red-Eyed Tree Frog : Agalychnis callidryas

rose

Banyak ilmuwan percaya bahwa katak pohon bermata merah diciptakan dengan mata merah adalah untuk mengejutkan pemangsa dan membuat mereka bertanya apakah pilihan mereka sudah benar.

Pada siang hari hewan ini tidur dengan mata tertutup dan badan menempel erat di daun daun.. Ketika diganggu, mata merah mereka langsung melotot, dan ia mengangkat kaki berselaputnya yang cerah bewarna oranye biru-dan-panggulnya yang kekuningan. Teknik ini, disebut warna mengagetkan, mungkin ingin memberi kesempatan pada buung atau ular untuk berpikir dan lari demi keselamatan.

Warna hijau mengkilap dari tubuh mereka tidak hanya untuk menyamakannya dengan warna daun, tapi juga berperan penting untuk menggagalkan usaha pemangsa. Pemangsa katak ini adalah kebanyakan dari hewan hewan yang berburu di malam hari. Sebenarnya, walaupun memiliki warna yang mencolok, katak pohon bermata merah ini sama sekali tidak berbisa.
Mereka ditemukan di dataran rendah tropis dari selatan Meksiko, di seluruh Amerika Tengah, dan di bagian utara Amerika Selatan. Mereka memangsa jangkrik, lalat, dan ngengat dengan lidah mereka yang panjang dan lengket.
Saat ini, populasi dari katak pohon bermata merah belum terlihat penurunan Hanya habitat mereka menyusut pada tingkat yang mengkhawatirkan.
Type:
Amphibian
Diet:
Carnivore
Average life span in the wild:
5 years
Size:
1.5 to 2.75 in (4 to 7 cm)
Group name:
Army
Did you know?
Katak pohon bermata merh juga dikenal sebagai katak daun bermata merah.
Size relative to a tea cup:

rose

Bermanfaat? Komentar Yuk

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s