Tanaman Beracun ASLI Indonesia


Pernahkah anda mendengar nama tanaman Gympie-Gympie? Tanaman yang tumbuh setinggi 1 – 2 meter dan umumnya ditemukan di daerah hutan hujan timur laut Australia dan Maluku Indonesia ini, adalah salah satu tanaman yang paling beracun di dunia.

Bahkan, seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, sengatan Gympie-Gympie (Dendrocnide moroides) yang begitu berbahaya, telah dikenal dapat membunuh anjing, kuda dan manusia. Jika Anda cukup beruntung untuk bertahan hidup, Anda hanya merasa sakit luar biasa yang dapat berlangsung beberapa bulan dan terulang kembali selama bertahun-tahun. Bahkan spesimen kering tanaman ini dapat menimbulkan rasa sakit, meskipun seratus tahun setelah dipetik!

Kecuali akarnya, setiap bagian dari Gympie-Gympie mematikan – daun lebar berbentuk daun, batang dan buahnya yang berwarna pink/ungu – diselimuti dengan rambut/bulu kecil yang menyengat, berbentuk seperti jarum suntik. Anda hanya perlu sedikit menyentuh tanaman ini dan rambut-rambut halusnya akan menembus tubuh anda dan melepaskan racun yang sangat menyakitkan yang disebut moroidin. Kadang-kadang, hanya dengan berdiri di hadapan tanaman ini, rambut-rambut halus tanaman ini yang menyebar di udara dapat memasuki hidung saat kita bernafas, dan hal ini dapat menyebabkan gatal-gatal, ruam, bersin dan mimisan yang mengerikan.

 

Menurut ahli virus Dr Mike Leahy, “Hal pertama yang akan Anda rasakan adalah sensasi terbakar yang benar-benar intens dan rasa sakitnya akan bertambah selama setengah jam berikutnya, menjadi lebih menyakitkan dan lebih menyakitkan lagi.”

“Tak lama setelah itu, persendian Anda mungkin akan terasa sakit, dan mungkin akan terjadi bengkak di bawah ketiak Anda, yang juga sama menyakitkannya. Dalam kasus yang parah, ini dapat menyebabkan shock, dan bahkan kematian. Dan jika Anda tidak menghapus semua rambut (dari kulit Anda), mereka dapat terus melepaskan racun, menyiksa anda sepanjang tahun”.

 

Gympie-Gympie seringkali menjadi ancaman bagi para pembuka hutan, surveyor dan penebang kayu. Itu sebabnya sebagian besar orang yang sudah mengetahui predikat yang disandang oleh Gympie-Gympie tidak berani masuk ke teritori mereka tanpa menggunakan respirator, sarung tangan tebal dan tablet anti-histamin.

“Tersengat oleh tanaman ini adalah jenis rasa sakit terburuk yang dapat Anda bayangkan – seperti dibakar dengan cairan asam panas dan listrik secara bersamaan”, kata entomologi dan ekologi Marina Hurley, yang pernah tersengat. Dia adalah seorang mahasiswa pascasarjana di James Cook University pada saat itu, yang sedang menyelidiki herbivora yang memakan pohon menyengat, di Queensland Atherton Tableland .

“Reaksi alergi berkembang dari waktu ke waktu, menyebabkan gatal ekstrim dan bengkak besar yang akhirnya diperlukan pengobatan steroid. Pada saat itu dokter menyarankan bahwa saya tidak boleh kontak dengan tanaman itu lagi dan saya tidak keberatan.”

 

Salah satu orang pertama yang mendokumentasikan efek dari sengatan Gympie-Gympie adalah surveyor jalan North Queensland, AC Macmillan, yang melaporkan kepada atasannya pada tahun 1866 bahwa kuda beban nya tersengat, dan mengamuk, kemudian tewas dalam waktu dua jam. Cerita rakyat setempat juga diisi dengan cerita-cerita kuda yang kesakitan dan melompat dari tebing serta pekerja kehutanan yang minum banyak sekali air untuk menumpulkan rasa sakit.

Pada tahun 1994, mantan prajurit Australia Cyril Bromley menggambarkan bagaimana ia kebetulan jatuh ke menimpa tanaman Gympie-Gympie saat pelatihan militer. Dia kemudian diikat ke tempat tidur rumah sakit selama tiga minggu dan diberikan segala macam perawatan yang terbukti tak ada yang berhasil. Dia menggambarkan saat itu sebagai periode terburuk dalam hidupnya, ketika rasa sakit itu membuatnya ‘gila’. Dia juga menceritakan kisah seorang petugas yang menembak dirinya sendiri setelah menggunakan daun Gympie-Gympie sebagai pembersih setelah buang air.

Sebagian besar obat yang dikenal untuk sengatan Gympie-Gympie agak kurang sempurna. Analgesik biasanya diresepkan untuk eksposur kecil dari tanaman. Sebuah obat lokal yang inovatif melibatkan plester untuk mencabut semua rambut beracun dari kulit!

 

Menariknya, Angkatan Darat Inggris diyakini pernah memiliki minat yang tidak biasa terhadap sifat-sifat Gympie-Gympie di akhir 1960-an. Chemical Defense Establishment di Porton Down (laboratorium rahasia yang mengembangkan senjata kimia) mengontrak Alan Seawright pada tahun 1968, memintanya untuk memberikan spesimen tanaman menyengat. Alan, yang saat itu seorang Profesor Patologi di Universitas Queensland, mengatakan: “perang kimia adalah bidang mereka, jadi saya hanya bisa berasumsi bahwa mereka sedang menyelidiki potensinya sebagai senjata biologis”.

Iklan

Polusi Botol Plastik : Mengapa memilih air kemasan botol?

Setiap  enam botol minuman botol, hanya satu botol yang sampai ke tempat daur ulang

Foto oleh Justin Sullivan

Jika keluargamu seperti banyak keluarga di Amerika Serikat, membeli banyak belanjaan yang diantaranya banyak air minuman berbotol, atau selesai main bola lalu membeli minuman botol di lemari es.

Tapi tahukah kamu bahwa semua botol plastik menggunakan banyak bahan bakar fosil dan mencemari lingkungan kita?. Bahkan, Amerika membeli lebih banyak air kemasan botol daripada bangsa lain di dunia, sehingga membuat tambahan 29 miliar botol air per tahun. Dalam rangka untuk membuat semua botol-botol itu produsen menggunakan 17 juta barel minyak mentah. Itu cukup minyak untuk menjaga satu juta mobil selama dua belas bulan.

Bayangkan semua produksi minyak, seperempatnya untuk meproduksi botol?, berapa banyak minyak yang sudah kita habiskan?.

Jadi, mengapa harus membeli air kemasan botol daripada langsung minum dari dispenser dirumah? atau menyimpan botol tersebut untuk dipakai kemudian hari? Beberapa orang minum air kemasan karena mereka pikir itu lebih baik bagi mereka daripada air dari keran, tapi itu tidak benar. Di Amerika Serikat, pemerintah daerah pastikan air dari keran aman. Tapi tahukah anda bahwa Ada juga kekhawatiran bahwa bahan kimia dalam botol sendiri mungkin larut ke dalam air.

Orang yang suka kenyamanan air kemasan. Tapi mungkin jika mereka menyadari masalah itu menyebabkan, mereka akan mencoba minum dari gelas di rumah atau membawa air dalam wadah isi ulang, bukan plastik.

Botol plastik daur ulang dapat membantu bukan untuk menambah stok sampah, botol plastik bisa diubah menjadi barang-barang seperti karpet atau pakaian bulu yang nyaman.

Sayangnya, untuk setiap enam botol air yang kita gunakan, hanya satu yang sampai ke tempat daur ulang. Sisanya dikirim ke tempat pembuangan sampah. Atau, bahkan lebih buruk, botol botol itu dibuang sembarangan ke sungai, laut, tanah, atau di mana saja, padahal butuh jutaan tahun bagi botol tersebut untuk hancur.

Air itu sangat baik untuk kesehatan, dan tentunya dianjurkan. Tapi apakah kita bisa membuat perubahan dengan mengurangi penggunaan dan pembelian kemasan botol?

Dan ya, kita harus bisa. Ingat ini: Daur ulang satu botol plastik dapat menghemat energi yang cukup untuk menyalakan sebuah bola lampu 60 watt selama enam jam.

Sumber : http://kids.nationalgeographic.com/kids/stories/spacescience/water-bottle-pollution/
Tulisan Asli Oleh Catherine Clarke Fox
Judul Asli : Drinking Water: Bottled or From the Tap?
Diterjemahkan dengan sedikit perubahan

INDONESIA : Buang sampah dapat hadiah

rose
Sampah bukan lagi masalah baru yang dihadapi masyarakat Indonesia, khusunya Jakarta. Membuang sampah tidak pada tempatnya seperti sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan.

Cara pencegahan teranyar yang dilakukan Pemerintah adalah dengan pemberian hukuman penjara. Namun, itu pun tak membuat volume sampah Jakarta berkurang. Di tahun 2011, tercatat warga Jakarta mengirim 5.500 ton sampah per harinya ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Bantargebang, Bekasi.

Melihat cara ini tidak efektif, perusahaan Danone Aqua bekerjasama dengan Indonesia Business Links (IBL), mendatangkan mesin penghancur sampah yang disebut dengan Reverse Vending Machine (RVM). Mesin ini mampu mencacah sampah botol plastik dan kaleng menjadi biji-biji plastik dan kaleng.

Didatangkan langsung dari Korea Selatan, mesin ini bertujuan memberi edukasi pada masyarakat Indonesia tentang pembuangan sampah yang dikemas dalam program Gemar Membuang Sampah (Gemas). Namun, mesin ini baru ada satu di Indonesia dan hanya dibawa berkunjung ke beberapa tempat.

“Mesin ini sederhana, jika orang membuang sampah akan keluar voucher yang bisa ditukar dengan hadiah,” kata Yanti Triwadiantini, Executive Director IBL di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (26/1).

“Kita mengambil pendekatan yang terbalik, biasanya orang membuang sampah sembarangan akan dihukum, tapi sepertinya sistem itu ngga mempan. Kita coba dibalik, orang buang sampah kita kasih reward (hadiah).”

Voucher ini nantinya bisa ditukarkan dengan berbagai hal, tergantung di mana lokasi mesin RVM ini tengah berkunjung. Sebagai contoh, RVM yang kini tengah dipertunjukkan di Monas bisa mengeluarkan voucher yang bisa ditukar dengan tiket masuk ke puncak Monas.

“Monas merupakan simbolnya Jakarta, simbolnya Indonesia. Tempat orang melihat Jakarta maka akan dilihat Monas. Banyak orang yang kurang peduli sampah di Jakarta, maka kita tempatkan mesin RVM pertama di sini sebagai bentuk edukasi perilaku membuang sampah,” kata Nugroho Agung Prasetyo sebagai External Communication Manager Danone Aqua.

RVM bukan mesin asing untuk negara-negara di luar Indonesia. Di Eropa, mesin ini sudah digunakan selama hampir empat dekade dan biasanya diletakkan di pasar yang menjual minuman botol. Warga yang membuang sampah botol/kaleng ke mesin ini akan mendapat voucher yang bisa digunakan membeli barang kebutuhan di pasar swalayan.

Harga satuan mesin ini pun cukup mahal sekitar Rp100 juta-an. Maka itu jika ada perusahaan di Indonesia yang ingin mengunakan RVM ini disarankan untuk menyewa saja. “Mesin ini mungkin belum menjawab masalah sampah di Indonesia, tapi setidaknya memberi awareness soal edukasi pembuangan sampah. Bahwa sampah ini bisa dijadikan bahan daur ulang,” ujar Nugroho lagi.

Cara mengemat air

PENGGUNAAN air yang berlebihan bisa menyebabkan rekening air membengkak dan sumber air terancam. Padahal, sejumlah kebiasaan kecil yang Anda lakukan bisa menciptakan perubahan besar.

Berikut ini adalah sejumlah langkah yang dapat Anda lakukan untuk menghemat penggunaan air di rumah:

1. Ketika mencuci piring, buang sisa kotoran terlebih dahulu. Selanjutnya jangan meninggalkan keran dalam keadaan terbuka. Sebaiknya, isi wastafel dan gosok piring dengan sabun, lalu buka keran hanya ketika akan membilas.

2. Jangan menyalakan mesin cuci sebelum isinya benar-benar penuh.

3. Ganti showerhead Anda dengan model terbaru yang lebih efisien. Sebagai perbandingan, showerhead model lama (sebelum 1992) mengonsumsi hingga lima galon air permenit, sedangkan model terbaru yang efisien menggunakan sekitar dua setengah galon air permenit.

4. Hal yang sama berlaku untuk toilet. Model toilet sebelum 1994 menggunakan hingga delapan galon air untuk sekali guyur, sedangkan model yang baru menggunakan kurang dari dua galon air.

5. Uji meteran air Anda. Matikan semua air di rumah dan lihat meteran Anda. Meteran seharusnya tidak berputar. Jika terjadi sebaliknya, barangkali ada kebocoran air di pipa. Periksa pula tagihan air Anda untuk memastikan tidak ada lonjakan besar dalam penggunaan.

6. Tampung air hujan dan tutupi wadahnya agar tidak kemasukan debu dan kotoran. Gunakan air hujan itu untuk menyiram tanaman.

7. Tutup keran air ketika sedang menyikat gigi

sumber : metrotvnews.com

Cegah Banjir Sekarang Juga

banjirHujan? Hujan? Apa yang kamu pikirkan tentang Hujan? Banjir?. Tidak selalu begitu,kan. Ingat dong betapa romantisnya kisah cinta Bella dan Edward di Forks yang sering hujan? Yap, hujan sebenarnya banyak sekali manfaatnya, tapi sayangnya, sebagian dari kita takut akan datangnya hujan, eh maksudnya bukan hujannya, tapi banjirnya. Hujan berbeda dengan banjir,kan. Tapi mengapa negara kita selalu identik dengan banjir jika musim penghujan datang?

Dimanakah wilayah resapan Air?
Yap, wilayah resapan air salah satunya. Wilayah ini merupakan wilayah yang ditumbuhi pepohonan dan tentunya tumbuhnya ditanah luas, bukan di pot. Fungsinya, ketika hujan datang, air akan merembes ke dalam tanah lalu ditahan oleh akar akar tumbuhan. Sayangnya, di indonesia, sangat minim sekali wilayah resapan air ini. Penyebabnya kita semua pasti tahu, diantaranya pembangunan gedung gedung, pemukiman, dan sebagainya yang setiap hari terus bertambah. Jika seluruh jakarta (juga daerah lainnya) tidak ada tanah dan pohon lagi, seluruh daerah sudah ditutupi semen, dan sebagainya, bisa dibayangkan,kan apa yang akan terjadi?. Memang, jika pikir pikir, pemerintah seharusnya lebih berpikir tentang hal ini, tapi jangan menunggu pemerintah deh, mulailah dengan diri sendiri dan keluarga dengan cara menanam pohon di halaman rumah. Menanam sendiri memang tidak mampu menahan banjir, tapi ini awal yang bagus. Ajaklah tetangga dan warga sekitar, minta bantuan lurah atau ketua RT dan RW, agar warga mau bergotong royong.

Dimanakah sampah sampah? Eh salah. Sampah dimana mana!!
Hanya satu?, kita berpikir hanya satu sampah yang kita buang, tapi kita melakukannya setiap hari. untung saja hanya satu, hanya dirikita yang membuang satu, tapi jika adik membuang satu? Ibu? Ayah? Anak? Tetangga? Warga sekitar?. Berawal dari satu, tapi dalam sehari bisa beribu. Tahukah kamu? Warga Jakarta menghasilkan 6.400 ton sampah per hari. Berawal dari satu, bukan (mungkin saja dua, tiga, empat, dst.). per hari saja sudah sebanyak itu, bagaiman dengan per minggu, ya? Per bulan? Per tahun? Oh tidak !. bukan banjir hujan lagi tapi banjir sampah. Sebenarnya apa sih hubungan antara sampah dan banjir?, jawabannya sederhana, karena sampah menyumbat saluran air sehingga air meluap. Negara kita masih belum bisa mengolah sampah dengan baik. Beginilah perjalanan sampah sampah itu di Indonesia, sampah yang ada dirumah kita dikirim ke TPS (pasti tau kepanjangannya), lalu dikirim ke TPA untuk menunggu pengolahan selanjutnya, artinya sampah sampah tertimbun di TPA. Ketika tertimbun itulah hal hal mengerikan akan terjadi, ketika hujan lebat, sampah akan terbawqa arus menuju sungai, selokan, parit, kali, lalu menyumbat alirannya, dan terjadilah banjir.

Apa yang bisa kita lakukan?
Membuang sampah pada tempatnya baik di rumah maupun di jalan adalah wajib. Bagus lagi memungut sampah yang ditemui di jalan. Hey, jangan malu karena kita merasa tidak pantas melakukannya, kita kan cantik? Masa mungut sampah di jalan sih?. Jangan berpikir begitu, siapa tahu karena orang lain melihat si cantik melakuan itu, mereka juga tertarik untuk melakukannya. siapa tahu, kita bisa jadi pelopor buat orang, kan?. Setelah membuang sampah pada tempatnya, hal selanjutnya yang harus kita lakukan ialah mengurangi sampah dirumah. Tak ada masalah,kan jika kita menggunakan kertas HVS dengan cara bolak balik? Pastikan juga sebelum ngeprint harus cek dulu, apakah dokumen kita memang sudah benar benar mau di print?, selain itu cobalah untuk berbelanja di pasar dengan membawa tas belanja sendiri, hal ini kita lakukan agar mengurangi sampah plastik. Awal yang bagus, bukan?. Jika punya kemampuan seni, tidak ada salahnya membuat sesuatu dari sampah, seperti untuk tempat pensil. Be Creative!

Melakukan semua hal itu sebenarnya perkara mudah, hanya saja memabangun kemauan sangat sulit. Kesadaran diri sendiri harus lebih diperhatikan. Jika tidak ingin kebanjiran, ya Let’s do somethings better.

Save Our Planet Now

Sebarkan Tip ini kepada tiap orang yang anda jumpai. Memang lidah tak
bertulang, berbicara memang lebih mudah dibanding melakukannya.
Padahal tanpa banyak bicarapun sebenarnya kita semua bisa ikut
mengambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan

1. Jangan menggunakan listrik untuk penerangan atau peralatan
kecuali jika anda benar-bnar sedang menggunakannya, jika tidak
menggunakannya matikanlah !
2. Menggunakan lampu luorescent (neon) yang hemat energi.
3. Pergunakan penerangan, pembangkit listrik, unit-unit pemanas
bertenaga surya.
4. Manfaatkan lebih banyak penerangan cahaya alam.
5. Pergunakan ventilasi yang struktural untuk penyejuk ruangan
daripada menggunakan Air Condition (AC)
6. Pergunakan air dingin, bukan air panas.
7. Pastikan peralatan bertenaga listrik tetap efisien dan terawat
dengan baik
8. Pengendalian penerangan, alat pendingin udara secara otomatis,
misal dengan alat sensor cahaya
9. Pergunakan alat-alat pematul cahaya untuk menggantikan lampu
penerangan.
10. Pergunakan film pelapis kaca atau rayban untuk mengurangi panas
matahari.
11. Tanamlah tanaman sebanyak mungin di kebun anda untuk mengurangi
karbondiosida.
12. Jangan membakar apa saja, bahkan rokok.
13. Lengkapi mobil atau motor anda dengan katalisator.
14. Jika anda menghentikan kendaraan dalam waktu yang tidak lama,
jangan matikan mesin kendaraan anda.
15. Kurangi bawaan pada kendaraan anda untuk mengurangi beban,
bahkan mengeluarkan sebatang pensil dari kendaraanpun akan membantu.
16. Jangan membuang sesuatu yang dapat di daur ulang, seperti kaleng
aluminium dan kertas. Simpan dan berikan pemulung untuk dijual kembali.
17. Meminimalisir penggunaan styrofoam (gabus sintetik) untuk
bungkus makanan.
18. Lihat dan periksa kembali jika anda menggunakan aerosol, cat,
AC, apakah mengandung khlorofluorokarbon (CFC).
19. Jangan beli barang apapun yang langsung dibuang sesudah dipakai
sekali, jika ada barang sejenis yang dapat dibeli sebagai investasi
jangka panjang.
20. Belilah produk yang anda sukai sehingga produk tersebut tidak
perlu diganti sampai benar-benar rusak dan tidak dapat dipakai kembali.
21. Cobalah untuk tidak memiliki barang yang hanya memiliki nilai
estetika saja.
22. Berhati-hati dengan barang plastik yang anda beli karena ada
beberapa jenis plastik tidak dapat di daur ulang.
23. Bawalah tas anda sendiri jika hendak berbelanja yang terbuat
dari kain atau kanvas untuk mengurangi produk plastik.
24. Katakan pada seseorang jika anda melihatnya membuang sampah
secara sembarangan.
25. Jangan sekali-sekali memotong tanaman atau menebang pohon karena
tetumbuhan membantu menyelamatkan bumi.
26. Sirami taman anda dengan air hujan, buat sistem tadah hujan.
27. Pergunakan air sehemat mungkin untuk mencuci kendaraan dan
menyiram kebun anda.
28. Pisahkan sampah yang dapat di daur ulang dan tidak.
29. Jangan membuang sampah kedalam saluran air, terusan air, sungai
dan laut.
30. Jangan gunakan bahan kimia terutama bahan detergen dan bahan
pembersih yang mengandung phospat.
31. Pakailah bahan pengganti zat kimia dalam rumah misal jus lemon
dicampur dengan garam,cuka dan amoniak.
32. Jangan menggunakan air lebih dari yang anda perlukan.
33. Apabila mungkin, air di daur ulang.
34. Jangan menggunakan air untuk membersihkan halaman jika dapat
dibersihkan dengan sapu.
35. Pastikanlah agar keran bekerja dengan baik dan pergunakan
pancuran yang mengalir pelan.
36. Periksa pembilas toilet berada dalam keadaan baik untuk
menghindarkan pembilasan yang tidak perlu.
37. Simpan air bekas dan mesin cuci pakaian untuk mencuci kendaraan
anda.
38. Biasakan meminum air dengan tidak menyisakan air dalam gelas.
39. Jangan melakukan perjalanan, kecuali anda terpaksa melakukannya.
40. Jangan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, kecuali
jika anda memang terpaksa.
41. Pergunakan kendaraan umum untuk mengurangi kemacetan, karbon
monoksida dan ongkos parkir.
42. Pergunakan sepeda, jika jarak yang ditempuh relatif dekat.
43. Pergunakan bahan bakar yang bebas timah (unleaded fuel)
44. Pergunakan bahan bakar beroktan rendah.
45. Mengkonversi mesin kendaraan anda untuk memakai gas alam yang
dipadatkan.
46. Merawat mesin dengan teratur.
47. Pilih kendaraan yang menggunakan bahan bakar paling efisien.
48. Jika hendak mencetak (nge-print) periksa setting print terlebih
dahulu, pergunakan cetak draft untuk menghemat tinta.
49. Pergunakan dibalik kertas yang telah terpakai untuk kebutuhan
intern.
50. Jangan pergunakan gambar-gambar yang yang tidak dibutuhkan dalam
sebuah tulisan, karena gambar membutuhkan tinta yang lebih.
51. Pilih jenis dan ukuran huruf yang standart.
52. Jangan mempergunakan pupuk yang mengandung zat kimia atau
penyalahgunaan pestisida.
53. Pergunakan bahan kimia untuk tanaman herbisida dan fungisida
seefisien mungkin.
54. Mulailah menanam tanaman dengan teknik hidroponik (ditanam tanpa
menggunakan tanah dan hanya memberi gizi secukupnya di dalam air.
55. Untuk pedagang keliling, jangan menghidupkan alat-alat yang
menimbulkan suara bising, kecuali untuk memberikan demonstrasi kepada
konsumen.
56. Menghindarkan musik pengiring ditempat-tempat publik.
57. Jangan mengoperasikan peralatan pada jam-jam puncak istirahat.
58. Hindari memperdengarkan musik bersuara keras, sehingga
mengaburkan bunyi pengumuman yang penting.
59. Pastikan bahwa peralatan benar-benar kedap suara dan diservis
untuk memperkecil suara bising.
60. Pakailah alat penutup telinga jika bekerja pada mesin yang
bersuara bising.
61. Pastkan agar produk yag menimbulkan suara mengeluarkan suara
sekecil mungkin atau diisolasi.
62. Gunakanlah alat-alat musik pada tingkat suara yang wajar dan
tidak memekakkan telinga.
63. Jangan menempel poster,atribut organisasi atau hal-hal yang
berbau promosi di dinding atau tembok di area publik.
64. Hindari pemasangan tanda penunjuk atau rambu lebih dari satu
sehingga orang tidak dibingungan dengan rambu itu.
65. Pasanglah reklame atau baliho pada tingkat kewajaran.
66. Jangan bangun pabrik yang menimbulkan pencemaran di daerah
pemukiman.
67. Pastikan adanya prasarana yang memadai untuk pembuangan seluruh
limbah.
68. Meminimalisir tingkat asap beracun dan limbah cair yang rendah.
69. Cari informasi dari pemerintah mengenai standar pencemaran udara
dan air yang dapat diterima.
70. Pergunakan bahan bakar yang paling sedikit menimbulkan pencemaran.
71. Pergunakan teknologi pembersih atau anti pencemaran yang ada
untuk menjaga agar prosesing pabrik anda menjadi bersih.
72. Hindarkan pemakaian bahan-bahan beracun, kecuali jika hal
tersebut sangat diperlukan sekali.
73. Jangan menanam limbah beracun tanpa nasehat ahli.
74. Jangan membuang limbah beracun di luar pabrik anda.
75. Jangan membakar limbah industri di tempat terbuka. (Berbagai Sumber)

Apapun yang anda lakukan dan apapun yang anda beli, pikirkan apakah
anda merusak lingkungan kita?? (Forum Kompas.com)